{"id":120014,"date":"2025-07-07T08:48:20","date_gmt":"2025-07-07T00:48:20","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=120014"},"modified":"2025-07-07T08:48:20","modified_gmt":"2025-07-07T00:48:20","slug":"mahasiswa-fakfak-ciptakan-ai-mirip-chatgpt-secara-mandiri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/mahasiswa-fakfak-ciptakan-ai-mirip-chatgpt-secara-mandiri\/","title":{"rendered":"Mahasiswa Fakfak Ciptakan AI Mirip ChatGPT Secara Mandiri"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"279\" data-end=\"658\"><strong>PAPUA BARAT &#8211;<\/strong> Seorang mahasiswa dari Politeknik Negeri Fakfak, Papua Barat, Paulus Rosario Hegemur, menarik perhatian setelah berhasil mengembangkan teknologi artificial intelligence (AI) secara mandiri. Mahasiswa D-3 Program Studi Manajemen Informatika itu menciptakan sistem AI bernama Polinef, yang dirancang untuk menjawab pertanyaan dan mendukung pemrograman layaknya ChatGPT.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"660\" data-end=\"969\">Dalam pertemuan di kampusnya pada Jumat (04\/07\/2025), Paulus menjelaskan bahwa ketertarikannya terhadap AI muncul karena kekagumannya pada sistem chatbot cerdas. Ketertarikan tersebut mendorongnya untuk mulai mempelajari teknologi AI secara otodidak, menggunakan berbagai sumber yang ia temukan secara mandiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"971\" data-end=\"1123\">\u201cBelajar dari berbagai artikel, jurnal-jurnal, dan lainnya. Saya pelajari sendiri, juga dari ilmu yang saya peroleh di sekolah dan kampus,\u201d ujar Paulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1125\" data-end=\"1491\">Kendati hanya bermodalkan perangkat yang terbatas, semangat mahasiswa asal Papua Barat ini tidak surut. Ia mengaku laptop yang digunakan tidak memiliki spesifikasi ideal, namun ia tetap melanjutkan proses pengembangan dengan penuh ketekunan. Dalam kurun waktu enam bulan, ia berhasil menyelesaikan tiga versi dari sistem AI tersebut, yakni Polinef 1.0, 2.0, dan 3.0.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1493\" data-end=\"1643\">\u201cKendalanya di laptop karena spesifikasinya terbatas, tetapi saya terus kerjakan. Polinef bisa digunakan untuk tanya jawab dan koding,\u201d terang Paulus.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1645\" data-end=\"1928\">Paulus menyampaikan bahwa saat ini ia masih terus menyempurnakan teknologinya agar lebih bermanfaat, khususnya untuk pelajar dan mahasiswa di Indonesia. Ia berharap karyanya dapat menjadi alternatif teknologi cerdas yang mudah diakses oleh generasi muda dari berbagai latar belakang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1930\" data-end=\"2086\">\u201cMasih mau dikembangkan lebih jauh. Harapan saya, Polinef bisa membantu banyak orang, khususnya siswa dan mahasiswa di negeri ini,\u201d tutupnya penuh semangat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2088\" data-end=\"2356\">Sementara itu, dosen Manajemen Informatika Politeknik Negeri Fakfak, Bata Biru Saputri, menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan kerja keras Paulus. Ia menyebut bahwa Paulus adalah sosok mahasiswa yang tangguh, kreatif, dan konsisten dalam mengembangkan kemampuan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2358\" data-end=\"2586\">\u201cPaulus merupakan mahasiswa yang tidak hanya rajin, tetapi juga tekun dan kreatif. Di tengah keterbatasannya, Paulus mampu berpikir membuat sesuatu yang bermanfaat. Kami bangga punya mahasiswa berprestasi seperti dia,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2588\" data-end=\"2905\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Rekan-rekan sekelas Paulus juga mengakui ketekunannya. Meski tidak banyak bicara, ia dikenal suka membantu teman yang kesulitan memahami materi kuliah. Di luar jam perkuliahan, Paulus kerap mengajak diskusi mengenai pemrograman dan AI, menunjukkan dedikasinya pada bidang teknologi yang terus ia tekuni dengan serius.[]\n<p data-start=\"2588\" data-end=\"2905\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PAPUA BARAT &#8211; Seorang mahasiswa dari Politeknik Negeri Fakfak, Papua Barat, Paulus Rosario Hegemur, menarik perhatian setelah berhasil mengembangkan teknologi artificial intelligence (AI) secara mandiri. Mahasiswa D-3 Program Studi Manajemen Informatika itu menciptakan sistem AI bernama Polinef, yang dirancang untuk menjawab pertanyaan dan mendukung pemrograman layaknya ChatGPT. Dalam pertemuan di kampusnya pada Jumat (04\/07\/2025), Paulus &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":120015,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,35],"tags":[],"class_list":["post-120014","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-berita-nasional"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120014","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120014"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120014\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":120016,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120014\/revisions\/120016"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120015"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120014"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120014"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120014"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}