{"id":101022,"date":"2025-05-15T13:39:08","date_gmt":"2025-05-15T05:39:08","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=101022"},"modified":"2025-08-18T10:23:55","modified_gmt":"2025-08-18T02:23:55","slug":"minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/","title":{"rendered":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik"},"content":{"rendered":"<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional.<\/p>\n<figure id=\"attachment_101179\" aria-describedby=\"caption-attachment-101179\" style=\"width: 194px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-101179\" src=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Rakhmadani-Hidayat-tabang-e1747317064405.jpg\" alt=\"\" width=\"194\" height=\"265\" srcset=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Rakhmadani-Hidayat-tabang-e1747317064405.jpg 536w, https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Rakhmadani-Hidayat-tabang-e1747317064405-220x300.jpg 220w\" sizes=\"(max-width: 194px) 100vw, 194px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-101179\" class=\"wp-caption-text\">Rakhmadani Hidayat, Camat Tabang<\/figcaption><\/figure>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang menjadi potensi unik daerah ini. &#8220;Padi gunung ditanam di lereng-lereng gunung dengan sistem <em>terasering<\/em> tradisional. Namun, masa tanam padi gunung menghadapi tantangan besar, terutama serangan hama yang sulit dikendalikan,&#8221; jelasnya saat wawancara di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kukar, Rabu (14\/05\/2025).<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Rakhmadani menambahkan bahwa masa tanam padi gunung bersifat <em>nomaden<\/em>, berpindah-pindah sesuai musim dan kondisi lahan. Salah satu kendala utama adalah keterbatasan lahan karena sebagian besar wilayah Tabang masuk kawasan Budidaya Kehutanan (KBK) dan Hak Guna Usaha (HGU), sehingga tidak tersedia lahan khusus untuk padi gunung.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hal ini membuat petani harus menyesuaikan lokasi dan waktu tanam secara turun-temurun,&#8221; ungkapnya. Ia berharap perhatian lebih dari pemerintah dan dinas terkait agar potensi padi gunung yang memiliki rasa dan aroma khas ini dapat dikembangkan dengan dukungan teknologi dan perlindungan dari hama.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kami ingin mempertahankan tradisi ini sekaligus meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Tabang,&#8221; tambahnya. Lebih jauh, Rakhmadani juga menyoroti bahwa padi gunung bukan hanya sumber pangan, tetapi juga bagian dari identitas budaya masyarakat.<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dengan pengelolaan yang tepat, padi gunung berpotensi menjadi produk unggulan yang dapat dipasarkan secara khusus, membuka peluang ekonomi baru bagi petani dan masyarakat sekitar,&#8221; pungkasnya. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p dir=\"ltr\" style=\"text-align: justify;\">Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":27,"featured_media":101229,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6868],"tags":[11265,6908],"class_list":["post-101022","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-diskominfo-kukar","tag-camat-tabang","tag-diskominfo-kukar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"Jemi Irlanda Haikal\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-15T05:39:08+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-08-18T02:23:55+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#blogposting\",\"name\":\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo\",\"headline\":\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Padi-Gunung-Tabang.jpg\",\"width\":1350,\"height\":759},\"datePublished\":\"2025-05-15T13:39:08+08:00\",\"dateModified\":\"2025-08-18T10:23:55+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Advertorial, Diskominfo Kukar, Camat Tabang, Diskominfo Kukar\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Advertorial\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Advertorial\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/diskominfo-kukar\\\/#listItem\",\"name\":\"Diskominfo Kukar\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/diskominfo-kukar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Diskominfo Kukar\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/diskominfo-kukar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#listItem\",\"name\":\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/#listItem\",\"name\":\"Advertorial\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/advertorial\\\/diskominfo-kukar\\\/#listItem\",\"name\":\"Diskominfo Kukar\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/\",\"name\":\"Jemi Irlanda Haikal\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"Jemi Irlanda Haikal\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/\",\"name\":\"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo\",\"description\":\"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/reporter13\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/Padi-Gunung-Tabang.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#mainImage\",\"width\":1350,\"height\":759},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-05-15T13:39:08+08:00\",\"dateModified\":\"2025-08-18T10:23:55+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#blogposting","name":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo","headline":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Padi-Gunung-Tabang.jpg","width":1350,"height":759},"datePublished":"2025-05-15T13:39:08+08:00","dateModified":"2025-08-18T10:23:55+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#webpage"},"articleSection":"Advertorial, Diskominfo Kukar, Camat Tabang, Diskominfo Kukar"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/#listItem","name":"Advertorial"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/#listItem","position":2,"name":"Advertorial","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/#listItem","name":"Diskominfo Kukar"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/#listItem","position":3,"name":"Diskominfo Kukar","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#listItem","name":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/#listItem","name":"Advertorial"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#listItem","position":4,"name":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/#listItem","name":"Diskominfo Kukar"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/","name":"Jemi Irlanda Haikal","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/d7e90bc73cbabd884f8021b712ad72292318dda0d4c971d757337997db5bf945?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"Jemi Irlanda Haikal"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/","name":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/reporter13\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/Padi-Gunung-Tabang.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#mainImage","width":1350,"height":759},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/#mainImage"},"datePublished":"2025-05-15T13:39:08+08:00","dateModified":"2025-08-18T10:23:55+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo","og:description":"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-05-15T05:39:08+00:00","article:modified_time":"2025-08-18T02:23:55+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik - Berita Borneo","twitter:description":"KUTAI KARTANEGARA - Pemerintah Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengungkapkan bahwa minat masyarakat untuk bertani di wilayahnya masih tergolong rendah. Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, mengatakan hanya beberapa desa seperti Desa Sidomulyo, Ritan Baru, dan Muara Ritan yang masih aktif bertani secara konvensional. Namun, Kecamatan Tabang memiliki ciri khas dalam bercocok tanam padi gunung yang","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"101022","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"","score":0,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-05-15 04:32:54","updated":"2025-08-18 02:24:47","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/\" title=\"Advertorial\">Advertorial<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/\" title=\"Diskominfo Kukar\">Diskominfo Kukar<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tMinat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Advertorial","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/"},{"label":"Diskominfo Kukar","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/advertorial\/diskominfo-kukar\/"},{"label":"Minat Bertani Rendah di Tengah Potensi Padi Gunung yang Unik","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/minat-bertani-rendah-di-tengah-potensi-padi-gunung-yang-unik\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101022","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/27"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101022"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101022\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129774,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101022\/revisions\/129774"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101229"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101022"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101022"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101022"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}