{"id":12312,"date":"2015-09-11T21:49:58","date_gmt":"2015-09-11T13:49:58","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12312"},"modified":"2015-09-11T21:49:58","modified_gmt":"2015-09-11T13:49:58","slug":"penimbun-pupuk-bersubsidi-ditangkap-polda-kalbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/penimbun-pupuk-bersubsidi-ditangkap-polda-kalbar\/","title":{"rendered":"Penimbun Pupuk Bersubsidi Ditangkap Polda Kalbar"},"content":{"rendered":"<p><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/20120420pupuk.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-12313 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/20120420pupuk.jpg\" alt=\"20120420pupuk\" width=\"452\" height=\"365\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong>\u00a0&#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menangkap Su (49) karena menimbun sebanyak delapan ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, kata Kabid Humas Polda setempat AKBP Arianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Penangkapan tersangka Su warga Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau itu dipimpin Kasubdit I Direskrim Polda Kalbar Kompol Ferdy Irawan bersama Kanit Reskrim Polsek Kembayan Aiptu Supri,&#8221; kata Arianto di Pontianak, Jumat (11\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Arianto menjelaskan ditangkapnya tersangka Su karena telah menimbun dan menggunakan pupuk bersubsidi untuk keperluan kebun sawit miliknya sendiri.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebanyak delapan ton pupuk bersubsidi tersebut terbagi dalam 160 karung, dengan berat per karung masing-masing 50 kilogram, katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Sedianya yang berhak dan hanya bisa menggunakan pupuk bersubsidi adalah kelompok tani (Poktan) di Kecamatan Kembayan yang masuk dalam RDKK penerima pupuk,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara tersangka Su bukanlah anggota atau pengurus Poktan, sehingga tidak berhak menerima pupuk bersubsidi itu, kata Arianto.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Saat ini delapan ton pupuk bersubsidi tersebut sudah diamankan di Mapolda Kalbar sebagai barang bukti, dan tersangka juga sudah dilakukan penahanan sambil menunggu proses hukum selanjutnya,&#8221; kata Kabid Humas Polda Kalbar.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tersangka diancam pasal 6 ayat 1 huruf a UU Darurat No. 7\/1955 tentang Tindak Pidana Ekonomi, Jo Permendagri No. 15\/2013 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi, dan Jo pasal 480 KUHP, kata Arianto. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK\u00a0&#8211; Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kepolisian Daerah Kalimantan Barat menangkap Su (49) karena menimbun sebanyak delapan ton pupuk bersubsidi jenis NPK Phonska, kata Kabid Humas Polda setempat AKBP Arianto. &#8220;Penangkapan tersangka Su warga Desa Kelompu, Kecamatan Kembayan, Kabupaten Sanggau itu dipimpin Kasubdit I Direskrim Polda Kalbar Kompol Ferdy Irawan bersama Kanit Reskrim Polsek Kembayan &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12313,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2273,36],"tags":[2953,4075],"class_list":["post-12312","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-polda-kalbar","tag-upuk-bersubsidi"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12312","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12312"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12312\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12312"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12312"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12312"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}