Jumat , Juni 21 2019
Breaking News
Home / Kalimantan Tengah / Barito Utara / 3 Hari Menghilang, Polisi Ditemukan Membusuk

3 Hari Menghilang, Polisi Ditemukan Membusuk

 

mayatMuara Teweh-ٍٍSeorang anggota Polres Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), Briptu Hendrik Firmansyah (26) ditemukan tewas di hutan di kawasan Desa Hajak Kecamatan Teweh Baru di wilayah setempat.

Korban anggota Satuan Sabhara Polres Barito Utara itu ditemukan dengan posisi telentang dan hanya menggunakan celana dinas tidak memakai baju di kawasan hutan di Kecamatan Teweh Baru, Selasa sekitar pukul 07.30 WIB.

Hendrik sebelumnya melakukan tugas pengamanan bersama temannya di perusahaan tambang batu bara PT MSM subkontraktor PT Padang Anugrah di wilayah Desa Hajak, Kecamatan Teweh Baru.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, Briptu Hendrik sebelumnya dikabarkan menghilang selama tiga hari, sementara temannya sesama bertugas Briptu Kartiono sudah tidak melihat korban sejak Sabtu (31/5) pagi.

Saat ditemukan, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda akibat tindak kekerasan ataupun perampokan. Tidak ada bekas luka ataupun memar di tubuh almarhum, kecuali bagian perutnya tampak membesar dan bagian belakang tubuh yang ada belatungnya. Sementera di sekitar TKP ditemukan sendal dan juga pistol korban lengkap dengan pelurunya yang masih utuh.

Mendapat laporan tentang menghilangnya korban, beberapa petugas keamanan perusahaan serta warga dibantu petugas dari Polres Barito Utara, Senin (2/6) melakukan pencarian keberadaan korban dengan menyisir di sekitar hutan. Akan tetapi tidak membuahkan hasil.

Anggota Sabhara itu baru ditemukan pada Selasa pagi dalam kondisi tak bernyawa di tengah hutan sekitar kebun sawit dan karet penduduk di antara jalan setapak.

Usai ditemukan dan untuk memastikan penyebab kematian anggota Sabhara Polres Barito Utara tersebut, jenazah almarhum dibawa ke Rumah Sakti Umum Daerah (RSUD) Muara Teweh untuk divisum.

Wakil Kepala Polres Barito Utara, Kompol Mardiono dikorfirmasi para wartawan mengatakan, pencarian korban mulai dilakukan pada Senin (2/6) dengan menyisir tengah hutan tak jauh dari lokasi perusahaan PT MSM tempat korban melakukan pengamanan.

“Awalnya anggota kita melakukan penyisiran menemukan tas korban, kemudian disisir lagi sekitar jam 07.30 korban ditemukan pada jarak sekitar 300 meter dari Camp PT MSM,” ujar Mardiono.

Dugaan sementara, kata Mardiono, masih dipastikan apakah korban merupakan korban pembunuhan atau bunuh diri, Polres Barito Utara masih menunggu dari ahli dengan melakukan visum ataupun autopsi.

“Sekarang masih kita tunggu dokter ahli dari Polda Kalteng,” katanya. [] RedHP/AnKte

2,669 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa