{"id":112909,"date":"2025-06-20T09:32:14","date_gmt":"2025-06-20T01:32:14","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=112909"},"modified":"2025-06-20T09:32:14","modified_gmt":"2025-06-20T01:32:14","slug":"umkm-kalbar-dibekali-literasi-keuangan-dan-pasar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/umkm-kalbar-dibekali-literasi-keuangan-dan-pasar\/","title":{"rendered":"UMKM Kalbar Dibekali Literasi Keuangan dan Pasar"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK <\/strong>\u2013 Pemerintah pusat terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Salah satu langkah konkretnya adalah menyiapkan plafon KUR sebesar Rp300 triliun untuk tahun 2025, yang disalurkan melalui 40 bank di seluruh Indonesia, termasuk 14 bank yang beroperasi di wilayah Kalimantan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menteri UMKM, Maman Abdurrahman, dalam kunjungan kerjanya ke Kalimantan Barat menegaskan pentingnya meninjau langsung penyaluran KUR di daerah agar dapat menjawab kebutuhan pelaku UMKM secara lebih tepat sasaran.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cTotal plafon KUR 2025 mencapai Rp300 triliun. Ini adalah angka yang sangat besar. Kami perlu meninjau langsung proses penyalurannya di daerah-daerah agar bisa lebih optimal,\u201d ujarnya dalam forum koordinasi lintas instansi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Maman menyebut forum ini menjadi langkah awal di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membedah hambatan riil di lapangan. \u201cTujuan utamanya adalah agar kami bisa memahami kendala di daerah dan segera mencari solusinya. Dengan begitu, penyaluran KUR bisa lebih cepat, tepat, dan sesuai kebutuhan masyarakat,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kalbar, Junaidi, mengapresiasi perhatian pemerintah pusat dan mengajak masyarakat untuk memandang UMKM sebagai kekuatan strategis, bukan sekadar sektor pelengkap.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cOleh karena itu, pemerintah tidak lagi menyebut mereka \u2018pelaku\u2019 UMKM, tapi menyebutnya sebagai \u2018pejuang\u2019 atau \u2018pengusaha\u2019 UMKM,\u201d ujarnya, seraya mencontohkan tokoh-tokoh besar yang memulai usaha dari nol, seperti Chairul Tanjung hingga Mochtar Riady.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melalui lokakarya literasi keuangan dan inovasi produk yang digelar di Pontianak, puluhan pelaku UMKM dari berbagai kabupaten\/kota diberi materi untuk meningkatkan daya saing, kreativitas, dan profesionalisme dalam mengelola usaha.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pimpinan PT Jamkrindo Cabang Pontianak, Prita Widy Wardani, mengungkapkan bahwa UMKM menyumbang lebih dari 60 persen PDB dan menyerap hampir 97 persen tenaga kerja di Indonesia. \u201cSemoga kegiatan ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi UMKM Kalbar agar lebih kuat, mandiri, dan berdaya saing tinggi,\u201d tutupnya. [] Adm04<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK \u2013 Pemerintah pusat terus mendorong penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui perluasan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) serta penguatan kapasitas pelaku usaha. Salah satu langkah konkretnya adalah menyiapkan plafon KUR sebesar Rp300 triliun untuk tahun 2025, yang disalurkan melalui 40 bank di seluruh Indonesia, termasuk 14 bank yang beroperasi di wilayah &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":70,"featured_media":112910,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[10049],"class_list":["post-112909","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-umkm-kalbar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112909","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/70"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=112909"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112909\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":112911,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/112909\/revisions\/112911"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/112910"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=112909"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=112909"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=112909"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}