{"id":116160,"date":"2025-06-28T16:02:13","date_gmt":"2025-06-28T08:02:13","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=116160"},"modified":"2025-06-28T16:02:13","modified_gmt":"2025-06-28T08:02:13","slug":"terbukti-palsukan-ijazah-kades-baampah-dipenjara-1-tahun-4-bulan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/terbukti-palsukan-ijazah-kades-baampah-dipenjara-1-tahun-4-bulan\/","title":{"rendered":"Terbukti Palsukan Ijazah, Kades Baampah Dipenjara 1 Tahun 4 Bulan"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-92\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"68d1bb05-14fc-4982-82a1-27d16b47f599\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"301\" data-end=\"687\"><strong>KOTAWARINGIN TIMUR &#8211;<\/strong> Putusan pengadilan terhadap Abdul Farmansyah, Kepala Desa Baampah yang dinyatakan bersalah dalam kasus pemalsuan ijazah, disambut lega oleh Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harati, Deny Hidayat. Vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa berupa satu tahun empat bulan penjara dianggap sebagai bentuk keadilan bagi lembaga pendidikan yang sempat terseret dalam perkara tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"689\" data-end=\"1130\">Deny menegaskan bahwa sejak awal pihaknya merasa dirugikan atas dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan oleh Abdul Farmansyah, terutama karena lembaga yang dipimpinnya secara tidak langsung turut disebut dalam proses hukum yang berlangsung. Ia menyatakan bahwa ijazah yang digunakan oleh terdakwa dalam pemilihan kepala desa pada tahun 2023 tidak hanya palsu, tetapi juga menggunakan identitas peserta didik resmi yang tercatat di lembaganya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1132\" data-end=\"1361\">\u201dAkhirnya kasus ini selesai dan telah terbukti bersalah, kami sejak awal sudah menyatakan bahwa ijazah yang digunakan Kades Baampah saat pilkades itu palsu dan sejak dari awal kami tidak terlibat dengan pembuatannya,\u201d tegas Deny.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1363\" data-end=\"1792\">Ia berharap kasus serupa tidak kembali terulang di masa mendatang, mengingat dampaknya bukan hanya mencederai proses demokrasi di tingkat desa, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap lembaga pendidikan nonformal seperti PKBM. Menurutnya, penggunaan dokumen palsu untuk memenuhi syarat pencalonan kepala desa adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan berpotensi menurunkan kualitas integritas kepemimpinan di desa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1794\" data-end=\"1940\">\u201dKami berharap kasus seperti ini tidak terjadi lagi, karena sangat merugikan bagi lembaga kami dan merusak citra pendidikan kesetaraan,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1942\" data-end=\"2354\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Putusan pengadilan terhadap Abdul Farmansyah menjadi penegasan bahwa setiap bentuk pelanggaran hukum, termasuk pemalsuan dokumen resmi seperti ijazah, tetap harus diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hal ini juga diharapkan menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak lagi mencoba menempuh jalan pintas demi ambisi pribadi, terutama dengan cara yang melanggar hukum dan merugikan institusi pendidikan. []\n<p data-start=\"1942\" data-end=\"2354\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KOTAWARINGIN TIMUR &#8211; Putusan pengadilan terhadap Abdul Farmansyah, Kepala Desa Baampah yang dinyatakan bersalah dalam kasus pemalsuan ijazah, disambut lega oleh Ketua Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Harati, Deny Hidayat. Vonis yang dijatuhkan kepada terdakwa berupa satu tahun empat bulan penjara dianggap sebagai bentuk keadilan bagi lembaga pendidikan yang sempat terseret dalam perkara tersebut. Deny &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":116161,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2259,2266],"tags":[],"class_list":["post-116160","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-tengah","category-kabupaten-kotawaringin-timur-provinsi-kalimantan-tengah"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116160","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=116160"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116160\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":116162,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/116160\/revisions\/116162"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/116161"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=116160"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=116160"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=116160"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}