{"id":102309,"date":"2025-05-19T22:12:20","date_gmt":"2025-05-19T14:12:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=102309"},"modified":"2025-05-20T22:17:03","modified_gmt":"2025-05-20T14:17:03","slug":"mabicab-dan-kwarcab-ppu-resmi-dilantik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mabicab-dan-kwarcab-ppu-resmi-dilantik\/","title":{"rendered":"Mabicab dan Kwarcab PPU Resmi dilantik"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PENAJAM PASER UTARA<\/strong> \u2013 Kepengurusan Gerakan Pramuka di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masa bakti 2024-2029 resmi dilantik yang diawali dengan pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) di Aula Kantor Bupati PPU, Senin (19\/5\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelantikan ini dipimpin langsung Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kaltim), Fachruddin Djaprie. Pada prosesi pelantikan ini Bupati PPU Mudyat Noor dilantik sebagai Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kabupaten PPU.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelantikan ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), serta para pengurus Mabicab yang juga akan bertugas hingga tahun 2029.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usai dilantik, Mudyat Noor selanjutnya melantik Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten PPU, Sudirman, beserta jajaran pengurusnya. Ini menandai dimulainya masa bakti baru bagi kepengurusan Pramuka PPU yang memiliki visi besar dalam pembinaan generasi muda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bupati Mudyat Noor dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran gerakan pramuka dalam pembangunan karakter bangsa. Menurutnya, Pramuka bukan hanya kegiatan luar ruang, tetapi juga sarana untuk membentuk kepribadian generasi muda agar menjadi pribadi yang berakhlak, tangguh, dan cinta tanah air.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cGerakan pramuka merupakan wadah pembinaan generasi muda yang sangat strategis. Sejak awal berdirinya, Pramuka telah terbukti mencetak generasi yang berjiwa patriotik, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan zaman,\u201d ujar Mudyat Noor.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menyampaikan bahwa para pengurus Mabicab dan Kwarcab adalah orang-orang pilihan yang mendapat amanah besar untuk memajukan Gerakan Pramuka di Kabupaten PPU. Meskipun tugas yang diemban tidak ringan, Mudyat Noor yakin seluruh pengurus dapat menjalankannya dengan penuh semangat, gotong royong, dan dedikasi tinggi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Mudyat juga menekankan bahwa janji Pramuka, yaitu Tri Satya, tidak hanya sebatas diucapkan, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka, menurutnya, adalah gerakan yang hidup dalam tindakan nyata dan bukan sekadar slogan atau simbol belaka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMelalui Tri Satya, kita diajak menjadi pribadi yang berbudi pekerti luhur, mandiri, dan peduli terhadap lingkungan. Pramuka harus menjadi teladan dalam tindakan dan pengabdian kepada masyarakat,\u201d imbuhnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selaku Ketua Mabicab PPU, Mudyat juga mengajak seluruh anggota Pramuka di PPU untuk memperkuat peran sebagai mitra strategis Pemerintah Daerah dalam pembangunan karakter generasi muda. Salah satu bentuknya adalah dengan menghidupkan kembali kegiatan kepramukaan yang berkualitas, terutama di gugus depan sekolah-sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih jauh, Dia mengajak Gerakan Pramuka di PPU untuk bersinergi aktif dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara Pramuka dan pemerintah dalam mengisi proses pembangunan secara berkesinambungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai garda terdepan dalam mencetak generasi muda yang tangguh, berdaya saing, dan berkarakter. Kolaborasi antara Pramuka dan pemerintah sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan masa depan dan memajukan daerah,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten PPU, Sudirman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini telah merancang sejumlah program unggulan yang relevan dengan visi pembangunan daerah. Salah satu program unggulan tersebut adalah pengembangan kawasan bumi perkemahan yang mencapai luas sekitar 15 hektare.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita akan manfaatkan kawasan bumi perkemahan ini menjadi pusat edukasi berbasis pertanian terpadu. Kawasan ini akan menjadi tempat pembelajaran praktis yang menyenangkan bagi generasi muda,\u201d ucap Sudirman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Ia menambahkan bahwa terdapat 15 hektare lahan Pramuka di daerah Babulu Darat yang saat ini belum tergarap. Bersama Koperasi Gerakan Pramuka, pihaknya tengah menggagas program pertanian terpadu yang mencakup sektor perikanan, peternakan, dan pertanian. Program ini bertujuan mendukung optimalisasi potensi lokal sekaligus mengembangkan keterampilan anggota Pramuka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cProgram-program ini tidak hanya membina anggota Pramuka, tetapi juga mendukung pencapaian target pembangunan yang telah ditetapkan pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah,\u201d tutup Sudirman.[]\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Subur Priono | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PENAJAM PASER UTARA \u2013 Kepengurusan Gerakan Pramuka di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) masa bakti 2024-2029 resmi dilantik yang diawali dengan pelantikan Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan Kwartir Cabang (Kwarcab) di Aula Kantor Bupati PPU, Senin (19\/5\/2025). Pelantikan ini dipimpin langsung Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kalimantan Timur (Kaltim), Fachruddin Djaprie. Pada prosesi pelantikan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":39,"featured_media":102631,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,482],"tags":[],"class_list":["post-102309","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-penajam-paser-utara-ppu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102309","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/39"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102309"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102309\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102632,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102309\/revisions\/102632"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102309"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102309"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102309"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}