{"id":113953,"date":"2025-06-23T12:06:29","date_gmt":"2025-06-23T04:06:29","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=113953"},"modified":"2025-06-23T12:06:29","modified_gmt":"2025-06-23T04:06:29","slug":"warga-tarakan-keluhkan-pemadaman-gas-alam-seharian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/warga-tarakan-keluhkan-pemadaman-gas-alam-seharian\/","title":{"rendered":"Warga Tarakan Keluhkan Pemadaman Gas Alam Seharian"},"content":{"rendered":"<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\"><strong>TARAKAN &#8211;<\/strong> Warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menghadapi kendala aktivitas rumah tangga akibat pemadaman aliran gas alam yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada Senin (23\/6\/2025) pukul 08.30-16.30 WITA. Pemadaman yang semula dijadwalkan Minggu (22\/6) kemudian diundur ini menimbulkan keresahan di kalangan pengguna kompor gas alam.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Dwi (31), ibu rumah tangga di Kelurahan Kampung Empat, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi. &#8220;Kompor gas di rumah sudah di-setting menjadi kompor gas alam, jadi kalau pun ada tabung gas dijual, kompornya tidak bisa digunakan,&#8221; ujarnya. Ia berharap pemadaman tidak terulang dan ada perbaikan layanan ke depan.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Area Head Kalimantan PT PGN Tbk, Dedy Tulus Pambudi, menjelaskan penyebab pemadaman. &#8220;Kondisi jaringan infrastruktur pipa transmisi milik Medco yang menghubungkan ke metering regulating station kami mengalami masalah,&#8221; jelas Dedy saat dikonfirmasi. Menurutnya, kebocoran sering terjadi akibat korosi pada pipa hulu yang sudah berusia tua.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Pemadaman ini bukan kali pertama terjadi. Beberapa minggu sebelumnya, warga Tarakan juga mengalami gangguan serupa dengan penyebab yang sama. Dedy menyatakan pihaknya tidak dapat menjamin perbaikan akan selesai tepat waktu. &#8220;Jika peralatan siap dan cuaca mendukung, seharusnya bisa diselesaikan dalam 8 jam,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">PGN telah menerima rencana perbaikan dari Medco E&amp;P yang mencakup pemindahan metering regulating station ke lokasi lebih dekat dengan pipa hulu. &#8220;Jarak pipa hulu ke MRS yang semula 3 kilometer akan dipersingkat menjadi 800 meter,&#8221; papar Dedy. Proyek ini ditargetkan selesai pada minggu keempat Juli 2025.<\/p>\n<p class=\"ds-markdown-paragraph\" style=\"text-align: justify;\">Mengenai kompensasi, Dedy menegaskan PGN tidak dapat memberikan ganti rugi. &#8220;Kejadian ini termasuk force majeure karena di luar kendali kami,&#8221; pungkasnya. Situasi ini memperlihatkan kerentanan sistem energi di Tarakan yang bergantung pada infrastruktur gas berusia tua, sementara warga tidak memiliki alternatif memadai saat terjadi pemadaman. []\n<p>Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>TARAKAN &#8211; Warga Kota Tarakan, Kalimantan Utara, menghadapi kendala aktivitas rumah tangga akibat pemadaman aliran gas alam yang dilakukan PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada Senin (23\/6\/2025) pukul 08.30-16.30 WITA. Pemadaman yang semula dijadwalkan Minggu (22\/6) kemudian diundur ini menimbulkan keresahan di kalangan pengguna kompor gas alam. Dwi (31), ibu rumah tangga di Kelurahan Kampung &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":113954,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[27,2257],"tags":[],"class_list":["post-113953","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-utara-kaltara","category-kota-tarakan-kalimantan-utara"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113953","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=113953"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113953\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":113955,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/113953\/revisions\/113955"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/113954"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=113953"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=113953"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=113953"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}