{"id":102463,"date":"2025-05-20T11:59:20","date_gmt":"2025-05-20T03:59:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=102463"},"modified":"2025-05-20T11:59:20","modified_gmt":"2025-05-20T03:59:20","slug":"lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/","title":{"rendered":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"229\" data-end=\"551\"><strong>SANGGAU &#8211;<\/strong> Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"553\" data-end=\"949\">Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) yang terdiri dari anjing, kucing, dan kera. Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Disbunnak Kabupaten Sanggau, Ambius Anton, mengungkapkan bahwa jumlah vaksin yang tersedia di tahun ini hanya sebanyak 2.100 dosis, seluruhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Sanggau.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"951\" data-end=\"1131\">&#8220;Jadi ini kita hanya mampu menyediakan 2.100 dosis vaksin untuk 2.100 ekor HPR yang bersumber dari APBD Kabupaten Sanggau. Itu saja yang mampu kita,&#8221; ujar Anton, Senin (19\/5\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1133\" data-end=\"1507\">Rendahnya cakupan vaksinasi ini menjadi penyebab belum optimalnya pengendalian rabies di wilayah tersebut. Berdasarkan data Disbunnak tahun 2024, populasi HPR di 15 kecamatan mencapai 53.488 ekor. Namun, vaksinasi tahun lalu hanya dilakukan terhadap 5.500 ekor. Padahal, menurut Anton, minimal 70 persen dari populasi HPR harus divaksin untuk menciptakan kekebalan kelompok.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1509\" data-end=\"1649\">&#8220;Kalau kita mau secara proporsi memang dengan populasi HPR 53 ribu lebih ini, 70 persen dari populasi harus divaksin sebenarnya,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1651\" data-end=\"1954\">Melihat tren peningkatan GHPR yang signifikan setiap bulan, Disbunnak Sanggau mulai menyusun langkah strategis untuk memperkuat pengendalian dan pemberantasan rabies. Salah satu upaya yang dirancang dalam waktu dekat adalah mendorong penetapan status kejadian luar biasa (KLB) rabies di daerah tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1956\" data-end=\"2027\">\u201cIni yang kita mau diskusikan dengan teman-teman dari Dinkes,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2029\" data-end=\"2250\">Anton menjelaskan bahwa penetapan status KLB memerlukan data valid dari lapangan mengenai kasus gigitan terhadap manusia. Jika data tersebut terkumpul, pihaknya akan segera mengusulkan status KLB kepada pemerintah daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2252\" data-end=\"2371\">\u201cKalau sudah ada bukti-bukti pendukung barulah kita kumpulkan, baru kita usulkan KLB rabies ke pemerintahan,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2373\" data-end=\"2547\">Dengan ditetapkannya status KLB, pemerintah daerah dapat mengakses dana belanja tidak terduga (BTT) guna mempercepat dan memperluas upaya penanganan rabies secara menyeluruh.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2549\" data-end=\"2650\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">&#8220;Kalau kita sudah tetapkan KLB, kita bisa menggunakan dana BTT untuk pengendaliannya,&#8221; pungkas Anton. []\n<p data-start=\"2549\" data-end=\"2650\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SANGGAU &#8211; Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":102464,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,2273,38],"tags":[],"class_list":["post-102463","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"M. Reza Danuarta\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-05-20T03:59:20+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-05-20T03:59:20+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#blogposting\",\"name\":\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo\",\"headline\":\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/ilustrasi-anjing-rabies_169.jpeg\",\"width\":600,\"height\":338},\"datePublished\":\"2025-05-20T11:59:20+08:00\",\"dateModified\":\"2025-05-20T11:59:20+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Headlines, Kalimantan Barat, Sanggau\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Barat\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sanggau\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#listItem\",\"name\":\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/\",\"name\":\"M. Reza Danuarta\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef934a58684991ba8f9ac4000365390b5e79ae059111ed88deb8f7003e0c9a14?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"M. Reza Danuarta\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/\",\"name\":\"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo\",\"description\":\"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/05\\\/ilustrasi-anjing-rabies_169.jpeg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#mainImage\",\"width\":600,\"height\":338},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-05-20T11:59:20+08:00\",\"dateModified\":\"2025-05-20T11:59:20+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo","description":"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#blogposting","name":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo","headline":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/ilustrasi-anjing-rabies_169.jpeg","width":600,"height":338},"datePublished":"2025-05-20T11:59:20+08:00","dateModified":"2025-05-20T11:59:20+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#webpage"},"articleSection":"Headlines, Kalimantan Barat, Sanggau"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Barat","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":3,"name":"Sanggau","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#listItem","name":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#listItem","position":4,"name":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/","name":"M. Reza Danuarta","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef934a58684991ba8f9ac4000365390b5e79ae059111ed88deb8f7003e0c9a14?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"M. Reza Danuarta"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/","name":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo","description":"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/05\/ilustrasi-anjing-rabies_169.jpeg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#mainImage","width":600,"height":338},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/#mainImage"},"datePublished":"2025-05-20T11:59:20+08:00","dateModified":"2025-05-20T11:59:20+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo","og:description":"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-05-20T03:59:20+00:00","article:modified_time":"2025-05-20T03:59:20+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai - Berita Borneo","twitter:description":"SANGGAU - Lonjakan kasus rabies di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menjadi perhatian serius menyusul laporan tingginya angka gigitan hewan penular rabies (GHPR) sejak awal tahun. Hingga Mei 2025, Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kabupaten Sanggau mencatat sebanyak 861 kasus GHPR dengan empat korban meninggal dunia. Kondisi ini diperparah dengan minimnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"102463","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"Rabies","score":100,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":5,"maxScore":5,"error":0},"keyphraseInIntroduction":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"best","score":9,"maxScore":9,"error":0}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2025-05-20 03:59:25","updated":"2025-06-07 07:34:37","focus_keyword":"Rabies","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Kalimantan Barat\">Kalimantan Barat<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Sanggau\">Sanggau<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tLonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Barat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Sanggau","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Lonjakan Gigitan Hewan Ancam Warga Sanggau, Rabies Mengintai","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lonjakan-gigitan-hewan-ancam-warga-sanggau-rabies-mengintai\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102463","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=102463"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102463\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":102466,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/102463\/revisions\/102466"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/102464"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=102463"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=102463"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=102463"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}