{"id":107007,"date":"2025-06-04T16:12:32","date_gmt":"2025-06-04T08:12:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=107007"},"modified":"2025-07-05T09:50:20","modified_gmt":"2025-07-05T01:50:20","slug":"syarifatul-laut-berau-perlu-tata-kelola-serius","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/syarifatul-laut-berau-perlu-tata-kelola-serius\/","title":{"rendered":"Syarifatul: Laut Berau Perlu Tata Kelola Serius"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>&#8211; Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Syarifatul Syadiah menyoroti perlunya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan daerah untuk mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Berau dinilai belum tergarap secara maksimal meski memiliki sumber daya alam laut yang kaya demi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaat ini banyak hasil laut Berau justru dikirim ke luar daerah terlebih dahulu seperti Tarakan, sebelum didistribusikan ke pasar lain, kondisi ini menyebabkan produk perikanan kehilangan identitas sebagai hasil daerah Berau,\u201d Ujar Syarifatul, kepada awak media saat ditemui di Samarinda, Selasa (03\/06\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengungkapkan, fenomena ini tidak hanya menurunkan nilai tambah produk lokal, tapi juga mengurangi peluang ekonomi dan peluang kerja bagi warga setempat serta kurangnya fasilitas pengolahan hasil laut sehingga tidak dapat diberi merek dari Berau. \u201cKerjasama dengan pihak swasta akan sangat strategis agar nilai ekonomi dari sumber daya laut dapat berputar di Berau tanpa harus keluar daerah,\u201d Kata \u00a0Syarifatul.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dilanjutkan Syarifatul, nelayan mengeluhkan kesulitan memasarkan hasil tangkapan saat musim melimpah, sehingga pendapatan mereka tidak maksimal dan hal ini memperlihatkan lemahnya rantai distribusi serta sistem pemasaran yang perlu segera diperbaiki.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKetika pasokan ikan melimpah, justru masyrakat kesulitan menjualnya, kondisi ini tentu merugikan para nelayan yang menggantukan hidupnya pada laut,\u201d Tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan Kabupaten Berau, Kutai Timur (Kutim) dan Bontang ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penguatan sektor kelautan di Berau tidak hanya berkaitan dengan potensi ekonomi, tetapi juga sebagai peluang besar dalam menyerap tenaga kerja lokal, dengan pengelolaan yang lebih baik sektor ini diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian wilayah pesisir yang berkelanjutan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengembangan kelautan harus menjadi fokus utama dalam program pembangunan Provinsi dan Daerah agar kekayaan alam yang ada dapat memberikan manfaat optimal bagi nelayan dan masyarakat Berau serta sekitarnya. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Syarifatul Syadiah menyoroti perlunya sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim dan daerah untuk mengoptimalkan potensi sektor kelautan dan perikanan di Kabupaten Berau dinilai belum tergarap secara maksimal meski memiliki sumber daya alam laut yang kaya demi mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. \u201cSaat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":6,"featured_media":107188,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,14],"tags":[1236,7348],"class_list":["post-107007","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-parlementaria-dprd-kaltim","tag-dprd-provinsi-kaltim","tag-pemprov-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107007","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/6"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=107007"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107007\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119103,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/107007\/revisions\/119103"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/107188"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=107007"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=107007"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=107007"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}