{"id":104904,"date":"2025-05-28T17:22:09","date_gmt":"2025-05-28T09:22:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=104904"},"modified":"2025-05-28T17:22:09","modified_gmt":"2025-05-28T09:22:09","slug":"bupati-bulungan-instruksikan-persiapan-dapur-umum-mbg","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bupati-bulungan-instruksikan-persiapan-dapur-umum-mbg\/","title":{"rendered":"Bupati Bulungan Instruksikan Persiapan Dapur Umum MBG"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"298\"><strong>BULUNGAN<\/strong> &#8211; Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk segera menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan dapur umum dalam rangka pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi tersebut disampaikan melalui pertemuan daring yang melibatkan jajaran Pemkab Bulungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"300\" data-end=\"777\">Bupati Bulungan, Syarwani, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program MBG di wilayahnya masih menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama terkait kesiapan infrastruktur dapur umum yang menjadi komponen penting dalam program nasional tersebut. \u201cAlokasi anggaran Rp 30 miliar dari APBD sifatnya hanya sebagai dukungan daerah. Belum dieksekusi dan sekarang ini masih berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan,\u201d ujar Syarwani kepada Radar Kaltara, Selasa (28\/5).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"779\" data-end=\"1230\">Dia menegaskan bahwa pelaksanaan MBG tetap berada di bawah kewenangan Badan Gizi Nasional, namun pemerintah daerah harus berperan aktif menyiapkan fasilitas pendukung, terutama lahan untuk pembangunan dapur umum. \u201cTadi saya mendapat laporan dari Asisten II, bahwa BGN melalui rapat daring (zoom) memberikan arahan agar daerah menyiapkan lahan. Kami sudah menyiapkan beberapa opsi lahan sesuai standar BGN dan masih melakukan inventarisasi,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1232\" data-end=\"1655\">Menurut standar BGN, satu dapur umum harus mampu melayani 3.000 pelajar dalam satu kali produksi. Namun, Bupati Syarwani menekankan perlunya penyesuaian dengan kondisi geografis Kabupaten Bulungan yang terdiri atas 10 kecamatan, 74 desa, dan 7 kelurahan dengan jarak antar desa yang cukup jauh. \u201cJangan sampai makanan yang dibagikan kepada anak justru basi dalam perjalanan. Ini yang menjadi perhatian utama kita,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1657\" data-end=\"1985\">Syarwani juga menyebutkan bahwa sejumlah pihak telah menyatakan dukungan terhadap program MBG, termasuk Polresta Bulungan yang sudah mulai menyiapkan fasilitas dapur umum secara mandiri. \u201cProgram ini kita keroyok bersama. Kolaborasi antar instansi sangat penting agar pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran,\u201d tutupnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1987\" data-end=\"2195\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan adanya koordinasi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan program Makan Bergizi Gratis di Bulungan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat optimal bagi para pelajar di daerah tersebut. []\n<p data-start=\"1987\" data-end=\"2195\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BULUNGAN &#8211; Badan Gizi Nasional (BGN) menginstruksikan Pemerintah Kabupaten Bulungan untuk segera menyiapkan lahan sebagai lokasi pembangunan dapur umum dalam rangka pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instruksi tersebut disampaikan melalui pertemuan daring yang melibatkan jajaran Pemkab Bulungan. Bupati Bulungan, Syarwani, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program MBG di wilayahnya masih menghadapi sejumlah kendala teknis, terutama terkait &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":104906,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,27],"tags":[9319],"class_list":["post-104904","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-kalimantan-utara-kaltara","tag-mbg"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104904","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104904"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104904\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":104909,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104904\/revisions\/104909"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104906"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104904"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104904"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104904"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}