Tuesday , May 22 2018
Breaking News
Home / Kalimantan Timur / Balikpapan / Korban Jambret Selalu Wanita

Korban Jambret Selalu Wanita

 

ilus-jambretMasyarakat Kota Minyak, masih dihantui aksi kejahatan. Khususnya bagi kaum wanita, mereka kerap jadi incaran bagi pelaku jambret. Oleh karena itu, Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol M Amir mengimbau kepada masyarakat, untuk selalu waspada terhadap kecerobohan yang bisa dijadikan celah bagi pelaku untuk beraksi.

Kecerobohan serta kelalaian merupakan hal yang ditunggu oleh pelaku kejahatan untuk beraksi. Bahkan, hal tersebut juga dijadikan faktor utama adanya aksi kejahatan. Berdasarkan kesempatan tersebutlah, niat serta akal seseorang berubah menjadi pelaku kejahatan.

Wanita merupakan kaum lemah, dan hal itu pula yang dijadikan alasan utama bagi para pelaku yang selalu menjatuhkan target mereka terhadap wanita. Kapolsek mengimbau untu tidak terlalu mencolok dalam menggunakan perhiasan saat berkendara.

“Terlebih lagi saat menggunakan sepeda motor, mereka bisa menjadi target empuk bagi pelaku kejahatan. Mereka hanya tinggal menunggu saat tepat untuk beraksi, dan mereka juga tidak segan-segan untuk melukai korbannya,” ujar Kapolsek.

Kejahatan yang juga disebut street crime ini, lebih cenderung berbahaya. Pasalnya, saat terjadi tak jarang antara korban dan pelaku saling taring menarik dengan kondisi kendaraan yang masih berjalan. Dan hal tersebut, juga bisa menyebabkan kecelakaan.

“Pelaku biasanya beraksi secara tiba-tiba. Hal ini sengaja dilakukan, agar korbannya merasa kaget dan tidak memiliki kesiapan. Sehingga mereka dengan mudah merampas barang berharga milik korban,” terang Amir.

Selain itu, diharapkan pula agar sebisa mungkin menyimpan barang berharga mereka di bawah jok motor. Sehingga tidak terlalu tampak oleh pelaku kejahatan yang mengincar korbannya. Dengan begitu, kita bisa terhindar dari target operasi pelaku kejahatan.

Ditambahkan pula bagi para kaum wanita, agar tidak berjalan sendirian di jalan umum. Terlebih lagi ketika hari sudah mulai gelap, upayakan untuk ditemani keluarga atau orang terdekat. Pasalnya, wanita yang berjalan sendirian lebih rentan menjadi korban kejahatan.

“Mungkin bisa orangtua, kakak atau adik. Yang jelas, diupayakan untuk tidak berjalan sendirian. Kalau memang perlu, kurangi keperluan untuk keluar rumah pada malam hari sehingga terhindar dari aksi kejahatan,” pungkas Kapolsek. [] RedFj/BP

888 total views, 1 views today

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com