Karhutla Di Kabupaten Ketapang Hangsukan 1,7 Ha, Ada Unsur Sengaja

KARHUTLA : Asap mengepul dari area kebakaran lahan di Desa Sungai Besar Kecamatan Matan Hilir Selatan Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat, Kamis (24/2022).

KETAPANG (Beritaborneo.com)-Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)  masih membayangi warga, termasuk baru-baru ini  terjadi di Kabupaten Ketapang Kalimantan Barat. Berdasarkan pantauan Beritaborneo.com lahan yang terbakar diperkirakan seluas 1,7 hektar. Api diketahui mulai muncul, pada Kamis (24/3/2022) siang.

Sementara itu Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang Yunifar Purwantoro membenarkan  peristiwa Karhutla tepatnya di areal Dusun Sei Sirih Transmigrasi, Desa Sungai Besar, Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Menurutnya, api mulai berkobar sekitar pukul dua siang tepatnya hari Kamis (24/3), selain lahan semak belukar, api juga membakar perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. BPBD menduga, api muncul karena faktor kesengajaan.

“Api diperkirakan muncul sekitar pukul dua siang, kami melakukan upaya pemadaman, Damkar BPBD juga dibantu personel dari Maggala Agni,” ungkap Yunifar, Kamis malam.

Yunifar menjelaskan, “Asap masih muncul, karena lokasinya berupa lahan gambut, kami melakukan penyekatan agar api tak meluas,” katanya.

Selain menerjunkan puluhan personel, Damkar BPBD dan Maggala Agni Ketapang juga menurunkan sejumlah alat, termasuk empat unit mesin robin dan satu unit tohatsu.

“Untuk sumber air bisa dikatakan aman, karena ada satu parit di lokasi yang bisa kita pakai untuk upaya pemadaman,” tambahnya. (rac)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.