{"id":10727,"date":"2015-07-06T02:48:16","date_gmt":"2015-07-05T18:48:16","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=10727"},"modified":"2015-07-06T02:48:16","modified_gmt":"2015-07-05T18:48:16","slug":"tragis-karyawan-pt-gunung-bayan-tewas-ditimpa-crane-70-ton","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/tragis-karyawan-pt-gunung-bayan-tewas-ditimpa-crane-70-ton\/","title":{"rendered":"Tragis, Karyawan PT Gunung Bayan Tewas Ditimpa Crane 70 Ton"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/tewas.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter  wp-image-10728\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/tewas.jpg\" alt=\"tewas\" width=\"708\" height=\"531\" \/><\/a><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI BARAT<\/strong> &#8211; Seorang karyawan PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBPC) Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami nasib nahas, Kamis (2\/7) lalu sekitar pukul 10.30 Wita. Karyawan bernama Abdullah (35) tewas akibat tertimpa crane, alat pengangkat yang biasa digunakan di dalam proyek konstruksi, ambruk dan menimpa dirinya. Besi panjang dengan berat sekitar 70 ton itu menghantam tubuh korban.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nAbdullah mengalami kecelakaan kerja di Kampung Sebelang, Kecamatan Muara Pahu. Petugas Polsek Muara Pahu Aiptu Joko S menyebutkan, korban tinggal di RT 2 Kampung Sebelang. Korban yang bekerja sebagai operator crane di perusahaan tambang batu bara GBPC. Hari itu, dia sedang melakukan aktivitas pembongkaran conveyor.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\n\u201cTiba-tiba crane miring ke kanan. Dalam hitungan detik, crane pun ambruk. Memang korban sempat melompat dari ruangan operator. Namun entah mengapa dia malah pindah ke arah besi crane yang ambruk,\u201d kata Joko.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nHingga pukul 15.00 Wita, jasad Abdullah belum dapat dievakuasi karena harus memindahkan besi sangat berat, sementara tak ada alat yang bisa dipakai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Puluhan pekerja yang berada di lokasi selama beberapa waktu hanya mampu berkerumun menatap ke arah tubuh korban. Mereka seakan tak percaya menyaksikan teman sekerja dan dikenal akrab, tewas dengan kondisi sangat mengenaskan. [] KP<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI BARAT &#8211; Seorang karyawan PT Gunung Bayan Pratama Coal (GBPC) Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur (Kaltim) mengalami nasib nahas, Kamis (2\/7) lalu sekitar pukul 10.30 Wita. Karyawan bernama Abdullah (35) tewas akibat tertimpa crane, alat pengangkat yang biasa digunakan di dalam proyek konstruksi, ambruk dan menimpa dirinya. Besi panjang dengan berat sekitar 70 ton &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10728,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,483],"tags":[],"class_list":["post-10727","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-barat"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10727","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10727"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10727\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10727"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10727"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10727"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}