Breaking News
Home / Hotnews / Berdalih Obat Diabetes, Pria ini Cabuli Anak Kandungnya

Berdalih Obat Diabetes, Pria ini Cabuli Anak Kandungnya

 
Pencabulan-Anak
KUTAI TIMUR – Ada-ada saja dalih pelaku bejat yang nekat melakukan pencabulan anak di bawah umur ini. Disebut untuk mengobati penyakit diabetes yang dideritanya, ia mencabuli dua anak kembarnya dan teman anaknya yang terhitung masih pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kasus pencabulan terjadi di Kecamatan Teluk Pandan, Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur. Korbannya yang melaporkan ke polisi, sebut saja namanya Melati (13), warga Bontang. Sementara tersangkanya berinisial AS (55), warga Teluk Pandan.
Dari informasi yang dihimpun, AS adalah seorang akademisi sebuah universitas swasta di Kota Taman. Selain itu dia juga berprofesi sebagai advokat dan berkantor di Teluk Pandan. Sedangkan Melati berstatus siswi sebuah SMP negeri di Bontang.
Kejadian tersebut bermula saat Melati menginap di rumah AS di Teluk Pandan, pada Minggu (28/6) hingga Senin (29/6). Perbuatan bejat duda 12 orang anak itu berlangsung dua kali pada pukul 04.00 Wita. Melati merupakan teman anak tersangka dan memang sering berkunjung untuk bermain.
Menurut Kapolres Kutim AKBP Anang Widiandoko, didampingi Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), pelaku berdalih untuk mengobati penyakit diabetes yang diderita sejak 2005.
Tak cuma Melati, AS disebut juga kerap meraba-raba bagian intim dua anak kembarnya yang masih seumuran dengan Melati. “AS mengiming-imingi anaknya dan Melati untuk diajak jalan-jalan ke Samarinda,” tambahnya.
Kapolres menyebut, hasil visum akan mengungkapkan perbuatan AS sebenarnya. Apakah sekadar meraba-raba atau malah lebih jauh dari itu. “Tunggu saja hasil visum, keterangan dari korban, keluarga korban, dan tersangka yang telah diamankan,” imbuhnya. [] KP

1,678 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

About adminredaksi

adminredaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Portal Berita Borneo Powered By : PT Media Maju Bersama Bangsa