{"id":113842,"date":"2025-06-23T15:37:16","date_gmt":"2025-06-23T07:37:16","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=113842"},"modified":"2025-08-13T16:03:55","modified_gmt":"2025-08-13T08:03:55","slug":"dispora-kaltim-dorong-atlet-panahan-tak-cepat-puas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dispora-kaltim-dorong-atlet-panahan-tak-cepat-puas\/","title":{"rendered":"Dispora Kaltim Dorong Atlet Panahan Tak Cepat Puas"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA &#8211; <\/strong>Peningkatan prestasi olahraga tidak hanya soal teknik dan fisik, namun juga bagaimana membentuk karakter atlet yang tangguh dan tidak cepat puas. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), Rasman Rading, menekankan pentingnya membangun karakter juara sejak dini, terutama dalam cabang panahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"663\" data-end=\"1035\">\u201cSaya berharap agar ke depan atlet-atlet yang ada saat ini selalu berlatih dengan keras, melatih fisiknya, latih mentalnya, dan juga latihan simulasi pertandingan,\u201d ujar Rasman Rading saat ditemui di GOR Kadrie Oening, Samarinda, Minggu 22\/06\/2025 sore. Dorongan tersebut disampaikan dalam acara penutupan kejuaraan provinsi yang berlangsung sejak beberapa hari sebelumnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1037\" data-end=\"1502\">Pembinaan mental dan karakter seorang atlet, menurut Rasman, akan menjadi fondasi saat mereka bersaing di level yang lebih tinggi. \u201cJangan pernah menyerah, jangan pernah sok, soan, bahwa saya juara di provinsi, ini hanya langkah awal saja dalam meraih sebuah prestasi,\u201d tegasnya. Ia menekankan bahwa banyak atlet cepat merasa puas setelah meraih prestasi lokal dan berhenti berlatih dengan intens. Pemikiran demikian harus segera diubah agar atlet terus berkembang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1504\" data-end=\"1830\">Pernyataan Rasman yang cukup gamblang mengingatkan bahwa pencapaian juara provinsi sejatinya bukan tujuan akhir. \u201cIni langkah kecil untuk meraih yang jauh lebih besar,\u201d ucapnya. Baginya, tantangan sesungguhnya akan muncul saat atlet berlaga di tingkat nasional dan internasional, di mana tekanan dan persaingan semakin intens.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1832\" data-end=\"2296\">Selain mental, Rasman juga menyoroti elemen teknis seperti kekuatan fisik dan simulasi pertandingan. Aspek ini menjadi panduan agar atlet tidak hanya mengandalkan bakat, tapi juga strategi dan pemahaman kondisi kompetisi nyata. \u201cJangan berpuas diri dengan apa yang sudah dia dapatkan hari ini, tantangannya semakin hari semakin tinggi, kompetisinya di tingkat nasional dan internasional,\u201d ungkapnya, kembali memberi peringatan agar semangat latihan tetap tersulut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2298\" data-end=\"2677\">Panahan menjadi cabang favorit karena menawarkan berbagai nomor pertandingan dan peluang prestasi yang besar. Menurut Rasman, hal tersebut meningkatkan persaingan antardaerah. \u201cKarena banyak nomor tandingnya, banyak yang diperebutkan, tapi semakin banyak juga peminatnya,\u201d kata dia. Situasi ini menuntut provinsi untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet di setiap aspek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2679\" data-end=\"3085\">Dukungan lingkungan juga diakui berperan penting dalam keberlangsungan latihan dan pengembangan atlet. Rasman menyebut bahwa di Kalimantan Timur, peran orang tua menjadi tulang punggung utama. \u201cDidukung oleh semua pihak, namun berbeda dengan di Jawa Timur didukung oleh korporasi-korporasi kayak Djarum,\u201d ungkapnya. Orang tua dan sekolah menjadi sumber pendukung utama dalam proses panjang menuju prestasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3087\" data-end=\"3360\">Melalui pendekatan holistik menggabungkan fisik, mental, teknis, serta dukungan keluarga Dispora Kaltim berharap dapat melahirkan atlet panahan berkarakter juara, bukan sekadar juara satu kali, namun mampu bersaing berkelanjutan di kancah nasional bahkan internasional. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Peningkatan prestasi olahraga tidak hanya soal teknik dan fisik, namun juga bagaimana membentuk karakter atlet yang tangguh dan tidak cepat puas. Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim), Rasman Rading, menekankan pentingnya membangun karakter juara sejak dini, terutama dalam cabang panahan. \u201cSaya berharap agar ke depan atlet-atlet &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":113843,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598,9489,11113],"class_list":["post-113842","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim","tag-panahan","tag-rasman-rading"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113842","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113842"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":128792,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113842\/revisions\/128792"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113843"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}