{"id":100810,"date":"2025-04-30T19:03:48","date_gmt":"2025-04-30T11:03:48","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=100810"},"modified":"2025-08-27T16:25:29","modified_gmt":"2025-08-27T08:25:29","slug":"guru-kunci-tingkatkan-literasi-sejarah-lokal-kukar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/guru-kunci-tingkatkan-literasi-sejarah-lokal-kukar\/","title":{"rendered":"Guru Kunci Tingkatkan Literasi Sejarah Lokal Kukar"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA \u2013<\/strong> Rendahnya partisipasi generasi muda dalam mengenal situs bersejarah menjadi tantangan serius bagi pelestarian budaya di Kutai Kartanegara (Kukar). M Saidar, Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman, menilai guru memiliki peran krusial dalam memperkenalkan nilai sejarah melalui metode pembelajaran di luar ruang kelas.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">\u201cBanyak situs bersejarah yang perlu diketahui oleh anak-anak ini, namun saya belum melihat program-program sekolah yang mengajak siswa untuk berkunjung ke situs-situs sejarah,\u201d ungkap Saidar saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa (29\/04\/2025).<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, kunjungan langsung ke lokasi budaya dapat memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna dibandingkan sekadar teori di kelas. \u201cSitus seperti Museum Mulawarman, Makam Kesultanan, Taman Titik Nol, dan Tugu Persatuan bisa menjadi ruang belajar sejarah yang menarik dan membekas,\u201d jelas Saidar. Ia meyakini interaksi langsung dengan objek sejarah menciptakan kesan mendalam yang tidak tergantikan oleh buku teks.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">\u201cKunjungan langsung akan memberikan pengalaman berbeda bagi siswa, karena mereka tidak hanya mendengar narasi sejarah dari buku, tetapi bisa menyaksikan langsung peninggalan yang menjadi bagian dari identitas Kukar,\u201d tambahnya. Saidar menekankan pentingnya generasi muda memahami akar budayanya sendiri sebelum mempelajari budaya lain.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Sebagai solusi jangka panjang, Saidar mengungkapkan rencana program\u00a0<em>Digitalisasi Inovasi Cagar Budaya<\/em>\u00a0yang sedang dipersiapkan. \u201cInsya Allah, program ini masih dalam tahap persiapan dan belum saya rilis, jadi mohon bersabar,\u201d ujarnya tentang proyek yang ditargetkan berjalan pada 2026 tersebut.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Program tersebut dirancang melibatkan kolaborasi dengan pihak ketiga untuk mengembangkan platform digital. Tujuannya mempermudah akses informasi tentang cagar budaya Kukar, khususnya bagi pelajar yang terkendala jarak atau waktu. \u201cDengan inisiatif digital itu, kami berharap masyarakat, terutama pelajar, bisa mengenal situs budaya meski belum sempat berkunjung langsung,\u201d kata Saidar.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan literasi sejarah lokal sekaligus menjawab masalah minimnya kunjungan siswa ke situs bersejarah. Saidar optimis pendekatan hybrid mengombinasikan kunjungan fisik dan digital dapat menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Tantangan ini semakin mendesak mengingat menurunnya minat generasi muda terhadap sejarah daerah. Melalui strategi interaktif dan pemanfaatan teknologi, pelestarian budaya Kukar diharapkan tetap lestari dan dapat diwariskan secara berkelanjutan. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Dedy Irawan | Penyunting: M. Reza Danuarta<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Rendahnya partisipasi generasi muda dalam mengenal situs bersejarah menjadi tantangan serius bagi pelestarian budaya di Kutai Kartanegara (Kukar). M Saidar, Pamong Budaya Ahli Muda Bidang Cagar Budaya dan Permuseuman, menilai guru memiliki peran krusial dalam memperkenalkan nilai sejarah melalui metode pembelajaran di luar ruang kelas. \u201cBanyak situs bersejarah yang perlu diketahui oleh &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":100811,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8741],"tags":[11654,1735],"class_list":["post-100810","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-disdikbud-kukar","tag-literasi-kukar","tag-sejarah-kukar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100810","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100810"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100810\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":131966,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100810\/revisions\/131966"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100811"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100810"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100810"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100810"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}