{"id":124622,"date":"2025-07-25T09:19:01","date_gmt":"2025-07-25T01:19:01","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=124622"},"modified":"2025-07-26T09:25:07","modified_gmt":"2025-07-26T01:25:07","slug":"sosialisasi-kebangsaan-samri-tanamkan-jiwa-nasionalis-ke-paskibraka","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/sosialisasi-kebangsaan-samri-tanamkan-jiwa-nasionalis-ke-paskibraka\/","title":{"rendered":"Sosialisasi Kebangsaan, Samri Tanamkan Jiwa Nasionalis ke Paskibraka"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"205\" data-end=\"722\"><strong>SAMARINDA &#8211;<\/strong> Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter kebangsaan kembali disuarakan oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, dalam kegiatan sosialisasi pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang ditujukan kepada peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Kamis (24\/07\/2025). Dalam keterangannya, Samri menilai kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk fondasi ideologis para pemuda agar memiliki semangat nasionalisme yang kuat. \u201cTujuan dalam sosialisasi pemantapan nilai-nilai sosial ini untuk sebagai, menambah wawasan saja tentang kebangsaan,\u201d ujarnya saat ditemui usai memberikan materi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"888\" data-end=\"1281\">Samri memandang penting memberikan pendidikan kebangsaan kepada para calon Paskibraka, mengingat kelompok ini terdiri dari para pelajar yang berada dalam fase pembentukan karakter. Ia menyebut bahwa para remaja sangat rentan terpengaruh oleh arus informasi yang belum tentu sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, pemahaman tentang jati diri bangsa perlu ditanamkan sejak dini. \u201cMereka ini anak-anak muda yang perlu diisi pengetahuannya tentang kebangsaan,\u201d katanya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1373\" data-end=\"1675\">Lebih jauh, ia menegaskan bahwa peserta Paskibraka tidak hanya bertugas sebagai pengibar bendera pada upacara kemerdekaan, melainkan juga mengemban tanggung jawab sebagai representasi generasi yang menjunjung nilai luhur bangsa. Ia menilai, tugas mereka tidak boleh dipandang sekadar seremonial semata. \u201cUntuk para peserta Paskibraka, para peserta kali ini yang jelas, mereka ini bukan hanya sebagai petugas pengibar bendera, tetapi sebagai pengemban nilai-nilai luhur kebangsaan dan sebagai generasi muda yang pengganti-pengganti kita semua,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1929\" data-end=\"2178\">Samri pun berharap agar seluruh peserta dapat menunjukkan kemampuan terbaik mereka, baik secara jasmani, rohani, maupun sikap kebangsaan. Ia menginginkan generasi kali ini tampil lebih baik dan mampu menjadi contoh yang positif di tengah masyarakat. \u201cHarapannya, mereka siap, sehat ya, lebih baik dari para senior-seniornya,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2268\" data-end=\"2561\">Melalui kegiatan seperti ini, para calon Paskibraka diharapkan tidak hanya siap melaksanakan tugas di lapangan, tetapi juga mampu menjadi pribadi tangguh yang memiliki pemahaman ideologis, kecintaan terhadap tanah air, serta semangat menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2563\" data-end=\"2616\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Penulis: Yus Rizal Zulfikar | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA &#8211; Komitmen membangun generasi muda yang berkarakter kebangsaan kembali disuarakan oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Samri Shaputra, dalam kegiatan sosialisasi pemantapan nilai-nilai kebangsaan yang ditujukan kepada peserta Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka), Kamis (24\/07\/2025). Dalam keterangannya, Samri menilai kegiatan ini menjadi salah satu bagian penting dalam membentuk fondasi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":66,"featured_media":124628,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,6585],"tags":[1747,8348],"class_list":["post-124622","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-dprd-kota-samarinda","tag-paskibraka","tag-samri-shaputra"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124622","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/66"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=124622"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124622\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":124871,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/124622\/revisions\/124871"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/124628"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=124622"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=124622"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=124622"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}