{"id":112886,"date":"2025-06-20T09:02:09","date_gmt":"2025-06-20T01:02:09","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=112886"},"modified":"2025-06-20T09:02:09","modified_gmt":"2025-06-20T01:02:09","slug":"bnnp-kaltara-bentuk-satgas-laut-antinarkoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/bnnp-kaltara-bentuk-satgas-laut-antinarkoba\/","title":{"rendered":"BNNP Kaltara Bentuk Satgas Laut Antinarkoba"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN <\/strong>\u2013 Maraknya upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara untuk memperkuat sinergi antarlembaga melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemberantasan narkoba dengan memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan yang dianggap rawan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Tatar Nugroho, menyampaikan bahwa pelabuhan resmi seperti Pelabuhan Malundung di Tarakan menjadi titik fokus pengamanan karena potensinya dimanfaatkan sebagai pintu masuk narkotika dari luar negeri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cBagaimana mencegah dan memberantas peredaran gelap narkotika di pelabuhan. Kita akan bentuk Satgas Terpadu, dan lakukan penguatan sistem keamanan,\u201d ujarnya usai menghadiri rapat koordinasi lintas instansi beberapa waktu lalu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Rapat tersebut melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk Pelindo, Pelni, KSOP, Dinas Perhubungan Kota dan Provinsi, Ditpolairud Polda Kaltara, Lantamal XIII Tarakan, Bea Cukai, dan PSDKP Tarakan. Dalam pertemuan itu, para pihak menyamakan persepsi dan menyusun konsep pengamanan pelabuhan yang lebih terintegrasi dan efektif.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKita bahas kenapa narkoba masih bisa lolos. Dari situ muncul rekomendasi pembentukan Tim Terpadu untuk pengawasan di pelabuhan,\u201d beber Brigjen Tatar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain personel, dukungan alat deteksi juga diperkuat. Menurut Tatar, pihak Pelindo telah menyatakan komitmen untuk menambah dua unit mesin X-ray guna meningkatkan kemampuan deteksi di Pelabuhan Malundung.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, BNNP juga telah memetakan pelabuhan rawan, termasuk jalur tikus atau pelabuhan ilegal yang selama ini menjadi celah bagi pelaku kejahatan narkotika. &#8220;Jalur laut ini terbagi dua, ada yang legal dan ilegal. Untuk jalur tikus, intelijen kita sudah mapping dan kita perkuat juga di titik-titik rawan itu,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Langkah-langkah strategis ini diharapkan dapat menekan peredaran narkoba di Kaltara, sekaligus menjadi model kolaboratif dalam penanggulangan kejahatan lintas batas di wilayah perairan. [] Adm04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN \u2013 Maraknya upaya penyelundupan narkotika melalui jalur laut di wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) mendorong Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltara untuk memperkuat sinergi antarlembaga melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Terpadu. Langkah ini menjadi bagian dari strategi besar pemberantasan narkoba dengan memperketat pengawasan di kawasan pelabuhan yang dianggap rawan. Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol Tatar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":112888,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[10044],"class_list":["post-112886","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara","tag-bnnp-kaltara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112886","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112886"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112886\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112889,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112886\/revisions\/112889"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112888"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112886"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112886"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112886"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}