Wednesday , November 22 2017
Breaking News
Home / Kalimantan Selatan / Banjarmasin / 71 Bank Sampah Atasi Persoalan Sampah

71 Bank Sampah Atasi Persoalan Sampah

 

bank-sampah-langadaiBANJARMASIN –  Warga Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), kini mengelola sedikitnya 71 lokasi bank sampah untuk mengurangi jumlah sampah yang dibuang percuma ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin melalui Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) merespon positip kegairahan warga mengelola sampah melalui bank sampah tersebut, dengan memberikan dukungan kepada masyarakat, kata Kepala BLHD Banjarmasin Drs Hamdi kepada wartawan di Banjarmasin, Rabu.

Untuk mendorong pengembangan bank sampah tersebut BLHD Banjarmasin akan memberikan reward atau penghargaan kepada pengelola terbaik, makanya akan diberikan penilaian di lokasi mana saja bank sampah yang memiliki obset penjualan terbesar hingga menberikan nilai ekonomi bagi masyarakatnya.

Kemudian bank sampah mana saja yang memiliki jumlah nasabah yang ikut terlibat dalam bank sampah tersebut, kata Hamdi.

Disebutkannya keberadaan bank sampah tersebut terbukti memberikan kontribusi besar mengurangi volume

sampah di masyarakat karena ada satu ton sampah per bank sampah per hari yang dikumpulkan kemudian dijadikan barang ekonomi.

Pihak BLHD sendiri serius melakukan penanganan sampah di wilayah ini karena itu pihaknya akan memberikan bantuan pula terhadap tujuh mesin pencacah sampah agar bisa diolah menjadi kompos bagi masyarakat.

Bahkan memberikan pelatihan kepada masyarakat untuk mengolah sampah dengan sistem daur ulang dan belajar ke Malang, karena di Malang berhasil mengolah sampah pelastik dan pembungkus makanan lainnya menjadi barang ekspor ke Jepang, tambah Hamdi.

Berdasarkan catatan terdapat sekitar 20 persen produksi sampah di Kota Banjarmasin yang sekitar 560 ton per hari tidak terangkut, lantaran keterbatasan sarana pengangkutan dan petugas kebersihan.

Dari 560 ton sampah per hari tersebut yang berhasil diangkut ke TPA Basirih sekitar 305 ton saja, selebihnya sampah ada yang diolah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di beberapa lokasi di Banjarmasin ini.

Sampah di TPST ada yang dipilah menjadi barang beharga ada pula yang diolah menjadi pupuk organik, tambahnya. Selain sampah yang dikelola oleh bank sampah. [] Ant

1,055 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa