Wednesday , November 22 2017
Breaking News
Home / Kalimantan Timur / Empat Perusahaan Garap Jembatan Nipah-Nipah

Empat Perusahaan Garap Jembatan Nipah-Nipah

 
Dua alternatif yang ditawarkan (garis kuning) penghubung Pantai Nipah-Nipah, Penajam ke Balikpapan. Foto: Googlemap.

Dua alternatif yang ditawarkan (garis kuning) penghubung Pantai Nipah-Nipah, Penajam ke Balikpapan. Foto: Googlemap.

Pembangunan jembatan penghubung dari Nipahnipah, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuju ke Kota Balikpapan nantinya dikerjakan oleh empat perusahaan swasta. Di dalamnya juga terdapat Perusahaan Daerah (Perusda) milik Pemprov Kaltim, Pemkot Balikpapan dan Pemkab PPU. Sedangkan PT Waskita sebagai pelaksana pekerjaan.

Bupati PPU Yusran Aspar mengatakan, keempat perusahaan tersebut, nantinya melakukan konsorsium dalam hal pendanaan penyertaan modal pembangunan jembatan itu.Ia membeberkan, Perusda tiga daerah wilayah tersebut kebagian menyediakan penyertaan modal sebesar Rp2 triliun.

Sementara besaran masing-masing Perusda akan dibahas nanti. Dicontohkan Yusran, Perusda Kaltim melalui gubernur bersedia menyediakan dana Rp1,5 triliun, maka sisanya sebesar Rp500 miliar dibagi pada Perusda Balikpapan dan Perusda PPU.

Menurutnya, apabila Perusda atau Pemda tidak punya uang, bisa saja membuka peluang kerjasama dengan swasta lokal atau nasional dengan cara golden share. Selain itu, bisa juga berupa saham hadiah.

Menurut Yusran, tentu banyak perusahaan yang mau (investasi) sepanjang proyek tersebut layak ekonomi dan finansial. Ia mengakui, hingga kini pihaknya belum melakukan pertemuan khusus dengan Gubernur Awang Fareok Ishak  dan Walikota Balikpapan Rizal Effendi, pertemuan tersebut baru bisa dilakukan setelah surat persetujuan Menteri Pekejaan Umum turun.

“Kami akan diskusikan untuk membentuk konsorsium serta membicarakan dana, termasuk kemungkinan share saham atau juga mendapatkan dana pinjaman dari Bankaltim. Jika hasil studi mengatakan jembatan tersebut layak ekonomi dan finansial, maka menjadi pundi-pundi kita bagi pemasukan daerah,”jelasnya.

Yusran menambahkan, saat ini proses rencana pembangunan jembatan tersebut masuk dalam tahap studi lapangan berupa pengeboran di laut guna mengetahui kondisi dasar laut untuk kepentingan pembangunan jembatan nanti.

“Ini menunjukan keseriusan PT Waskita dalam pembangunan jembatan tersebut. Sementara pra feasiblity study juga sudah dilaksanakan dan ditarget November depan sudah dilakukan pemasangan tiang pancang pertama,”pungkasnya. [] RedHP/KK

3,479 total views, 1 views today

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa