{"id":115301,"date":"2025-06-27T08:57:13","date_gmt":"2025-06-27T00:57:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=115301"},"modified":"2025-08-15T11:55:57","modified_gmt":"2025-08-15T03:55:57","slug":"dispora-kaltim-percepat-penilaian-gedung-asrama-atlet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dispora-kaltim-percepat-penilaian-gedung-asrama-atlet\/","title":{"rendered":"Dispora Kaltim Percepat Penilaian Gedung Asrama Atlet"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"211\" data-end=\"606\"><strong data-start=\"211\" data-end=\"226\">SAMARINDA \u2013<\/strong> Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempercepat proses penilaian kelayakan gedung yang direncanakan menjadi asrama atlet. Percepatan ini dilakukan karena kebutuhan fasilitas tersebut dinilai sangat mendesak untuk mendukung pembinaan dan persiapan atlet di daerah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"608\" data-end=\"925\">Menurut Junaidi, rencana percepatan itu muncul setelah melihat urgensi penyediaan tempat tinggal yang layak bagi para atlet, terutama mereka yang mengikuti pemusatan latihan dalam jangka waktu panjang. Meski demikian, ia menegaskan bahwa langkah cepat tersebut tidak berarti mengabaikan prosedur resmi yang berlaku.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"927\" data-end=\"1127\">\u201cSebenarnya kita butuh waktu tapi karena kebutuhan ini kita, kita akan sesuaikan, kita akan proses cepatnya,\u201d ujarnya saat ditemui di Gedung Kadrie Oening Tower, Samarinda, Kamis siang (26\/06\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1129\" data-end=\"1449\">Ia menjelaskan, tahapan yang harus dilalui sebelum gedung digunakan sebagai asrama meliputi pemeriksaan teknis dan administrasi, salah satunya menunggu terbitnya Surat Laik Operasi (SLO). Dokumen ini, kata Junaidi, merupakan bukti resmi bahwa bangunan telah memenuhi standar keamanan, kenyamanan, dan kelayakan fungsi. \u201cLalu langkah selanjutnya saya berharap ini sampai dengan keluar SLO-nya, surat layak operasi,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1560\" data-end=\"1865\">Junaidi menambahkan, tanpa SLO, penggunaan bangunan untuk kegiatan menginap sangat berisiko, baik bagi penghuni maupun pihak pengelola. Risiko tersebut dapat berupa gangguan keamanan, kecelakaan akibat struktur yang belum teruji, hingga potensi masalah hukum karena melanggar aturan penggunaan bangunan. \u201cIni penting sekali, karena begitu surat layak operasi itu sudah dikeluarkan artinya dinyatakan bisa digunakan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1992\" data-end=\"2128\">Ia mengingatkan bahwa risiko bisa semakin besar jika gedung digunakan tanpa prosedur yang benar, terutama saat dipakai untuk menginap. \u201cKarena resiko yang ke belakangnya ini justru lebih besar apabila ada orang menginap,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2229\" data-end=\"2376\">Junaidi pun bersyukur karena hingga saat ini gedung tersebut belum pernah digunakan untuk aktivitas inap sehingga potensi bahaya dapat dihindari. \u201cKalau kemarin tidak ada orang menginap nih ya, syukur alhamdulillahnya seperti itu,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2477\" data-end=\"2609\">Mengingat pentingnya menjaga keselamatan para atlet, pihaknya memastikan bahwa semua tahapan akan mengikuti regulasi yang berlaku. \u201cKalau ada orang menginap, ini maka resikonya akan semakin besar seperti itu,\u201d ungkapnya. \u201cJadi kita menjaga kemungkinan-kemungkinannya dengan sesuai dengan prosedur,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2793\" data-end=\"3191\">Dengan langkah tersebut, Junaidi berharap fasilitas asrama atlet yang akan difungsikan nantinya benar-benar siap digunakan, aman secara struktur, dan nyaman untuk menunjang pembinaan olahraga di Kalimantan Timur. Menurutnya, kepatuhan terhadap prosedur dan kelengkapan dokumen seperti SLO bukan sekadar formalitas, tetapi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam melindungi keselamatan penggunanya.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur, Junaidi, menyampaikan bahwa pihaknya sedang mempercepat proses penilaian kelayakan gedung yang direncanakan menjadi asrama atlet. Percepatan ini dilakukan karena kebutuhan fasilitas tersebut dinilai sangat mendesak untuk mendukung pembinaan dan persiapan atlet di daerah. Menurut Junaidi, rencana percepatan itu muncul &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":129015,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[10265],"class_list":["post-115301","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-slo"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115301","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=115301"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115301\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":129014,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/115301\/revisions\/129014"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/129015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=115301"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=115301"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=115301"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}