{"id":10645,"date":"2015-07-05T16:26:55","date_gmt":"2015-07-05T08:26:55","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=10645"},"modified":"2015-07-05T16:26:55","modified_gmt":"2015-07-05T08:26:55","slug":"bupati-bulungan-sampaikan-lkpj-akhir-masa-jabatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bupati-bulungan-sampaikan-lkpj-akhir-masa-jabatan\/","title":{"rendered":"Bupati Bulungan Sampaikan LKPj Akhir Masa Jabatan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Paripurna-DPRD-Bulungan.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-10646\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Paripurna-DPRD-Bulungan.jpg\" alt=\"Paripurna DPRD Bulungan\" width=\"579\" height=\"325\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>BULUNGAN<\/strong> &#8211; Bupati Bulungan Budiman Arifin menghadiri Rapat Paripurna Istimewa kedua masa persidangan II tahun 2015 di gedung DPRD Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Rabu (1\/7\/2015) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kegiatan itu adalah rapat paripurna mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah Kabupaten Bulungan periode 2010 hingga 2015.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Usai mendengarkan pandangan seluruh fraksi di DPRD Kabupaten Bulungan, Bupati menyampaikan wujud terima kasih atas masukan dan pandangan yang diberikan kepada jajaran Pemkab Bulungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebab katanya, semua masukan itu sangat berharga dan diharapkan memberi banyak pengaruh bagi proses kemajuan dan pembangunan daerah Bulungan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cMasukan dan pendapat akan menjadi catatan penting untuk perbaikan di masa mendatang,\u201d ujar Bupati.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Terpisah Ketua DPRD Kabupaten Bulungan Syarwani mengatakan, terkait pengelolan aset daerah Bulungan selama ini masih belum tertangani secara baik, ke depan mesti ada pembenahan, pekerjaan rumah yang mesti dirampungkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Katanya, data aset daerah yang terkumpul sebanyak 452 belum bersertifikat dari total keseluruhan 473 aset.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKebanyakan harta benda tidak bergerak. Seperti lahan dan gedung-gedung,\u201d ujarnya belum lama ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena itu menurut Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bulungan, Syarwani, setiap kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) harus segera bertindak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Syarwani mengungkapkan, berdasarkan temuan dalam rapat itu, sekitar 437 jenis aset harta benda tak bergerak yang belum tersertifikasi oleh Badan Pertanahan Nasional.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cAset-asetnya tersebar di tiap SKPD dan kecamatan-kecamatan. Tapi yang paling banyak asetnya ada di Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pekerjaan Umum,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurutnya, apabila hal itu terus dibiarkan, maka di masa mendatang akan kemungkinan timbul hal-hal yang bisa merugikan bagi Pemkab Bulungan, terlebih dalam penilaian opini dari Badan Pemeriksa Keuangan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBukan tanggungjawab BPKD, tapi ini butuh komitmen dari kepala SKPD untuk punya itikad mengurusi sertifikasi aset daerah. Tahun mendatang tiap-tiap kepala SKPD harus bisa selesaikan ini,\u201d tegas Syarwani. [] TBK<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BULUNGAN &#8211; Bupati Bulungan Budiman Arifin menghadiri Rapat Paripurna Istimewa kedua masa persidangan II tahun 2015 di gedung DPRD Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, pada Rabu (1\/7\/2015) siang. Kegiatan itu adalah rapat paripurna mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Masa Jabatan Kepala Daerah Kabupaten Bulungan periode 2010 hingga 2015. Usai mendengarkan pandangan seluruh fraksi di DPRD &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10646,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2256,27],"tags":[],"class_list":["post-10645","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kabupaten-bulungan","category-kalimantan-utara-kaltara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10645","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10645"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10645\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10645"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10645"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10645"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}