{"id":104927,"date":"2025-05-28T17:41:55","date_gmt":"2025-05-28T09:41:55","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=104927"},"modified":"2025-05-28T17:41:55","modified_gmt":"2025-05-28T09:41:55","slug":"polisi-nunukan-tangkap-penyelundup-200-gram-sabu-dari-malaysia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/polisi-nunukan-tangkap-penyelundup-200-gram-sabu-dari-malaysia\/","title":{"rendered":"Polisi Nunukan Tangkap Penyelundup 200 Gram Sabu dari Malaysia"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"335\"><strong>NUNUKAN<\/strong> &#8211; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Nunukan menangkap seorang pria berinisial AR (29), warga Mandar, Sulawesi Barat, yang diduga menyelundupkan narkoba dari Sandakan, Malaysia, menuju Sulawesi Selatan. Penangkapan berlangsung pada Selasa (20\/5\/2025) sekitar pukul 18.50 Wita di Jalan Lingkar Nunukan, Kelurahan Nunukan Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"337\" data-end=\"745\">Kepala Polres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasi Humas Polres Nunukan, IPDA Sunarwan, menjelaskan bahwa petugas mengamankan barang bukti berupa empat bungkus ukuran sedang berwarna transparan yang diduga berisi sabu dengan total berat 200,24 gram. \u201cBarang bukti yang kita amankan sebanyak 4 bungkus ukuran sedang warna transparan yang diduga berisi sabu dengan berat 200,24 gram,\u201d kata Sunarwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"747\" data-end=\"1072\">Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi yang diterima tim gabungan mengenai seorang laki-laki asal Tawau, Sabah, Malaysia, yang melintas lewat Nunukan menuju Sulawesi Selatan dengan membawa narkoba jenis sabu. Dari hasil penyelidikan, AR berhasil diamankan di sebuah lokasi jemuran rumput laut di Jalan Lingkar Nunukan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1074\" data-end=\"1481\">Saat ditangkap, AR membawa sejumlah barang bawaan, yakni satu tas ransel, satu tas kain, satu tas karoro, tiga karung, dan satu ikat kotak termos. \u201cSetelah kita interogasi ditemukan empat buah potongan ban dalam sepeda motor yang diselipkan di bagian samping termos. Setelah dibuka, masing-masing berisi diduga sabu dengan kemasan plastik, dibalut tisu dan kertas karbon, serta diikat karet,\u201d ujar Sunarwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1483\" data-end=\"1803\">Untuk memastikan jenis barang bukti, petugas melakukan pemeriksaan intensif menggunakan mesin X-ray Bea Cukai Nunukan, yang memastikan barang tersebut merupakan narkoba. AR mengaku sabu tersebut dibawa dari Sandakan, Malaysia, dengan tujuan Sulawesi Selatan dan dijanjikan upah sebesar RM 10.000 atau sekitar Rp 35 juta.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1805\" data-end=\"1951\">\u201cKami masih berupaya mengembangkan kasus ini dengan mencari beberapa teman pelaku yang diduga berada di Nunukan dan membawa sabu,\u201d jelas Sunarwan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1953\" data-end=\"2138\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Pelaku kini ditahan di Mako Polres Nunukan guna proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian terus menggali keterangan untuk membongkar jaringan di balik penyelundupan narkoba ini. []\n<p data-start=\"1953\" data-end=\"2138\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Redaksi11<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Nunukan menangkap seorang pria berinisial AR (29), warga Mandar, Sulawesi Barat, yang diduga menyelundupkan narkoba dari Sandakan, Malaysia, menuju Sulawesi Selatan. Penangkapan berlangsung pada Selasa (20\/5\/2025) sekitar pukul 18.50 Wita di Jalan Lingkar Nunukan, Kelurahan Nunukan Timur. Kepala Polres Nunukan, AKBP Bonifasius Rumbewas, melalui Kasi Humas Polres Nunukan, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":104928,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,481,2248],"tags":[265],"class_list":["post-104927","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kasus","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara","tag-narkoba"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104927","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=104927"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104927\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":104932,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/104927\/revisions\/104932"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/104928"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=104927"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=104927"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=104927"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}