{"id":101278,"date":"2025-05-16T08:37:50","date_gmt":"2025-05-16T00:37:50","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=101278"},"modified":"2025-05-16T08:37:50","modified_gmt":"2025-05-16T00:37:50","slug":"menkes-yang-pakai-jeans-33-34-menghadap-allah-lebih-cepat-karena-bahaya-lemak-perut","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/menkes-yang-pakai-jeans-33-34-menghadap-allah-lebih-cepat-karena-bahaya-lemak-perut\/","title":{"rendered":"Menkes: Yang Pakai Jeans 33-34 Menghadap Allah Lebih Cepat Karena Bahaya Lemak Perut"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>JAKARTA<\/strong> &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pernyataannya yang menyebut laki-laki pemakai celana jeans ukuran 33-34 berpotensi lebih cepat &#8220;menghadap Allah SWT.&#8221; Klarifikasi ini disampaikan usai pernyataannya menuai beragam tanggapan dari publik. Budi menegaskan bahwa maksudnya adalah memberikan analogi tentang bahaya <em>visceral fat<\/em>\u00a0atau lemak yang menumpuk di rongga perut dan membungkus organ-organ vital.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">&#8220;Gini, ini saya tuh kalau diomongin suka salah. Gini ya, lever ini, kalau lemak itu kita makan, normalnya masuk di bawah kulit\u00a0<em>subcutaneous<\/em>. Kalau dari situ lebih, dia nempel ke organ (lain), jantung, lever, ini. Itu namanya\u00a0<em>visceral fat<\/em>, ini bahaya,&#8221; ujar Budi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14\/5\/2025).<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, lemak yang menempel pada organ dalam dapat memicu\u00a0<em>pro-inflamasi sitokin<\/em>, yang berbahaya bagi kesehatan. Oleh karena itu, ia menyarankan agar masyarakat menjaga indeks massa tubuh (BMI) dan lingkar perut ideal. &#8220;Jadi memang sebaiknya kita harus menurunkan BMI (<em>body mass index<\/em>) kita di bawah 24. BMI 24 kan susah ngomongnya, yang lebih gampang adalah lingkar perut laki-laki di bawah 90, lingkar perut wanita di bawah 80,&#8221; tuturnya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Budi menambahkan, menjaga lingkar perut penting untuk mencegah penumpukan\u00a0<em>visceral fat<\/em>\u00a0yang memicu peradangan. Sebelumnya, ia menyebut laki-laki dengan ukuran celana jeans 33-34 sudah pasti obesitas dan berisiko lebih tinggi mengalami kematian dini. &#8220;Pokoknya laki-laki kalau beli celana jeans masih di atas 32-33. Ukurannya berapa celana jeans? 34-33. Sudah pasti obesitas. Itu menghadap Allah-nya lebih cepat, dibandingkan dengan yang celana jeans-nya 32,&#8221; kata Budi.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Ia menegaskan bahwa pernyataannya bukan bentuk\u00a0<em>body shaming<\/em>, melainkan peringatan akan risiko kesehatan. &#8220;Saya bukannya\u00a0<em>body shaming<\/em>, tapi memang artinya begitu,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Pernyataan Budi ini memicu diskusi mengenai kesadaran akan bahaya obesitas sentral, di mana lemak perut berlebih menjadi faktor risiko berbagai penyakit degeneratif. Pakar kesehatan sebelumnya telah mengingatkan bahwa\u00a0<em>visceral fat<\/em>\u00a0berkaitan dengan diabetes, penyakit jantung, dan gangguan metabolik lainnya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Dengan penjelasan ini, Budi berharap masyarakat lebih memperhatikan pola makan dan aktivitas fisik untuk menghindari penumpukan lemak berbahaya di organ dalam.[]\n<p>Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>JAKARTA &#8211; Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memberikan penjelasan lebih rinci mengenai pernyataannya yang menyebut laki-laki pemakai celana jeans ukuran 33-34 berpotensi lebih cepat &#8220;menghadap Allah SWT.&#8221; Klarifikasi ini disampaikan usai pernyataannya menuai beragam tanggapan dari publik. Budi menegaskan bahwa maksudnya adalah memberikan analogi tentang bahaya visceral fat\u00a0atau lemak yang menumpuk di rongga perut dan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":101279,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35],"tags":[],"class_list":["post-101278","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101278","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=101278"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101278\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":101280,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/101278\/revisions\/101280"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/101279"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=101278"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=101278"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=101278"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}