Tuesday , November 21 2017
Breaking News
Home / Jembatan Mahakam

Jembatan Mahakam

Jembatan Mahakam 1 atau Mahkota 1 masih tampak kokoh setelah mulai dioperasikan tahun 1987. Namun arus lalu lintas di jembatan ini sangat padat.

JEMBATAN Mahakam merupakan jembatan yang menyeberangi Sungai Mahakam di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Total jembatan penghubung antar daratan yang dibelah sungai dengan panjang 920 kilo meter ini ada sebanyak enam jembatan.

Pertama, Jembatan Kutai Lama yang secara resmi bernama Jembatan Aji Batara Agung Dewa Sakti. Jembatan ini berada di wilayah Delta Mahakam, menghubungkan desa Kutai Lama dengan desa-desa lainnya di kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur. Jembatan ini dibangun tahun 2002 dan selesai tahun 2009 dengan panjang sekitar 150 meter dan tinggi dari jalan aspal sekitar 5 meter.

Kedua, Jembatan Mahakam atau Jembatan Mahkota I adalah sebuah jembatan yang dibangun di atas alur Sungai Mahakam yang menghubungkan kawasan Samarinda Kota dengan wilayah Kecamatan Samarinda Seberang dan lainnya. Jembatan tersebut sangat vital bagi pengguna kendaraan sebagai jalur keluar masuk kendaraan dari dan menuju luar kota Samarinda. Jembatan Mahakam dibangun pada tahun 1981 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1987. Jembatan Mahakam memiliki ciri-ciri rangka baja berbentuk segitiga dan tulisan “JEMBATAN MAHAKAM” berbentuk setengah lingkaran. Jembatan dibangun dengan biaya konstruksi Rp 7 miliar oleh kontraktor PT Hutama Karya (Persero) dengan panjang 400 meter, lebar 10 meter dan tinggi sekitar 5 meter di atas permukaan aspal. Jembatan ini memiliki lajur pejalan kaki di sampingnya.

Ketiga, Jembatan Mahakam Ulu (disingkat Mahulu) adalah sebuah jembatan yang menghubungkan kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang dengan kelurahan Sengkotek, Samarinda Seberang yang membentang di atas aliran sungai Mahakam. Awalnya jembatan ini akan digunakan sebagai antisipasi kemacetan di saat PON XVII di Samarinda, Kalimantan Timur. Akan tetapi jembatan ini tak bisa digunakan saat PON XVII karena pembangunannya yang belum selesai dan molor dari target semula, yaitu selesai pada April 2008. Jembatan ini ditargetkan selesai akhir tahun 2008. Kemudian Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan Jembatan Mahulu pada tanggal 15 Juli 2009, bersamaan dengan proyek-proyek lain yang sedang digiatkan di Kalimantan Timur. Jembatan Mahakam Ulu memiliki bentang tengah 200 meter dengan panjang keseluruhan jembatan 789 meter. Panjang jembatan itu belum termasuk jalan pendekat. Lebar jembatan adalah 11 meter, sementara tinggi jembatan dengan permukaan air sungai tercatat 18 meter. Jembatan ini mempunyai bentang lingkar baja yang menjadi ciri khas jembatan ini.

Keempat, Jembatan Kutai Kartanegara adalah jembatan yang melintas di atas sungai Mahakam dan merupakan jembatan gantung terpanjang di Indonesia yang dibangun mulai tahun 1995 hingga tahun 2001. Panjang jembatan secara keseluruhan mencapai 710 meter, dengan bentang bebas, atau area yang tergantung tanpa penyangga, mencapai 270 meter. Jembatan ini merupakan sarana penghubung antara kota Tenggarong dengan kecamatan Tenggarong Seberang yang terhubung Kota Samarinda. Jembatan kemudian ambruk pada 26 November 2011 dan dibangun kembali dengan model dan konstruksi yang berbeda pada tahun 2013 dan resmi dibuka untuk umum pada 8 Desember 2015.

Keenam, Jembatan Martadipura adalah jembatan yang menghubungkan kecamatan Kota Bangun bagian utara dengan Kota Bangun bagian selatan, kabupaten Kutai Kartanegara. Jembatan ini diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri RI, HM Maruf, SE pada tanggal 6 Maret 2006. Jembatan ini difungsikan untuk menghubungkan 5 kecamatan yang selama ini terisolasi dapat diakses dengan mudah melalui jalan darat. Jembatan Martadipura paling tidak dapat menghubungkan 5 kecamatan di Kutai Kartanegara, yaitu Tabang, Kembang Janggut, Kenohan, Muara Wis, dan Muara Muntai. Jembatan Martadipura dibangun dengan bentang sepanjang 560 meter, terdiri dari bentang utama 200 meter dan bentang pendekat 12×30 meter, dengan lebar 9 meter. Sedang tinggi dari muka air pasang untuk lalu-lintas sungai 15 meter. Sementara tinggi jembatan dari dasar lantai jalan hingga konstruksi teratas setinggi 35 meter. []

 

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com