{"id":12141,"date":"2015-09-08T08:50:31","date_gmt":"2015-09-08T00:50:31","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12141"},"modified":"2015-09-08T08:50:31","modified_gmt":"2015-09-08T00:50:31","slug":"banggar-ancam-boikot-pembahasan-apbdp-kalsel-2016","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/banggar-ancam-boikot-pembahasan-apbdp-kalsel-2016\/","title":{"rendered":"Banggar Ancam Boikot Pembahasan APBDP Kalsel 2016"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/kantor-dprd-kalsel.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12142 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/kantor-dprd-kalsel.jpg\" alt=\"kantor dprd kalsel\" width=\"700\" height=\"525\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>BANJARMASIN<\/strong> &#8211; Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan mengancam menolak membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) provinsi tersebut tahun 2016.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Jika anggaran fungsi pendidikan tak sesuai amanat peraturan perundang-undangan, maka kami anggota Banggar akan menolak membahas RAPBD Kalsel 2016,&#8221; kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD provinsi tersebut Yazidie Fauzi, di Banjarmasin, Senin.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> Karena, ungkap Yazidie yang baru terpilih sebagai Ketua Komisi IV DPRD Kalsel itu, peraturan perundang-undangan mengamanatkan untuk anggaran bidang pendidikan minimal 20 persen dari estimasi APBD setempat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Amanat atau ketentuan itu sebagaimana termuat dalam Undang Undang (UU) RI Nomor 20 tahun 2003 tentang Pendidikan Nasional, serta Peraturan Daerah (Perda) Kalsel Nomor 3 tahun 2010,&#8221; ungkap Wakil Ketua Fraksi PKB DPRD provinsi tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> Pasalnya, lanjut mantan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel tersebut, banyak Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) jajaran pemerintah provinsi (Pemprov) setempat yang mengeluh karena terjadi pamangkasan anggaran.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Sebab dari informasi SKPD tersebut terjadi pemangkasan anggaran dari estimasi usulan Kebijakan Umum Anggara dan Perencanaan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) RAPBD Kalsel 2016,&#8221; tambahnya..<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> Informasi pemangkasan oleh Tim Anggaran Pemprov itu terungkap dalam rapat kerja (Raker) Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas Sosial provinsi setempat, di Banjarmasin, Senin (7\/9).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Komisi IV DPRD Kalsel menyesalkan atas pemangkasan anggaran SKPD itu. Terlebih lagi kalau yang terpangkas anggaran fungsi pendidikan,&#8221; tegas laki-laki kelahiran 19 Februari 1967 atau berbintang Aquarius tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> Ia mengungkapkan, salah satu pagu yang mendapatkan pemangkasan Tim Anggaran Pemprov, yaitu Panti Sosial Asuhan Anak Liang Anggang.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Menurut Kepala Panti tersebut Ruhaimi, mereka mengusul pagu operasional panti yang juga milik Pemprov itu sebesar Rp7 miliar, namun saat penetapan KUA-PPAS anjlok, hanya mendapat Rp4,1 miliar,&#8221; kutipnya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"> &#8220;Padahal menurut mereka, usulan sebesar Rp7 miliar untuk perbaikan kualitas anak panti (termasuk operasional pendidikan anak,&#8221; demikian Yazidie. [] ANT<br \/>\n<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARMASIN &#8211; Anggota Badan Anggaran (Banggar) dari komisi IV bidang kesra DPRD Kalimantan Selatan mengancam menolak membahas Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) provinsi tersebut tahun 2016. &#8220;Jika anggaran fungsi pendidikan tak sesuai amanat peraturan perundang-undangan, maka kami anggota Banggar akan menolak membahas RAPBD Kalsel 2016,&#8221; kata Wakil Ketua Komisi IV DPRD provinsi tersebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12142,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2275,19,2276],"tags":[4023,2441,4024],"class_list":["post-12141","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarmasin-provinsi-kalimantan-selatan","category-hotnews","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-apbd-kalsel","tag-dprd-kalsel","tag-rapbd-kalsel-2016"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12141","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12141"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12141\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12141"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12141"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12141"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}