{"id":101084,"date":"2025-05-15T15:25:07","date_gmt":"2025-05-15T07:25:07","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=101084"},"modified":"2025-05-15T15:25:07","modified_gmt":"2025-05-15T07:25:07","slug":"sunyi-yang-mencemaskan-pesawat-tempur-hilang-di-perbatasan-kashmir","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sunyi-yang-mencemaskan-pesawat-tempur-hilang-di-perbatasan-kashmir\/","title":{"rendered":"Sunyi yang Mencemaskan: Pesawat Tempur Hilang di Perbatasan Kashmir"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>ISLAMABAD &#8211;<\/strong> Langit Kashmir kembali menjadi sakyi bisu ketegangan. Di perbatasan yang tak pernah benar-benar tenang, raungan mesin jet tiba-tiba menghilang digantikan oleh kesunyian yang mencemaskan: sunyi dari puing yang jatuh, radar yang kehilangan jejak, dan pernyataan resmi yang tertahan.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Dalam konferensi pers yang digelar kemarin, Marsekal Udara India AK Bharti menghindari jawaban tegas mengenai hilangnya pesawat tempur Rafale yang diduga jatuh. &#8220;Kami tidak ingin memberikan keuntungan kepada musuh,&#8221; ujarnya, menanggapi pertanyaan tajam dari awak media.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">India mengklaim semua pilotnya telah kembali dengan selamat. &#8220;Semua pilot kami kembali ke rumah,&#8221; tegas Bharti, seperti dilaporkan India Today. Namun, atmosfer di balik pernyataan itu jauh dari kata tenang.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Di sisi lain, Pakistan mengklaim telah menembak jatuh lima pesawat India, termasuk tiga Rafale, satu MiG-29, satu Su-30, dan satu drone Heron. Klaim ini dilaporkan oleh sejumlah media internasional, termasuk New York Times dan Reuters.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Sumber intelijen Amerika yang dikutip Reuters menyebutkan, Pakistan diduga menggunakan pesawat tempur J-10 buatan China dalam serangan tersebut. Rudal udara-ke-udara yang diluncurkan &#8220;kemungkinan besar berhasil mengenai target,&#8221; kata sumber tersebut.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">China, yang memiliki kepentingan strategis di kawasan, turun tangan dengan menyerukan de-eskalasi. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Lin Jian, menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Wang Yi telah melakukan kontak terpisah dengan India dan Pakistan.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Tiongkok menyambut baik dan mendukung gencatan senjata ini,&#8221; tegas Lin. &#8220;Kami siap memainkan peran konstruktif untuk menjaga stabilitas regional.&#8221;<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Hingga saat ini, belum ada verifikasi independen atas klaim kedua negara. Namun, narasi yang berkembang telah memengaruhi persepsi publik dan menarik perhatian kekuatan global.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Di tengah ketegangan yang terus memanas, satu hal semakin jelas: selain rudal dan jet, kini diplomasi dan narasi juga menjadi senjata yang tak kalah penting.[]\n<p>Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>ISLAMABAD &#8211; Langit Kashmir kembali menjadi sakyi bisu ketegangan. Di perbatasan yang tak pernah benar-benar tenang, raungan mesin jet tiba-tiba menghilang digantikan oleh kesunyian yang mencemaskan: sunyi dari puing yang jatuh, radar yang kehilangan jejak, dan pernyataan resmi yang tertahan. Dalam konferensi pers yang digelar kemarin, Marsekal Udara India AK Bharti menghindari jawaban tegas mengenai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":101085,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2254],"tags":[],"class_list":["post-101084","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-berita-internasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101084","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101084"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101084\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101086,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101084\/revisions\/101086"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101085"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101084"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101084"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101084"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}