{"id":10559,"date":"2015-07-04T14:55:18","date_gmt":"2015-07-04T06:55:18","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=10559"},"modified":"2015-07-04T14:55:18","modified_gmt":"2015-07-04T06:55:18","slug":"pelaksanaan-pug-setiap-skpd-dievaluasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pelaksanaan-pug-setiap-skpd-dievaluasi\/","title":{"rendered":"Pelaksanaan PUG Setiap SKPD Dievaluasi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Evaluasi-PUG.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10560\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Evaluasi-PUG.jpg\" alt=\"Evaluasi PUG\" width=\"448\" height=\"297\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Pelaksanaan Pengarus Utamaan Gender (PUG) di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), tahun 2015, dilakukan evaluasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pelaksana rapat evaluasi ini adalah pihak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A).\u00a0 Rapat dipimpin Kepala BKBP3A Kukar Hj Aji Lina Rodiah, di ruang rapat Bappeda, belum lama ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Aji Lina Rodiah mengatakan, maksud dan tujuan rapat adalah untuk mengevaluasi pelaksanaan PUG di setiap SKPD yang bertujuan untuk memastikan dan mengendalikan keserasian pelaksanaan program kegiatan dengan perencanaan\u00a0 yang telah ditetapkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pelaksanaan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) merupakan umpan balik terhadap perbaikan program, yang berguna bagi organisasi, bersifat objektif, berorientasi pada peraturan yang berlaku serta berorientasi kepada tujuan program.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSejak ditetapkannya Inpres Nomor 9 tahun 2000 tentang PUG dalam pembangunan, maka baru tahun 2010 PUG disosialisasikan di Kukar, Sehingga harus diakui masih banyak yang belum memahami PUG, bahkan memang tidak familier. Namum demikian, melalui program penguatan kelembagaan pengarusutamaan gender dan anak BKBP3A\u00a0 terus melaksanakan kegiatan sosialisasi, advokasi dan pelatihan-pelatihan, baik di lingkup internal BKBP3A dan bahkan SKPD\u00a0 serta kepada masyarakat, bahkan jugak dilakukan audensi dengan pihak DPRD Kabupaten,\u201d paparnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dengan\u00a0 pelaksanaan PUG di Kabupaten Kutai Kartanegara, maka oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak telah memberikan apresiasi dan penghargaan yaitu Anugrah Parahita Ekapraya (APE). Pada tahun 2013 Kabupaten Kutai Kartanegara mendapatkan penghargaan APE dengan kategori Pratama, selanjutnya pada tahun 2014 kembali mendapatkan penghargaan APE yang tertinggi, yaitu Kategori Utama.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan keberhasilan ini kita tentunya tidak berhenti sampai disini, tetapi kita justru lebih\u00a0 memperkuat kelembagaan PUG di Daerah ini, terlebih pada upaya untuk membangun Kesetaraan dan Keadilan Gender (KKG) dalam setiap bidang pembangunan yang dilaksanakan,\u201d pungkasnya. [] KK\/Adv<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Pelaksanaan Pengarus Utamaan Gender (PUG) di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur (Kaltim), tahun 2015, dilakukan evaluasi. Pelaksana rapat evaluasi ini adalah pihak Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BKBP3A).\u00a0 Rapat dipimpin Kepala BKBP3A Kukar Hj Aji Lina Rodiah, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10560,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-10559","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-serba-serbi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10559","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10559"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10559\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}