{"id":112442,"date":"2025-06-19T11:27:17","date_gmt":"2025-06-19T03:27:17","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=112442"},"modified":"2025-06-19T11:27:17","modified_gmt":"2025-06-19T03:27:17","slug":"pemprov-kalteng-dorong-generasi-muda-ciptakan-lapangan-kerja","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/pemprov-kalteng-dorong-generasi-muda-ciptakan-lapangan-kerja\/","title":{"rendered":"Pemprov Kalteng Dorong Generasi Muda Ciptakan Lapangan Kerja"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"239\" data-end=\"565\"><strong>PALANGKA RAYA <\/strong>&#8211; Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus berupaya mengatasi persoalan pengangguran, khususnya di kalangan lulusan SMA\/sederajat hingga sarjana. Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menegaskan bahwa berbagai langkah telah disiapkan untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda di daerah ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"567\" data-end=\"945\">Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan adalah <em data-start=\"624\" data-end=\"646\">Millenial Job Center<\/em>, sebuah inisiatif yang bertujuan memberikan akses informasi dan membuka peluang kerja bagi lulusan sekolah maupun perguruan tinggi. Melalui program ini, para pencari kerja akan lebih mudah mengetahui lowongan pekerjaan yang sesuai dengan tingkat pendidikan mereka, mulai dari lulusan SMA hingga S1. \u201cPemerintah ingin memastikan anak-anak yang lulus tidak menganggur, sehingga perlu disiapkan sarana supaya mereka bisa memiliki peluang kerja, bahkan masuk dalam dunia kerja,\u201d ujar Edy Pratowo, Rabu (18\/06\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1160\" data-end=\"1467\">Selain menyiapkan akses informasi, Pemprov Kalteng juga tengah mendorong peningkatan investasi di sektor industri dan pariwisata. Menurut Edy, pengembangan sektor-sektor tersebut diharapkan mampu memberikan <em data-start=\"1367\" data-end=\"1386\">multiplier effect<\/em> terhadap perekonomian daerah, sekaligus menciptakan lebih banyak lapangan kerja. \u201cMengatasi pengangguran itu tidak hanya membuat mereka bisa bekerja, tapi bagaimana lulusan-lulusan ini menciptakan lapangan pekerjaan. Karena itulah pembangunan investasi industri sekarang ini dipacu agar ke depannya memberi dampak membangun,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1725\" data-end=\"2058\">Edy juga mengungkapkan, langkah-langkah strategis ini dirancang untuk menghadapi lonjakan jumlah lulusan perguruan tinggi yang diperkirakan akan terus meningkat. Hal ini sejalan dengan program <em data-start=\"1918\" data-end=\"1937\">Kartu Huma Betang<\/em>, salah satu inisiatif pemerintah yang mendorong pencapaian target <em data-start=\"2004\" data-end=\"2036\">satu rumah tangga satu sarjana<\/em> di Kalimantan Tengah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2060\" data-end=\"2227\">Sebagai program prioritas, inisiatif penciptaan lapangan kerja ini akan terus dikawal agar pelaksanaannya berjalan efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. \u201cPemerintah tidak sebatas memikirkan pemuda pemudi Kalteng bisa sekolah, tapi pemerintah juga memastikan setelah lulusnya mereka ke mana. Yang pasti kesempatan-kesempatan kerja akan dibuka,\u201d pungkas Edy Pratowo. []\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2060\" data-end=\"2227\">Admin 02<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PALANGKA RAYA &#8211; Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus berupaya mengatasi persoalan pengangguran, khususnya di kalangan lulusan SMA\/sederajat hingga sarjana. Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, menegaskan bahwa berbagai langkah telah disiapkan untuk membuka lebih banyak peluang kerja bagi generasi muda di daerah ini. Salah satu program unggulan yang tengah disiapkan adalah Millenial Job Center, &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":71,"featured_media":112446,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2264],"tags":[],"class_list":["post-112442","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kota-palangkaraya-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112442","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/71"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112442"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112442\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112450,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112442\/revisions\/112450"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112446"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112442"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112442"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112442"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}