{"id":123171,"date":"2025-07-16T16:16:32","date_gmt":"2025-07-16T08:16:32","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=123171"},"modified":"2025-07-16T16:16:32","modified_gmt":"2025-07-16T08:16:32","slug":"produksi-seragam-gratis-bontang-dikebut-jelang-tahun-ajaran-baru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/produksi-seragam-gratis-bontang-dikebut-jelang-tahun-ajaran-baru\/","title":{"rendered":"Produksi Seragam Gratis Bontang Dikebut Jelang Tahun Ajaran Baru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"276\" data-end=\"577\"><strong data-start=\"276\" data-end=\"289\">BONTANG \u2013<\/strong> Program penyaluran seragam sekolah gratis di Kota Bontang masih dalam proses produksi oleh para penjahit lokal. Meski sejumlah sekolah negeri telah memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para penjahit tetap optimistis proses pembuatan seragam akan rampung dalam waktu dekat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"579\" data-end=\"835\">Petugas harian di LPK Ayulia, Jainuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan sekitar seribu potong seragam dari target sebanyak dua ribu potong. \u201cBahan kain itu datang sejak 25 Juni lalu. Ini sedang dikebut untuk pengerjaannya,\u201d kata Jainuddin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"837\" data-end=\"1233\">Ia menjelaskan bahwa bahan kain telah diterima dalam tiga tahap. Terakhir, empat hari lalu, sebanyak 20 gulung kain untuk atasan dan 10 gulung kain untuk celana tiba di lokasi. LPK Ayulia bertugas memotong kain sesuai pola, sementara para penjahit datang mengambil potongan tersebut untuk dijahit di rumah masing-masing. \u201cTiap penjahit itu diberikan untuk 10 potong tiap kali mengambil,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1235\" data-end=\"1528\">Setelah dijahit, seragam akan diperiksa terlebih dahulu untuk memastikan kualitas jahitan. Selanjutnya, pakaian dikemas dengan mencantumkan nama siswa penerima sesuai ukuran baju. \u201cSetelah jadi dan dikembalikan kepada kami maka penjahit bisa mengambil kain lain untuk dijahit lagi,\u201d tutur dia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1530\" data-end=\"1786\">Menurut Jainuddin, jumlah bahan yang diterima tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu bantuan seragam hanya menyasar siswa baru, maka tahun ini seluruh siswa jenjang SD dan SMP diakomodasi oleh program Pemerintah Kota Bontang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1788\" data-end=\"1960\">\u201cKali ini banyak penjahit yang berminat terlibat. Kami memberdayakan 50 penjahit lokal. Memang kain datangnya sedikit jadi pakai skema per 10 potong, biar rata,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1962\" data-end=\"2399\">LPK Ayulia dijadwalkan akan menyuplai seragam untuk SD dan SMP Yabis, SD 001 Bontang Utara, hingga sekolah-sekolah dasar di wilayah pesisir. Prioritas utama saat ini adalah untuk siswa kelas 1 SD dan kelas 7 SMP, sebelum dilanjutkan ke jenjang kelas lainnya. Proses pemotongan ditargetkan selesai dalam tiga hari, dengan melibatkan penjahit dari Rawa Indah hingga Bontang Lestari, yang mayoritas pernah mengikuti pelatihan di LPK Ayulia.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2401\" data-end=\"2759\">Sementara itu, As Safa Collection yang berlokasi di Jalan Patimura, Kelurahan Api-Api, juga turut memproduksi seragam sekolah gratis dengan target 600 potong. Pemilik usaha, Nur Zubaidah, menyebutkan bahwa pengerjaan seragam atas telah selesai. \u201cSisa pakaian bawahnya. Jadi sudah 50 persen lebih karena untuk jenjang SMP juga sudah mulai dijahit,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2761\" data-end=\"3052\">As Safa Collection menyuplai seragam untuk SD Bintang, SMP Bintang, dan MI Jam\u2019iyyatul Qurra. Sebanyak 20 penjahit lokal terlibat dalam pengerjaan, dengan prioritas pada siswa baru. \u201cKami upayakan cepat selesai. Tinggal menunggu pasokan kain saja. Karena datangnya juga bertahap,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"3054\" data-end=\"3266\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Mengenai proses distribusi, Zubaidah menyampaikan bahwa pihaknya belum memperoleh informasi rinci. \u201cKarena atribut seperti topi dan dasi dari penyedia. Tetapi kemungkinan seragam langsung ke sekolah,\u201d pungkasnya.[]\n<p data-start=\"3054\" data-end=\"3266\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BONTANG \u2013 Program penyaluran seragam sekolah gratis di Kota Bontang masih dalam proses produksi oleh para penjahit lokal. Meski sejumlah sekolah negeri telah memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), para penjahit tetap optimistis proses pembuatan seragam akan rampung dalam waktu dekat. Petugas harian di LPK Ayulia, Jainuddin, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan sekitar seribu potong &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":123172,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[475,26],"tags":[],"class_list":["post-123171","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-bontang","category-kalimantan-timur-kaltim"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123171","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=123171"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123171\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":123173,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/123171\/revisions\/123173"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/123172"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=123171"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=123171"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=123171"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}