{"id":119694,"date":"2025-07-06T09:12:24","date_gmt":"2025-07-06T01:12:24","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=119694"},"modified":"2025-07-06T09:12:24","modified_gmt":"2025-07-06T01:12:24","slug":"kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/","title":{"rendered":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"297\" data-end=\"626\"><strong>SANGGAU &#8211;<\/strong> Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"628\" data-end=\"913\">Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan masyarakat yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Penularan virus rabies melalui gigitan hewan seperti anjing, kucing, dan kera dapat berdampak fatal apabila tidak segera ditangani.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"915\" data-end=\"1097\">&#8220;Dari 1.137 kasus, lima orang meninggal dunia,&#8221; kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Sanggau, Ambius Anton, pada Jumat (5\/7\/2025) siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1099\" data-end=\"1347\">Anton menyebutkan bahwa pihaknya telah berupaya maksimal dalam melakukan vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR) sebagai langkah pencegahan. Namun, keterbatasan jumlah vaksin menjadi hambatan utama dalam program pengendalian rabies tahun ini.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1349\" data-end=\"1449\">&#8220;Disbunnak Kabupaten Sanggau hanya memiliki 2.600 dosis vaksin untuk hewan penular rabies,&#8221; katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1451\" data-end=\"1825\">Apabila dibandingkan dengan data populasi HPR yang tercatat pada tahun 2024, yakni sebanyak 53.488 ekor di 15 kecamatan, maka jumlah dosis yang tersedia sangat jauh dari kebutuhan ideal. Menurut perhitungan para ahli kesehatan hewan, untuk mengendalikan penyebaran rabies secara efektif, setidaknya 70 persen dari total populasi HPR harus mendapatkan vaksinasi setiap tahun.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1827\" data-end=\"1920\">&#8220;Karena saat ini vaksin kita sudah habis. Jadi kita belum melakukan vaksin lagi,&#8221; pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1922\" data-end=\"2329\">Kondisi ini menandakan bahwa Kabupaten Sanggau masih sangat rentan terhadap penyebaran virus rabies, khususnya di wilayah-wilayah yang memiliki populasi hewan peliharaan tinggi dan akses pelayanan kesehatan terbatas. Pemerintah daerah diharapkan dapat segera mengatasi kekurangan vaksin serta memperluas cakupan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya rabies dan pentingnya vaksinasi hewan secara berkala.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2331\" data-end=\"2546\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan meningkatnya kasus GHPR dan keterbatasan sumber daya vaksinasi, sinergi antara pemerintah, masyarakat, serta organisasi kesehatan hewan menjadi krusial untuk menekan risiko penularan rabies di masa mendatang.[]\n<p data-start=\"2331\" data-end=\"2546\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SANGGAU &#8211; Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":119697,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,38],"tags":[],"class_list":["post-119694","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"M. Reza Danuarta\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-06T01:12:24+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-06T01:12:24+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#blogposting\",\"name\":\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo\",\"headline\":\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/TSys6RsgCvj8IIFjAVfx.jpg\",\"width\":600,\"height\":432},\"datePublished\":\"2025-07-06T09:12:24+08:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T09:12:24+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Barat, Sanggau\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Barat\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Sanggau\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#listItem\",\"name\":\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Barat\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-barat-kalbar\\\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\\\/#listItem\",\"name\":\"Sanggau\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/\",\"name\":\"M. Reza Danuarta\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/ef934a58684991ba8f9ac4000365390b5e79ae059111ed88deb8f7003e0c9a14?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"M. Reza Danuarta\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/\",\"name\":\"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo\",\"description\":\"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/admin12\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/07\\\/TSys6RsgCvj8IIFjAVfx.jpg\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#mainImage\",\"width\":600,\"height\":432},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2025-07-06T09:12:24+08:00\",\"dateModified\":\"2025-07-06T09:12:24+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo","description":"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#blogposting","name":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo","headline":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/TSys6RsgCvj8IIFjAVfx.jpg","width":600,"height":432},"datePublished":"2025-07-06T09:12:24+08:00","dateModified":"2025-07-06T09:12:24+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Barat, Sanggau"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Barat","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","position":3,"name":"Sanggau","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#listItem","name":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Kalimantan Barat"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#listItem","position":4,"name":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/#listItem","name":"Sanggau"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/","name":"M. Reza Danuarta","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/ef934a58684991ba8f9ac4000365390b5e79ae059111ed88deb8f7003e0c9a14?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"M. Reza Danuarta"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/","name":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo","description":"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/admin12\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/TSys6RsgCvj8IIFjAVfx.jpg","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#mainImage","width":600,"height":432},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/#mainImage"},"datePublished":"2025-07-06T09:12:24+08:00","dateModified":"2025-07-06T09:12:24+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo","og:description":"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2025-07-06T01:12:24+00:00","article:modified_time":"2025-07-06T01:12:24+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137 - Berita Borneo","twitter:description":"SANGGAU - Kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, menunjukkan lonjakan yang cukup signifikan sepanjang semester pertama tahun ini. Berdasarkan data dari Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sanggau, jumlah kasus yang tercatat dari Januari hingga Juni 2025 mencapai 1.137 kejadian. Tingginya angka tersebut mengindikasikan bahwa ancaman rabies masih menjadi persoalan kesehatan","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"119694","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":{"focus":{"keyphrase":"Rabies","score":74,"analysis":{"keyphraseInTitle":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInDescription":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseLength":{"score":9,"maxScore":9,"error":0,"length":1},"keyphraseInURL":{"score":1,"maxScore":5,"error":1},"keyphraseInIntroduction":{"score":9,"maxScore":9,"error":0},"keyphraseInSubHeadings":[],"keyphraseInImageAlt":[],"keywordDensity":{"type":"high","score":0,"maxScore":9,"error":1}}},"additional":[]},"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":"","og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"BlogPosting","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":"-1","robots_max_videopreview":"-1","robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":"default","local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":{"faqs":[],"keyPoints":[],"titles":[],"descriptions":[],"socialPosts":{"email":[],"linkedin":[],"twitter":[],"facebook":[],"instagram":[]}},"created":"2025-07-06 01:12:29","updated":"2025-07-06 01:13:19","focus_keyword":"Rabies","additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Kalimantan Barat\">Kalimantan Barat<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/\" title=\"Sanggau\">Sanggau<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tKasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Barat","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Sanggau","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-barat-kalbar\/kabupaten-sanggau-provinsi-kalimantan-barat-kalbar\/"},{"label":"Kasus Gigitan Hewan Rabies di Sanggau Tembus 1.137","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kasus-gigitan-hewan-rabies-di-sanggau-tembus-1-137\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119694","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=119694"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119694\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":119698,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/119694\/revisions\/119698"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/119697"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=119694"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=119694"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=119694"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}