{"id":12422,"date":"2015-09-14T00:28:40","date_gmt":"2015-09-13T16:28:40","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12422"},"modified":"2015-09-14T00:28:40","modified_gmt":"2015-09-13T16:28:40","slug":"ketangkap-basah-pencuri-nyaris-tewas-dihakimi-massa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ketangkap-basah-pencuri-nyaris-tewas-dihakimi-massa\/","title":{"rendered":"Ketangkap Basah, Pencuri Nyaris Tewas Dihakimi Massa"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/digebuki-massa.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-12423 size-full\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/digebuki-massa.jpg\" alt=\"digebuki massa\" width=\"700\" height=\"393\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>PONTIANAK<\/strong> &#8211; Seorang pencuri berinisial I nyaris tewas dihajar massa saat tertangkap basah akan melakukan pencurian di rumah salah satu warga di kawasan Kampung Arab, Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;I mengalami luka berat dan nyaris tewas setelah dikeroyok massa, diduga dia hendak melakukan pencurian di rumah warga di kawasan Kampung Arab,&#8221; kata Kapolsek Pontianak Timur Kompol Alber Manurung di Pontianak, Minggu (13\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dia mengungkapkan, I merupakan warga Parit Pekong, Siantan, Pontianak Utara yang pada Minggu pagi tadi sekira pukul 04.00 WIB, menaiki rumah Saleh, 37, di Kampung Arab, Kelurahan Dalam Bugis. Diduga I hendak melakukan aksi pencurian.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Hairida, istri Saleh memergok I tengah berada dalam rumahnya, subuh itu. Lantas Hairida berteriak memanggil warga,&#8221; kata Alber, Minggu siang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Karena diduga I hendak melakukan pencurian, warga yang datang pun berang dan langsung menghajar I hingga babak belur.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dugaan pencurian diperkuat ketika warga mendapati I membawa sebuah obeng yang diduga untuk mencongkel jendela dan pintu rumah warga. Terlebih jika dilihat dari waktu I menaiki rumah warga.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;I dikeroyok massa, dengan luka di bagian leher, dada kiri dan kaki kanan,&#8221; jelas Kapolsek.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain itu, untuk menguatkan dugaan I hendak melakukan pencurian, dari data kepolisian I merupakan residivis yang pernah tiga kali berurusan dengan Polsek Pontianak Utara.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Dia residivis tiga kali di Sektor Utara. Bahkan, kasus menonjolnya, dia pernah mencuri Senpi anggota Sektor Utara,&#8221; ujar Alber.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selanjutnya, dikatakan Alber, I dibawa ke Rumah Sakit Anton Soedjarwo (Dokkes) Polda Kalbar untuk diberikan pertolongan medis.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">&#8220;Kita juga telah mintai keterangan saksi dan mendatangkan identifikasi Polresta untuk mengetahui motif apa I menaiki rumah Saleh ini. Kini kasus ini masih dalam pemeriksaan kami,&#8221; katanya. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PONTIANAK &#8211; Seorang pencuri berinisial I nyaris tewas dihajar massa saat tertangkap basah akan melakukan pencurian di rumah salah satu warga di kawasan Kampung Arab, Kelurahan Dalam Bugis, Pontianak Timur. &#8220;I mengalami luka berat dan nyaris tewas setelah dikeroyok massa, diduga dia hendak melakukan pencurian di rumah warga di kawasan Kampung Arab,&#8221; kata Kapolsek Pontianak &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12423,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[19,2273,36],"tags":[4020,4104,4105,4106],"class_list":["post-12422","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-hotnews","category-kalimantan-barat-kalbar","category-kota-pontianak-provinsi-kalimantan-barat-kalbar","tag-pencuri","tag-pencuri-dimassa","tag-pencuri-dipukuli","tag-pencuri-tertangkap"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12422","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12422"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12422\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12422"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12422"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12422"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}