{"id":12167,"date":"2015-09-09T16:18:47","date_gmt":"2015-09-09T08:18:47","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12167"},"modified":"2015-09-09T16:18:47","modified_gmt":"2015-09-09T08:18:47","slug":"penyakit-aneh-bikin-pemuda-ini-jadi-cepat-tua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penyakit-aneh-bikin-pemuda-ini-jadi-cepat-tua\/","title":{"rendered":"Penyakit Aneh Bikin Pemuda Ini Jadi Cepat Tua"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_12168\" aria-describedby=\"caption-attachment-12168\" style=\"width: 724px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Yuan-Taiping.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\" wp-image-12168\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Yuan-Taiping.jpg\" alt=\"Yuan Taiping\" width=\"724\" height=\"407\" \/><\/a><figcaption id=\"caption-attachment-12168\" class=\"wp-caption-text\">Yuan Taiping<\/figcaption><\/figure>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\"><strong>CINA<\/strong> &#8211; Seorang pemuda, warga kota Chongqing, Cina, bernama Yuan Taiping harus menerima keadaan menyedihkan yang dialami kulit tubuhnya. Ia masih berusia 30 tahun, tapi penampakan pada kulitnya membuat dia terlihat seperti kakek berumur di atas 80 tahun.<br \/>\n<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Meski sudah mengunjungi berbagai rumah sakit dalam sepuluh tahun terakhir, Yuan belum tahu apa yang terjadi pada tubuhnya. Penyakit misterius membuat tubuhnya menua dengan sangat cepat.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Yuan, yang bekerja sebagai manajer di sebuah perusahaan konstruksi, pertama kali melihat perubahan pada tubuhnya ketika ia berusia 21 tahun. Seluruh organ tubuhnya mengalami penuaan, kecuali rambutnya yang masih tampak hitam.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Ketika (penyakit) ini dimulai, tangan dan kaki saya mulai membengkak, dan kerutan mulai bermunculan di wajah saya,&#8221; ujar Yuan kepada Central European News (CEN).<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Sejauh ini, tidak ada dokter yang bisa mendiagnosis kondisi kesehatan Yuan. Berbagai konsultasi dokter dan obat-obatan yang telah dikonsumsinya pun tak dapat membantu.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Sekarang penyakit ini semakin parah setiap tahunnya. Saya merasa semakin letih seiring waktu berjalan,\u201d katanya.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Tak hanya memengaruhi stamina tubuh, tampangnya yang tak sesuai dengan umur juga menyulitkannya melakukan aktivitas sehari-hari. Misalnya saat melakukan transaksi di tempat umum yang harus menunjukkan tanda pengenal, seperti bank.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Suatu kali, teller bank pernah menolaknya karena dikira memalsukan identitas. Ia tak bisa menarik uang tunai di bank lantaran wajahnya tak sesuai dengan usia yang tertera di tanda pengenal.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Bahkan, istrinya pun merasakan dampak buruknya. \u201cSetiap kali saya pergi dengan suami saya, orang-orang akan menatap kami seperti melihat pasangan abnormal,\u201d kata sang istri, Xiang Chunyan. \u201cBeberapa orang mengatakan saya terlalu muda, mengapa saya mau dengan lelaki tua.\u201d<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Tapi ternyata bukan hanya Yuan yang mengalami penuaan dini. Saudara laki-lakinya yang berumur 25 tahun, Yuan Taihua, dan dua orang warga di sekitar tempat tinggalnya, juga mengalami gejala yang sama.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">Dilansir dari CEN, para ahli medis menduga bahwa penyakit ini adalah akromegali, yakni sebuah penyakit yang menimbulkan kelainan pada jumlah hormon pertumbuhan pengidapnya. Tapi para ahli harus melakukan penelitian lebih jauh untuk mengonfirmasi dugaan penyakit tersebut.<\/span><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><span style=\"font-family: Tahoma,Geneva,sans-serif; font-size: 12pt;\">&#8220;Saya meminta pertolongan kepada masyarakat,&#8221; ujar pria kelahiran 1985 tersebut. &#8220;Tolong, seseorang, tolong saya, bantu cari akar dari kondisi saya dan ajari saya untuk menyembuhkan penyakit ini.&#8221; [] CI<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>CINA &#8211; Seorang pemuda, warga kota Chongqing, Cina, bernama Yuan Taiping harus menerima keadaan menyedihkan yang dialami kulit tubuhnya. Ia masih berusia 30 tahun, tapi penampakan pada kulitnya membuat dia terlihat seperti kakek berumur di atas 80 tahun. Meski sudah mengunjungi berbagai rumah sakit dalam sepuluh tahun terakhir, Yuan belum tahu apa yang terjadi pada &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12168,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[1],"tags":[4027,4028,4029],"class_list":["post-12167","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-serba-serbi","tag-penyakit-aneh","tag-penyakit-langka","tag-yuan-taiping"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12167","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12167"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12167\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12167"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12167"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12167"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}