{"id":124387,"date":"2025-07-23T10:46:06","date_gmt":"2025-07-23T02:46:06","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=124387"},"modified":"2025-07-24T10:54:19","modified_gmt":"2025-07-24T02:54:19","slug":"komisi-iii-soroti-efektivitas-anggaran-bpbd-samarinda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/komisi-iii-soroti-efektivitas-anggaran-bpbd-samarinda\/","title":{"rendered":"Komisi III Soroti Efektivitas Anggaran BPBD Samarinda"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>SAMARINDA <\/strong>&#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda terus menyoroti efisiensi serapan anggaran daerah. Komisi III DPRD Samarinda baru-baru ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meninjau perkembangan penggunaan anggaran tahun 2025.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menjelaskan kepada media usai RDP di Kantor DPRD pada Selasa, (22\/07\/2025) siang, bahwa fokus pembahasan adalah kelanjutan dari evaluasi serapan anggaran. \u201cRDP dengan Dinas BPBD masih lanjutan dengan pembahasan kaitan dengan serapan anggaran di 2025,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pertemuan tersebut, Deni menyebut bahwa BPBD melaporkan serapan anggaran telah mencapai 67 persen hingga akhir triwulan kedua tahun ini. Capaian ini, menurutnya, menunjukkan progres yang cukup baik dalam pengelolaan dana pemerintah daerah, terutama mengingat kompleksitas tugas dan fungsi BPBD. \u201cDan tadi dari BPBD menyampaikan bahwa di sampai di triwulan kedua ini mereka telah sekitar 67% presentasinya di dalam pelaksanaan serapan itu tadi,\u201d kata Deni.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meski demikian, Deni juga mencatat adanya variasi signifikan dalam capaian serapan anggaran di antara berbagai kegiatan. Beberapa program telah mencapai 100 persen, sementara yang lain masih di angka nol persen. Fenomena ini, kata Deni, sering terjadi pada akhir periode anggaran. \u201cTadi beberapa juga ada yang sudah 100%, ada yang ada juga yang masih 0% di dalam serapan anggaran itu, tadi terkait memang penggunaan anggarannya biasanya di akhir masa periode,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Lebih lanjut, ia mengulas postur anggaran BPBD yang mencapai lebih dari Rp14 miliar. Deni merinci bahwa hampir setengah dari jumlah tersebut dialokasikan untuk belanja rutin, seperti gaji dan tunjangan pegawai. Sisa anggaran, sekitar Rp6 miliar, diperuntukkan bagi berbagai kegiatan operasional dan penanggulangan bencana. \u201cNah, tadi dari postur anggaran sebesar 14 miliar sekian itu hampir 50% adalah untuk belanja rutin, yaitu gaji dan tunjangan ya kan, pegawai seperti biasa, sisanya kegiatan kurang lebih 6 miliaran,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deni secara khusus menyoroti beberapa mata anggaran utama yang dilaksanakan BPBD, meliputi kegiatan penyuluhan kebencanaan, operasional penanggulangan bencana, hingga kegiatan pascabencana. \u201cKita menyoroti juga mengenai kegiatan-kegiatan yaitu penyuluhan, habis itu penanggulangan bencana, habis itu kegiatan pasca bencana dan itu termasuk dalam mata anggaran yang mereka sampaikan,\u201d terangnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Meskipun dihadapkan pada keterbatasan anggaran, Deni menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BPBD. Ia menilai lembaga ini tetap bekerja secara optimal, khususnya dalam menjaga kesiapsiagaan dan respon cepat terhadap potensi bencana di Kota Samarinda. \u201cKami tadi namanya memberikan catatan, artinya kan dengan anggaran yang minimalis, APBD ini dengan anggaran minimalis, tapi mereka bekerja optimal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Deni kembali mengapresiasi semangat dan efektivitas BPBD dalam merealisasikan program-program krusial, meskipun dengan nominal anggaran yang terbatas. \u201cArtinya dalam rangka untuk melakukan kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana di Kota Samarinda, dan kita sangat apresiasi sekali,\u201d ia menyatakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebagai penutup, Deni menekankan bahwa kualitas kinerja tidak selalu berbanding lurus dengan besarnya anggaran. Sebaliknya, kesungguhan dan efektivitas dalam pelaksanaan tugas di lapangan adalah kunci utama. \u201cDengan anggaran yang sedikit atau minimalis mereka bisa bekerja dengan optimal,\u201d pungkasnya, memberikan pesan kuat tentang pentingnya efisiensi dan dedikasi dalam pelayanan publik.[] ADVERTORIAL<\/p>\n<p>Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda terus menyoroti efisiensi serapan anggaran daerah. Komisi III DPRD Samarinda baru-baru ini menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meninjau perkembangan penggunaan anggaran tahun 2025. Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menjelaskan kepada media usai RDP di Kantor &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":124388,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585],"tags":[10756,8584],"class_list":["post-124387","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda","tag-bpbd-samarinda","tag-deni-hakim-anwar"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124387","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124387"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124387\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124541,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124387\/revisions\/124541"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124388"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124387"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124387"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124387"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}