{"id":11703,"date":"2015-08-13T20:48:46","date_gmt":"2015-08-13T12:48:46","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=11703"},"modified":"2015-08-13T20:48:46","modified_gmt":"2015-08-13T12:48:46","slug":"untuk-menangkan-pilkada-golkar-harus-bersatu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/untuk-menangkan-pilkada-golkar-harus-bersatu\/","title":{"rendered":"Untuk Menangkan Pilkada, Golkar Harus Bersatu"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/DSC_0408.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"  wp-image-11704 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/08\/DSC_0408-300x200.jpg\" alt=\"DSC_0408\" width=\"490\" height=\"326\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\"><strong>BALIKPAPAN<\/strong> \u2013 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 269 daerah, baik provinsi maupun kabupaten\/kota pada 9 Desember 2015 mendatang membuat Agung Laksono selaku Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar mengajak semua kader partai berlambang Pohon Beringin itu untuk melakukan rekonsiliasi. Karena memenangkan Pilkada merupakan amanat dari visi dan misi Partai.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Tantangan terberat yang dihadapi Partai Golkar dalam meraih kemenangan dalam Pilkada serentak pertama ini, menurut Agung berasal dari internal partainya sendiri.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">\u201cPertama adalah di internal itu supaya bisa bersatu. Itu modal utama, dengan kami ini bersatu, kami bisa mengkapitalisasi apa saja yang ada. Kapitalisasi program-program yang ada, tapi kalau kita bercerai berai maka sulit,\u201d ungkap Agung, Selasa (11\/8\/2015) di Balikpapan.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Agung berharap, semoga resesi kepengurusan yang terjadi pada tingkat elit Partai Golkar di atas tidak berimbas ke bawah.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">\u201cKarena itu saya mengatakan jangan ada dusta di antara kita. Kita satu, kalau sudah putus A, maka A. Dan jangan lagi lihat, ini kader ARB ini kader AL. Kita kader Golkar,\u201d tegasnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Diungkapkan Agung, dari 269 daerah yang akan menghadapi Pilkada, sudah ada 225 daerah Partai Golkar mengusung bakal calon kepala daerah dan itu merupakan hasil rekonsiliasi dari kepengurusan ARB dan AL. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Dari angka itu, sejak hari pertama dibuka pendaftaran tanpa ada pembicaraan sebelumnya, sudah ada 130 kesamaan kandidat yang akan diusung oleh kedua kubu. Meski juga tidak ditampiknya kalau ada perbedaan di beberapa daerah. Namun semua perbedaan itu bisa diselesaikan, tutur Agung.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Saat disinggung mengenai majunya Rita Widyasari sebagai bakal calon Bupati Kutai Kartanegara melalui jalur perseorangan, sementara dia adalah Ketua Partai Golkar Kutai Kartanegara. <\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Dengan suara pelan, tersirat Agung menyayangkan calon petahana ini yang maju lewat perseorangan, tidak menggunakan Partai Golkar yang telah dibesarkannya sendiri sebagai perahu pengusung.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">\u201cSaya tidak tahu kenapa triknya seperti itu. Kenapa sih nggak mau menggunakan kendaraan yang dibinanya sendiri,\u201d jelas Agung dengan nada tanya.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">Karena itu, belajar dari kasus ini, Agung menganjurkan jika ketua Partai Golkar mau maju di setiap daerah sebagai calon kepala daerah agar didukung, apa lagi kalau elektabilitasnya bagus.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify; line-height: 16.45pt; background: white; vertical-align: baseline; margin: 0cm 0cm 9.6pt 0cm;\"><span style=\"color: #333333;\">\u201cJadi sama-sama baiklah, sama-sama meraih kemenangan. Baik kelembagaannya maupun individunya,\u201d jelasnya. [] Irwanto Sianturi<br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BALIKPAPAN \u2013 Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 269 daerah, baik provinsi maupun kabupaten\/kota pada 9 Desember 2015 mendatang membuat Agung Laksono selaku Ketua Umum (Ketum) DPP Partai Golkar mengajak semua kader partai berlambang Pohon Beringin itu untuk melakukan rekonsiliasi. Karena memenangkan Pilkada merupakan amanat dari visi dan misi Partai. Tantangan terberat yang dihadapi Partai &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11704,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[467,26],"tags":[],"class_list":["post-11703","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-balikpapan","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11703","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11703"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11703\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11703"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11703"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11703"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}