Thursday , October 19 2017
Breaking News
Home / Kalimantan Barat / Siswa Pawai Kelulusan Tewas Kecelakaan di Anjongan

Siswa Pawai Kelulusan Tewas Kecelakaan di Anjongan

 

Siswa Pawai Kelulusan Tewas Kecelakaan di AnjonganMEMPAWAH – Seorang siswa SMAN 1 Toho mengalami kecelakaan tragis saat hendak melaksanakan pawai uforia kelulusan di Jalan Anjongan D, kilometer 6, usai pembagian amplop kelulusan di sekolahnya, Jumat (15/5/2015).

Kepala korban pecah akibat benturan dari laka tunggal, saat hendak melaksanakan pawai kelulusan ke Kota Mempawah bersama rombongan teman-temannya.

Korban bernama Asiu (16) siswa XII jurusan IPS SMAN 1 Toho, asal Desa Pahauman, tinggal di Desa Dandang Kecamatan Toho. Usai mendapatkan amplop kelulusan, bersama teman-temannya melakukan aksi pawai. Sayang, korban mengalami laka tunggal dengan luka parah dibagian kepalanya.

Kasubsektor Pospol Anjongan, Iptu Budi Santoso membenarkan kejadian itu. Diperkirakan korban mengalami kecelakaan tunggal bersama motor Jupiter mata kucing yang dikendarainya saat konvoi perayaan kelulusan bersama teman-temannya.

“Saat kita temukan korban sudah dalam kondisi meninggal dengan cedera parah di kepala, otaknya keluar. Tidak ada siapapun, teman-temannya juga tidak ada. Makanya kami harus melakukan pengecekan ulang untuk mengetahui identitasnya,” ujarnya.

Pihak kepolisian langsung melakukan evakuasi terhadap korban. Dengan membawanya ke Puskemas Sui Pinyuh dan mengamankan kendaraan yang dipakai korban, serta melakukan olah TKP.

“Korban masih dalam keadaan memakai seragam yang sudah dicorat coret,” ungkapnya.

Budi menjelaskan kronologi sebelum kecelakaan. Dimana seluruh siswa ini berkelompok melaksanakan pawai kelulusan. Sesampainya di Anjongan berbalik arah lantaran mendengar info ada razia di Sui Pinyuh. Lantas mereka memilih jalur Anjongan D.

“Mereka berangkat secara berkelompok. Saat berada di pertigaan kearah Anjongan D, anggota polisi dan masyarakat sudah memperingatkan mereka agar tidak bergerombol di jalan,” tuturnya.

Dalam perjalanan itulah, korban mengalami kecelakaan tunggal. Mengakibatkan korban tewas di tempat dengan cedera luka menganga di bagian kepala akibat benturan saat jatuh mencium aspal.

“Tapi saat kita temukan, korban sudah ditinggal sama teman-temannya. Itulah yang masih kita akan selidiki penyebab dari kecelakaan korban, dengan menanyakan ke teman-teman korban nanti,” pungkasnya. [] TBP

1,922 total views, 1 views today

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa