{"id":100854,"date":"2025-05-19T15:55:41","date_gmt":"2025-05-19T07:55:41","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=100854"},"modified":"2025-05-20T08:24:34","modified_gmt":"2025-05-20T00:24:34","slug":"mahulu-usulkan-tiga-kecamatan-baru-di-tap","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mahulu-usulkan-tiga-kecamatan-baru-di-tap\/","title":{"rendered":"Mahulu Usulkan Tiga Kecamatan Baru di Tap"},"content":{"rendered":"<div class=\"flex basis-auto flex-col -mb-(--composer-overlap-px) [--composer-overlap-px:24px] grow overflow-hidden\">\n<div class=\"relative h-full\">\n<div class=\"flex h-full flex-col overflow-y-auto [scrollbar-gutter:stable_both-edges] @[84rem]\/thread:pt-(--header-height)\">\n<div class=\"@thread-xl\/thread:pt-header-height mt-1.5 flex flex-col text-sm pb-25\">\n<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-8\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"5fff50df-e866-46a3-8044-bd66b7fdf59f\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"280\" data-end=\"602\"><strong data-start=\"280\" data-end=\"293\">MAHULU \u2014<\/strong> Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kalimantan Timur, tengah mengupayakan pemekaran tiga kecamatan baru di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Tiga wilayah yang diusulkan menjadi kecamatan baru tersebut meliputi Long Apari Utara, Mamahak Besar (Mambes), dan Datah Dave.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"604\" data-end=\"962\">Usulan ini disampaikan langsung oleh Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, saat melakukan audiensi dengan Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta pada Senin, (10\/05\/2024). Dalam pertemuan tersebut, ia memaparkan bahwa rencana pemekaran sudah melalui sejumlah pertimbangan matang, baik dari aspek geografis, sosial, maupun strategis.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"964\" data-end=\"1289\">Menurut Bonifasius, pemekaran ini tidak hanya sekadar penataan wilayah administratif, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pembangunan nasional di kawasan perbatasan. Wilayah Mahulu, yang berbatasan langsung dengan Malaysia, disebut memiliki peran penting dalam mencerminkan kedaulatan dan kehadiran negara di perbatasan. &#8220;Usulan ini telah kami siapkan dengan mempertimbangkan perkembangan wilayah serta kebutuhan nyata masyarakat. Penataan ini penting agar kawasan perbatasan tertata secara optimal dan mencerminkan wajah Negara Kesatuan Republik Indonesia,&#8221; jelas Bonifasius.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1548\" data-end=\"1895\">Ia juga menyoroti pentingnya aspek keamanan dan potensi ekonomi yang dimiliki daerah tersebut. Salah satu kecamatan yang diusulkan, Mambes, disebut menyimpan sumber daya alam strategis berupa minyak dan gas bumi yang belum tergarap secara maksimal. Potensi ini, menurut Bonifasius, harus menjadi perhatian dan dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. \u201cContohnya salah satu kecamatan yang akan diusulkan yaitu Mambes, memiliki aset penting negara. Di situ ada banyak kandungan gas dan minyak yang harus dimanfaatkan dengan baik. Dan ini menjadi beberapa tujuan dalam pembentukan kecamatan baru,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2153\" data-end=\"2358\">Lebih lanjut, ia berharap pemekaran wilayah ini dapat mempercepat pelayanan publik, memperkuat pengawasan terhadap perbatasan negara, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah-daerah terpencil.<\/p>\n<p class=\"\" style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2360\" data-end=\"2680\">Langkah Pemkab Mahulu ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang mendorong penguatan pembangunan wilayah perbatasan sebagai garda terdepan kedaulatan nasional. Hingga kini, proses administrasi dan koordinasi terus dilakukan agar usulan pemekaran tiga kecamatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara resmi. []\n<p data-start=\"2360\" data-end=\"2680\">Tusiman<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MAHULU \u2014 Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Pemkab Mahulu), Kalimantan Timur, tengah mengupayakan pemekaran tiga kecamatan baru di wilayah perbatasan yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Tiga wilayah yang diusulkan menjadi kecamatan baru tersebut meliputi Long Apari Utara, Mamahak Besar (Mambes), dan Datah Dave. Usulan ini disampaikan langsung oleh Bupati Mahakam Ulu, Bonifasius Belawan Geh, saat melakukan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":100858,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,1173],"tags":[],"class_list":["post-100854","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-mahakam-ulu-kalimantan-timur"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100854","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=100854"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100854\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102356,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/100854\/revisions\/102356"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/100858"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=100854"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=100854"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=100854"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}