{"id":122280,"date":"2025-07-12T12:25:53","date_gmt":"2025-07-12T04:25:53","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=122280"},"modified":"2025-07-15T12:33:31","modified_gmt":"2025-07-15T04:33:31","slug":"dispora-kaltim-dorong-pemuda-jadi-agen-perubahan-sosial","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/dispora-kaltim-dorong-pemuda-jadi-agen-perubahan-sosial\/","title":{"rendered":"Dispora Kaltim Dorong Pemuda Jadi Agen Perubahan Sosial"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-110\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"6ec4d2dc-5c7b-4bf7-9707-61485c8f8a99\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"122\" data-end=\"610\"><strong data-start=\"122\" data-end=\"135\">SAMARINDA<\/strong> \u2013 Perubahan sosial yang berkelanjutan tidak lepas dari peran aktif pemuda di lingkup komunitas. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memanfaatkan momen ini dengan mendorong organisasi kepemudaan agar lebih adaptif dan berdaya saing. Melalui program fasilitasi yang dilaksanakan secara serentak di Balikpapan dan Berau, Selasa (16\/07\/2025), Dispora Kaltim ingin menanamkan semangat kolaborasi sebagai fondasi pembangunan dari akar komunitas.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"612\" data-end=\"1082\">Program fasilitasi ini menjadi ruang aktualisasi bagi organisasi kepemudaan yang tersebar di Kalimantan Timur, dengan pendekatan yang tidak semata formalitas, tetapi diarahkan untuk membangun kapasitas dan memperkuat peran nyata mereka di masyarakat. \u201cNanti tanggal 16 ada dua kegiatan fasilitasi organisasi kepemudaan,\u201d ungkap Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Rusmulyadi, di Kadrie Oening Tower, Samarinda, Jumat siang (11\/07\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1084\" data-end=\"1509\">Dalam pelaksanaan di dua lokasi tersebut, kegiatan tidak hanya mengedepankan pelatihan teknis, tetapi juga mempertemukan para pemuda lintas wilayah agar saling bertukar pengalaman. Menurut Rusmulyadi, pendekatan ini merupakan bentuk kesinambungan pembinaan pemerintah terhadap organisasi kepemudaan. \u201cFasilitasi organisasi kepemudaan ini bentuk dari pembinaan kita kepada organisasi kepemudaan se-Kalimantan Timur,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1511\" data-end=\"1839\">Dipilihnya Balikpapan dan Berau mencerminkan strategi pemerataan pembinaan agar tidak terpusat hanya di wilayah tertentu. \u201cPertama itu nanti di Balikpapan, yang kedua di Berau,\u201d tambahnya. Lokasi tersebut dinilai representatif karena memiliki komunitas pemuda aktif yang selama ini rutin mengikuti pembinaan dari Dispora Kaltim.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1841\" data-end=\"2144\">Fasilitasi ini juga menjadi momentum penting dalam menciptakan ruang kolaboratif. Diharapkan para peserta dapat menyumbangkan gagasan segar dan membentuk jaringan kerja yang lebih kuat dalam menjawab isu-isu kepemudaan yang semakin kompleks, mulai dari pengangguran, pendidikan, hingga ketahanan sosial.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2146\" data-end=\"2482\">Dalam suasana yang semakin kompetitif, program ini tak hanya bertujuan memperkuat kemampuan personal dan organisasi, tetapi juga menumbuhkan keberanian pemuda untuk tampil sebagai agen perubahan. Dengan materi tematik dan diskusi partisipatif, peserta difasilitasi untuk menyusun rencana aksi yang relevan dengan kebutuhan lokal mereka.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2484\" data-end=\"2833\">Dispora Kalimantan Timur memastikan program seperti ini akan digelar secara berkala, menyesuaikan dinamika dan tantangan yang dihadapi pemuda di masing-masing daerah. Untuk itu, sinergi lintas sektor, termasuk pemerintah kabupaten\/kota serta dukungan masyarakat sipil, sangat dibutuhkan demi memastikan program ini berkelanjutan dan berdampak nyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2835\" data-end=\"3022\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Dengan langkah konkret seperti ini, pemuda Kaltim diharapkan tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi aktor utama yang menentukan arah perubahan sosial dan kemajuan daerah mereka. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p data-start=\"2835\" data-end=\"3022\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Perubahan sosial yang berkelanjutan tidak lepas dari peran aktif pemuda di lingkup komunitas. Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memanfaatkan momen ini dengan mendorong organisasi kepemudaan agar lebih adaptif dan berdaya saing. Melalui program fasilitasi yang dilaksanakan secara serentak di Balikpapan dan Berau, Selasa (16\/07\/2025), Dispora Kaltim ingin menanamkan semangat &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":122281,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598],"class_list":["post-122280","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122280","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122280"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122280\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122801,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122280\/revisions\/122801"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122281"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122280"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122280"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122280"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}