Thursday , October 19 2017
Breaking News
Home / Kalimantan Utara / Pemkab Tindak Lanjuti ‘Catatan Merah’

Pemkab Tindak Lanjuti ‘Catatan Merah’

 

Bupati Nunukan Kirim Tim, Cek Lagi Catatan “Merah” DPRD Terkait LKPJ

NUNUKAN – Bupati Nunkan Drs Basri mengaku tidak mempermasalahkan banyaknya catatan ‘merah’ yang disampaikan tim perumus DPRD Nunukan dalam Rapat Paripurna Istimewa Masa Sidang 1 Tahun 2015 DPRD Nunukan dengan agenda Rekomendasi DPRD Terhadap LKPJ Bupati Nunukan Akhir Tahun Anggaran 2014.

Bupati Nunukan Drs Basri mengatakan akan ada tim yang melakukan tinjauan terhadap proyek yang masuk dalam catatan dewan.

“Apa-apa yang menjadi kekurangan kita perbaiki, bagus-bagus saja fungsi pengawasan, kita cek di lapangan. Cek kebenarannya. Nanti dari dinas-dinas ada tim ngecek ke lapangan. Rekomendasi ini akan kita pelajari kembali. Cek satu persatu. Apabila ada kekurangannya kita sempurnakan kembali,” ujarnya, Kamis ( 30/04/2015).

Terkait ditemukannya proyek di Sebatik yang tidak diketahui lokasinya oleh kepala desa setempat, Bupati Nunukan Basri mengaku dipastikan ada pemeriksaan oleh BPK dan Inspektorat.

“Nanti ada BPK juga, ada timnya juga. Ada inspektorat juga. Ini kan tekhnisnya belum, tadi baru sepintas-sepintas,” ujarnya.

Sebelumnya Tim Perumus DPRD Nunukan memberikan catatan-catatan penting terhadap LKPJ Bupati Nunukan Tahun 2014. Catatan tim perumus DPRD Nunukan yang dibacakan Marli Kamis memberikan catatan srategis kepada pemerintah daerah, diantaranya terhadap peningkatan pendidikan, pengawasn terhadap program kegiatan fisik , pengerjaan jalan yang tidak sesuai perencanaan dan layanan kesehatan di tingkat Puskesmas.

”DPRD Nunukan menyarankan kepada Bupati Nunukan untuk mengevaluasi kinerja SKPD yang tidak mampu melaksanakan tanggung jawab sesuai visi dan misi skala prioritas gerbang emas,” ujar Marli Kamis. [] KBR

841 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa