{"id":10353,"date":"2015-07-02T00:19:04","date_gmt":"2015-07-01T16:19:04","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=10353"},"modified":"2015-07-02T00:19:04","modified_gmt":"2015-07-01T16:19:04","slug":"penyinggahan-muara-pahu-akhirnya-mulus","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penyinggahan-muara-pahu-akhirnya-mulus\/","title":{"rendered":"Penyinggahan-Muara Pahu Akhirnya Mulus"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<figure id=\"attachment_10365\" aria-describedby=\"caption-attachment-10365\" style=\"width: 618px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Jalan-Cor-Semen-Kubar.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-large wp-image-10365\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Jalan-Cor-Semen-Kubar-1024x695.jpg\" alt=\"Poros jalan di Kubar banyak yang sudah mulus dicor semen.\" width=\"618\" height=\"419\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-10365\" class=\"wp-caption-text\">Poros jalan di Kubar banyak yang sudah mulus dicor semen.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI BARAT<\/strong> &#8211; Poros jalan Penyinggahan menuju Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mulus dengan cor beton. Hal itu diketahui setelah pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubar meninjau pembangunan proyek cor beton badan jalan sepanjang 24 kilometer dan lebar 5 meter tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Ruas jalan Penyinggahan-Muara Pahu merupakan akses warga Kecamatan Penyinggahan menuju ibu kota kabupaten melintasi Kecamatan Muara Pahu. Wakil Bupati (Wabup) Kubar Didik Effendi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim, yang sudah membantu pembangunan jalan itu.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Dengan mulusnya poros jalan penghubung Penyinggahan-Muara Pahu, Didik Effendi meyakini akan berdampak pada percepatan perkembangan ekonomi daerah-daerah yang akan dilalui.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Sehingga meningkatkan pertumbuhan perekonomian Kubar. \u201cSehingga proyek ini bisa dilanjutkan atau dianggarkan kembali pada 2016 nanti,\u201d ujar Didik, saat meninjau proyek ini, bersama anggota DPRD Kubar Mulyadi Effendi, didampingi Sekretaris Camat Penyinggahan Sahram dan jajarannya di Kampung Penyinggahan Ulu Kecamatan Penyinggahan, Selasa (23\/6).<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Menurut Sahram, ruas jalan yang menghubungkan Kecamatan Penyinggahan dan Kecamatan Muara Pahu tersebut, jika ditempuh menggunakan sepeda motor, sekitar 30 sampai 40 menit.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Jika dibandingkan jalur Sungai Mahakam, jika menggunakan ketinting menempuh sekitar satu setengah jam. Jalan darat ini kalau sudah rampung, sangat membantu kami. Baik jajaran pemerintah kecamatan setempat dan warganya dalam melakukan aktivitas pemerintahan dan lainnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap pada 2016 mendatang, bisa dianggarkan kembali oleh Pemprov Kaltim dan dilanjutkan pengerjaan jalan ini,\u201dujarnya.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Secara terpisah, Isdian Eka selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) Dinas Pekerjaan Umum Kubar bahwa pembangunan jalan Penyinggan dan Muara Pahu dikerjakan secara bertahap. Tahap awal pada 2013 lalu dikerjakan sepanjang 3.100 meter, lebar 5 meter dan tinggi cor beton 20 sentimeter.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Tahap ke 2, pada 2014 lalu dikerjakan kembali dengan panjang 3.400 meter, lebar 5 meter dan tinggi cor beton 20 sentimeter. Terakhir pada 2015 ini, sepanjang\u00a0 7.715 meter, lebar 5 meter dan tinggi cor beton 30 sentimeter.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">&#8220;Jadi total yang telah dikerjakan sekitar 14.215 meter dan tersisa sekitar 10 kilometer lagi. Proyek ini berakhir sesuai kontraknya pada 24 Oktober 2015,\u201d ujar Isdian Eka.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Untuk jalan yang tersisa 10 kilometer ini, sudah kita usulkan kembali kepada Pemprov Kaltim. \u201cSemoga pada 2016 mendatang, bisa terealisasi,\u201d harapnya.\u00a0 [] KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI BARAT &#8211; Poros jalan Penyinggahan menuju Muara Pahu, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) sudah mulus dengan cor beton. Hal itu diketahui setelah pejabat dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kubar meninjau pembangunan proyek cor beton badan jalan sepanjang 24 kilometer dan lebar 5 meter tersebut. Ruas jalan Penyinggahan-Muara &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10365,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,483],"tags":[],"class_list":["post-10353","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-barat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10353","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10353"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10353\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10353"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10353"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10353"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}