{"id":11122,"date":"2015-07-15T14:43:08","date_gmt":"2015-07-15T06:43:08","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=11122"},"modified":"2015-07-15T14:43:08","modified_gmt":"2015-07-15T06:43:08","slug":"dana-aspirasi-belum-cair-sejumlah-proyek-terbengkalai","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dana-aspirasi-belum-cair-sejumlah-proyek-terbengkalai\/","title":{"rendered":"Dana Aspirasi Belum Cair, Sejumlah Proyek Terbengkalai"},"content":{"rendered":"<div style=\"text-align: justify;\">\n<figure id=\"attachment_11123\" aria-describedby=\"caption-attachment-11123\" style=\"width: 650px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/jalur-pasir-blengkong-rusak.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-11123\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/jalur-pasir-blengkong-rusak.jpg\" alt=\"Abdul Rauf saat berada di Pasir Blengkong, menginspeksi jalan rusak.\" width=\"650\" height=\"366\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11123\" class=\"wp-caption-text\">Abdul Rauf saat berada di Pasir Blengkong, menginspeksi jalan rusak.<\/figcaption><\/figure>\n<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><strong>PASER<\/strong> &#8211; Dana aspirasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembangunan. Lantaran dana aspirasi di daerah itu belum juga cair, maka sejumlah proyek pembangunan justru terbengkalai.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\"><\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">Hal tersebut diutarakan Abdul Rauf, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Paser, di kantornya, Senin (13\/7).Dikatakan Rauf, sedikitnya ada tiga proyek perbaikan yang dikerjakan dari anggaran dana aspirasi DPRD di daerah pemilihannya, Pasir Belengkong. \u201cJika sudah cair, harusnya rampung,\u201d ungkap Rauf sembari menunjukkan proyek pembangunan masjid di Paser Belengkong.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nMengingat masih adanya pro dan kontra terkait dana aspirasi, Rauf sedikit pesimis pencairan dana aspirasi bisa dilakukan dalam waktu dekat. Apalagi, informasi yang didapatnya dari keuangan pemerintah, dana masih kosong.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nPadahal, masyarakat Paser Belengkong sangat mengharapkan proyek bisa rampung sebelum Idulfitri. \u201cMenurut informasi sebelumnya triwulan ketiga sudah bisa cair. Namun sampai saat ini faktanya belum ada satu yang bisa terealisasi,\u201d kata mantan kepala Desa Paser Belengkong tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nIa menuturkan Paser Belengkong nanti akan dipenuhi wisatawan setelah Lebaran. Pastinya masjid itu juga akan mejadi tempat naungan warga untuk beribadah atau istirahat sejenak. Namun dengan kondisi sekarang, masyarakat sekitar yang berkunjung tentu kecewa dengan buruknya fasilitas rumah ibadah tersebut.<\/div>\n<div style=\"text-align: justify;\">\nDari pantauan, halaman masjid memang cukup memprihatinkan. Bahkan tidak layak untuk digunakan salat Idulfitri. \u201cHarapan kami semoga pemerintah segera memberikan alternatif lain agar tiga masjid di Paser belengkong ini layak digunakan saat Lebaran dan kegiatan lainnya,\u201d imbuh Rauf. [] ANT<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PASER &#8211; Dana aspirasi di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim) dinilai memiliki pengaruh besar dalam pembangunan. Lantaran dana aspirasi di daerah itu belum juga cair, maka sejumlah proyek pembangunan justru terbengkalai. Hal tersebut diutarakan Abdul Rauf, anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Dearah (DPRD) Paser, di kantornya, Senin (13\/7).Dikatakan Rauf, sedikitnya ada tiga proyek perbaikan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11123,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,477],"tags":[],"class_list":["post-11122","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-paser"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11122","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11122"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11122\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11122"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11122"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11122"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}