{"id":117631,"date":"2025-07-02T14:37:31","date_gmt":"2025-07-02T06:37:31","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=117631"},"modified":"2025-08-09T10:39:23","modified_gmt":"2025-08-09T02:39:23","slug":"dispora-kaltim-urutan-dua-terbawah-dalam-realisasi-anggaran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dispora-kaltim-urutan-dua-terbawah-dalam-realisasi-anggaran\/","title":{"rendered":"Dispora Kaltim Urutan Dua Terbawah dalam Realisasi Anggaran"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-90\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"7e9fb02f-aca0-4862-915f-0dcc080abb21\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"382\" data-end=\"737\"><strong>SAMARINDA \u2014<\/strong> Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Hari Kusuma, mengingatkan seluruh jajarannya mengenai pentingnya percepatan realisasi anggaran, mengingat tahun anggaran 2025 telah memasuki triwulan ketiga. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Gedung Kadrie Oening Tower, Samarinda, Kamis (01\/07\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"739\" data-end=\"952\">\u201cKita itu sudah mulai masuk triwulan tiga, jadi ini Juli; Januari, Februari, Maret itu triwulan satu, April, Mei, Juni itu triwulan dua, dan Juli kita sudah masuk triwulan tiga,\u201d ujar Agus di hadapan peserta apel.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"954\" data-end=\"1338\">Ia mengungkapkan bahwa realisasi anggaran Dispora Kaltim hingga awal Juli 2025 baru mencapai 8,8 persen dari total pagu anggaran. Agus menyebut capaian ini menunjukkan adanya kemajuan dari sebelumnya, meskipun peningkatannya belum signifikan. \u201cAnggaran kita itu masih 8,8%, Alhamdulillah ada peningkatan, yang tadinya 2% ditambah 6% jadi 8,8%, Alhamdulillah ada peningkatan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1340\" data-end=\"1758\">Namun, menurut Agus, jika dibandingkan dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, posisi Dispora masih tergolong rendah. Ia menyebut Dispora saat ini berada di urutan kedua terbawah dalam daftar OPD dengan serapan anggaran terendah. \u201cTidak terlalu jauh dari yang samar-samar merah, kita itu ada 20 OPD merah, kita itu berada di nomor dua paling bawah,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1760\" data-end=\"1958\">Ia juga menyoroti kondisi sebelumnya ketika hampir seluruh anggaran yang terserap hanya berasal dari belanja gaji pegawai. \u201cKemarin itu 2,2 itu berarti duit yang keluar itu gaji kita saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1960\" data-end=\"2394\">Dalam arahannya, Agus menekankan bahwa rendahnya serapan anggaran tidak bisa dibebankan hanya kepada satu pihak. Ia mengingatkan bahwa tanggung jawab ini harus diemban oleh seluruh elemen di lingkungan Dispora. \u201cIni bukan menjadi tanggung jawab saya, bukan menjadi tanggung jawab bidang, bukan menjadi tanggung jawab KPA PPTK, bukan tanggung jawab pengimputan, bukan tanggung jawab program, tapi tanggung jawab Anda semua,\u201d tandasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2396\" data-end=\"2620\">Agus turut membandingkan capaian Dispora dengan OPD lain yang sudah mencatatkan realisasi di atas 30 persen. \u201cKenapa jadi kita sedikit itu, 8,8% sedangkan OPD lain itu sudah ada yang mencapai 40, paling tinggi 35%,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2622\" data-end=\"2840\">Ia mengungkapkan bahwa sejumlah OPD bahkan telah berhasil menembus angka 35 persen dalam realisasi anggaran mereka, sedangkan Dispora masih tertinggal jauh. \u201cDimulai sana 35% set, sampai ke bawah, Dispora 8,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2842\" data-end=\"3109\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Meski demikian, Agus tetap menyampaikan optimisme bahwa capaian tersebut akan meningkat dalam waktu dekat, seiring dengan pelaksanaan sejumlah agenda yang telah direncanakan. \u201cMudah-mudahan minggu depan naik, karena ada hal-hal yang perlu diselesaikan,\u201d pungkasnya.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2842\" data-end=\"3109\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Nursiah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2014 Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim), Agus Hari Kusuma, mengingatkan seluruh jajarannya mengenai pentingnya percepatan realisasi anggaran, mengingat tahun anggaran 2025 telah memasuki triwulan ketiga. Hal tersebut ia sampaikan saat memimpin apel pagi di Halaman Gedung Kadrie Oening Tower, Samarinda, Kamis (01\/07\/2025). \u201cKita itu sudah mulai masuk triwulan tiga, jadi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":117632,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598],"class_list":["post-117631","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117631","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=117631"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117631\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":117818,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/117631\/revisions\/117818"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/117632"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=117631"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=117631"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=117631"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}