{"id":120923,"date":"2025-07-09T15:26:23","date_gmt":"2025-07-09T07:26:23","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=120923"},"modified":"2025-07-09T15:26:23","modified_gmt":"2025-07-09T07:26:23","slug":"dispora-dorong-pemuda-kaltim-aktif-berorganisasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dispora-dorong-pemuda-kaltim-aktif-berorganisasi\/","title":{"rendered":"Dispora Dorong Pemuda Kaltim Aktif Berorganisasi"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-83\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"d9e1f887-8a36-43c7-bbce-bbe94f2c7f5e\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"411\" data-end=\"769\"><strong data-start=\"411\" data-end=\"424\">SAMARINDA<\/strong> \u2013 Tidak semua pelajaran hidup bisa ditemukan di ruang kelas. Bagi banyak pemuda di Kalimantan Timur (Kaltim), organisasi menjadi ruang tumbuh tempat mereka membentuk karakter, menumbuhkan keberanian, dan belajar menghadapi dinamika sosial secara langsung. Inilah yang menjadi perhatian utama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"771\" data-end=\"1020\">Dispora Kaltim menilai, organisasi kepemudaan berperan strategis dalam mendampingi proses pendewasaan pemuda. Di balik rapat-rapat internal dan kegiatan sosial, ada latihan kepemimpinan, kemampuan berpikir kritis, dan keberanian mengambil keputusan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1022\" data-end=\"1298\">\u201cOrganisasi itu ibarat sekolah kepemimpinan. Di situ mental dan karakter kita ditempa, termasuk keberanian untuk tampil dan berbicara di hadapan banyak orang,\u201d kata Hasbar Mara, Analis Muda Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, saat diwawancarai pada Selasa (08\/07\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1300\" data-end=\"1536\">Menurut Hasbar, berorganisasi tidak hanya membentuk pribadi yang percaya diri, tetapi juga melatih toleransi dan empati terhadap sesama. Dalam lingkungan yang penuh perbedaan karakter dan pendapat, pemuda belajar menghargai keberagaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1538\" data-end=\"1768\">\u201cPemuda yang aktif di organisasi akan lebih terlatih dalam berpikir kritis, berkomunikasi, dan memimpin. Ini akan menjadi bekal penting bagi mereka ke depannya, baik di dunia kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1770\" data-end=\"1991\">Tidak jarang konflik muncul dalam organisasi, namun Dispora melihat itu sebagai momen pembelajaran. Justru melalui konflik dan dinamika internal, pemuda belajar menyelesaikan masalah dengan cara yang bijaksana dan dewasa.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1993\" data-end=\"2204\">\u201cWajar jika dalam organisasi ada satu atau dua orang yang memicu konflik. Tapi ini bagian dari proses pembelajaran. Dari situ kita belajar menghargai perbedaan dan menyikapi masalah dengan dewasa,\u201d jelas Hasbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2206\" data-end=\"2439\">Sebagai bentuk dukungan, Dispora secara aktif membuka ruang partisipasi bagi pemuda, termasuk melalui pelatihan dan pembinaan. Upaya ini sejalan dengan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP), khususnya di aspek partisipasi dan kepemimpinan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2441\" data-end=\"2697\">\u201cPartisipasi dalam organisasi sejalan dengan Indeks Pembangunan Pemuda, khususnya di domain partisipasi dan kepemimpinan. Ini bukan hanya tentang menjadi anggota, tapi bagaimana organisasi mencetak pemuda-pemuda yang mampu membawa perubahan,\u201d tutur Hasbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2699\" data-end=\"2876\">Meskipun tidak semua tokoh lahir dari lingkungan organisasi, Hasbar meyakini bahwa proses dan pengalaman organisasi membentuk pemimpin yang tangguh, visioner, dan berintegritas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2878\" data-end=\"3061\">\u201cKami ajak semua pemuda, tanpa terkecuali. Organisasi bukan soal eksklusivitas, melainkan ruang belajar bersama. Yang terpenting adalah kemauan untuk berkembang dan belajar,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3063\" data-end=\"3376\">Dispora Kaltim berharap agar para pemuda tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi terlibat aktif menjadi pelaku perubahan di tengah masyarakat. Organisasi, menurut Hasbar, menjadi fondasi penting untuk menciptakan generasi pemimpin masa depan yang kuat secara karakter dan siap menghadapi tantangan zaman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3378\" data-end=\"3567\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">\u201cLewat organisasi, pemuda bisa belajar banyak hal yang tidak diajarkan di ruang kelas. Kami yakin, pemuda Kaltim mampu menjadi motor perubahan jika diberi ruang dan kesempatan,\u201d pungkasnya.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p data-start=\"3378\" data-end=\"3567\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Rifky Irlika Akbar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Tidak semua pelajaran hidup bisa ditemukan di ruang kelas. Bagi banyak pemuda di Kalimantan Timur (Kaltim), organisasi menjadi ruang tumbuh tempat mereka membentuk karakter, menumbuhkan keberanian, dan belajar menghadapi dinamika sosial secara langsung. Inilah yang menjadi perhatian utama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim. Dispora Kaltim menilai, organisasi kepemudaan berperan strategis dalam &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":60,"featured_media":120925,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598],"class_list":["post-120923","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120923","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/60"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=120923"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120923\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":120995,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/120923\/revisions\/120995"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/120925"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=120923"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=120923"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=120923"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}