{"id":122630,"date":"2025-07-15T13:16:47","date_gmt":"2025-07-15T05:16:47","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=122630"},"modified":"2025-07-15T13:16:47","modified_gmt":"2025-07-15T05:16:47","slug":"kejuaraan-soeratin-jadi-fondasi-pembinaan-atlet-muda-kaltim","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kejuaraan-soeratin-jadi-fondasi-pembinaan-atlet-muda-kaltim\/","title":{"rendered":"Kejuaraan Soeratin Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Muda Kaltim"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full\" dir=\"auto\" data-testid=\"conversation-turn-134\" data-scroll-anchor=\"true\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto py-5 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto flex max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 text-base gap-4 md:gap-5 lg:gap-6 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"group\/conversation-turn relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\">\n<div class=\"relative flex-col gap-1 md:gap-3\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"ab875ef6-5246-4ef0-b812-05177145252a\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"93\" data-end=\"513\"><strong data-start=\"93\" data-end=\"106\">SAMARINDA<\/strong> \u2013 Kejuaraan Soeratin yang berlangsung sejak Senin (14\/07\/2025) di GOR Kadrie Oening, Samarinda, tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi biasa, melainkan sebagai strategi pembinaan jangka panjang bagi atlet muda Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menilai kejuaraan ini sebagai fondasi penting untuk membentuk atlet berprestasi sekaligus berkarakter.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"515\" data-end=\"1136\">Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, menjelaskan bahwa melalui turnamen ini, para pemain muda memperoleh kesempatan berharga untuk berlatih langsung dalam suasana pertandingan yang sesungguhnya. Pengalaman seperti ini, menurut Rasman, sangat menentukan kesiapan atlet saat harus tampil di ajang yang lebih tinggi. \u201cDengan diadakan kejuaraan Suratin seperti ini, menambah jumlah jam tanding, dan menambah jam mental tanding, simulasi pertandingan, dan memungkinkan masuk nanti menjadi tim kontingen, atau menjadi tim provinsi Kalimantan Timur, untuk di tingkat nasional,\u201d ujar Rasman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1138\" data-end=\"1625\">Ia menambahkan bahwa ajang ini tak hanya bermanfaat dalam konteks pengembangan teknis permainan, tetapi juga penting untuk memetakan potensi calon-calon atlet yang kelak bisa memperkuat Kalimantan Timur di ajang nasional, termasuk Pekan Olahraga Nasional (PON). \u201cBerarti kalau usia 15 ini dan usia kemarin yang 15 yang kemarin itu masuk, berarti ketika tahun yang akan datang umurnya sudah 18, tahun kemarin sudah usia 19, itu memungkinkan masuk dalam tim kontingennya Kaltim,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1627\" data-end=\"2126\">Namun Rasman menggarisbawahi bahwa pencapaian olahraga tidak bisa hanya dilihat dari sisi prestasi teknis. Menurutnya, nilai kejujuran dan keadilan dalam pertandingan harus menjadi prinsip utama yang dijaga bersama. Ia mengingatkan seluruh unsur penyelenggara dan peserta untuk tidak mencederai semangat sportivitas yang menjadi jiwa dari setiap kompetisi. \u201cKita minta agar ini betul-betul fair, tidak boleh ada kongkalikong antara pemain, pelatih, official, penyelenggara, dan wasit,\u201d tegas Rasman.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2128\" data-end=\"2483\">Ia juga menegaskan bahwa semua pihak wajib mematuhi regulasi yang telah ditetapkan oleh Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI), agar tidak terjadi persoalan teknis yang bisa mencoreng nilai-nilai fair play. \u201cKita harus fairplay, jangan sampai ada di derai hanya karena hal-hal teknis yang tidak diinginkan dalam regulasi PSSI itu sendiri,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2485\" data-end=\"2818\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Melalui Kejuaraan Soeratin ini, Dispora Kaltim berharap ekosistem olahraga daerah makin matang, tidak hanya dari sisi kemampuan bermain, tetapi juga dalam pembentukan sikap dan etika bertanding. Ajang ini menjadi tonggak awal pembinaan atlet muda Kalimantan Timur yang nantinya siap membawa harum nama daerah di panggung nasional. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p data-start=\"2485\" data-end=\"2818\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Kejuaraan Soeratin yang berlangsung sejak Senin (14\/07\/2025) di GOR Kadrie Oening, Samarinda, tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi biasa, melainkan sebagai strategi pembinaan jangka panjang bagi atlet muda Kalimantan Timur. Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) menilai kejuaraan ini sebagai fondasi penting untuk membentuk atlet berprestasi sekaligus berkarakter. Kepala Bidang &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":122631,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6596],"tags":[6598],"class_list":["post-122630","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dispora-kaltim","tag-dispora-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122630","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=122630"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122630\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":122815,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/122630\/revisions\/122815"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/122631"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=122630"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=122630"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=122630"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}