{"id":11234,"date":"2015-07-19T00:55:00","date_gmt":"2015-07-18T16:55:00","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=11234"},"modified":"2015-07-19T00:55:00","modified_gmt":"2015-07-18T16:55:00","slug":"sebatik-kembali-jadi-destinasi-liburan-idul-fitri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sebatik-kembali-jadi-destinasi-liburan-idul-fitri\/","title":{"rendered":"Sebatik Kembali Jadi Destinasi Liburan Idul Fitri"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_11235\" aria-describedby=\"caption-attachment-11235\" style=\"width: 521px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Pantai-Batu-Lamampu.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-11235\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/07\/Pantai-Batu-Lamampu-1024x768.jpg\" alt=\"Pantai Batu Lamampu, Pulau Sebatik\" width=\"521\" height=\"391\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-11235\" class=\"wp-caption-text\">Pantai Batu Lamampu, Pulau Sebatik salah satu destinasi wisata saat liburan Idul Fitri.<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>NUNUKAN <\/strong>&#8211; Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, hari kedua Idul Fitri selalu dimanfaatkan warga Pulau Nunukan untuk berkunjung ke Pulau Sebatik. Selain mendatangi keluarga, warga memanfaatkan kesempatan berlibur untuk mengunjungi Pantai Batu Lamampu di Pulau Sebatik, yang letaknya berhadapan dengan Tawau, Sabah, Malaysia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Buah durian yang kini sedang musim di Pulau Sebatik, ikut menjadi daya tarik warga berkunjung ke sana. \u201cSampai jam 11.00 sudah tercatat 405 orang dan 165 unit motor yang menyeberang dari Nunukan ke Binawalan. Sebaliknya dari Binalawan menuju Sungai Jepun sudah 106 orang dan 31 unit motor,\u201d ujar Ansar Musafar, Komandan Pos Dermaga Binalawan, Kecamatan Sebatik Barat pada Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nunukan, Sabtu (18\/7\/2015).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anto salah seorang warga Nunukan memilih berlibur ke Pulau Sebatik untuk mengunjungi Pantai Batu Lamampu bersama teman-temannya. Menuju ke Pulau Sebatik, mereka harus membawa kendaraan sepeda motor. \u201cDaripada carter mobil, lebih mahal. Lebih baik bawa motor sendiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rina warga lainnya mengaku, selain hendak berwisata di Pantai Batu Lamampu, dia dan temannya juga hendak berburu durian. \u201cMumpung musim durian. Bisa dapat murah kalau lagi musim,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Banyaknya warga yang memanfaatkan kesempatan berlibur ke Pulau Sebatik, membuat antrean kendaraan dan orang juga mengular dari Dermaga Penyeberangan, Sungai Jepun, Kecamatan Nunukan Selatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tak kurang, warga harus menunggu hingga tiga jam untuk bisa terangkut dengan perahu kelotok. Kebetulan hari ini, kapal motor penyeberangan tidak beroperasi. Walhasil, hanya perahu kelotok yang bisa dimanfaatkan warga untuk menyeberang ke Pulau Sebatik dan sebaliknya. \u201cSaya jam delapan pagi sudah antre. Tiga jam baru bisa berangkat,\u201d ujar Nasria, salah seorang warga. [] TBK<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>NUNUKAN &#8211; Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, hari kedua Idul Fitri selalu dimanfaatkan warga Pulau Nunukan untuk berkunjung ke Pulau Sebatik. Selain mendatangi keluarga, warga memanfaatkan kesempatan berlibur untuk mengunjungi Pantai Batu Lamampu di Pulau Sebatik, yang letaknya berhadapan dengan Tawau, Sabah, Malaysia. Buah durian yang kini sedang musim di Pulau Sebatik, ikut menjadi daya tarik &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11235,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2248],"tags":[],"class_list":["post-11234","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kabupaten-nunukan-provinsi-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11234","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11234"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11234\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11234"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11234"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11234"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}