{"id":12524,"date":"2015-09-17T22:53:23","date_gmt":"2015-09-17T14:53:23","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12524"},"modified":"2015-09-17T22:53:23","modified_gmt":"2015-09-17T14:53:23","slug":"limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/","title":{"rendered":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Emas-hitam-batubara-yang-menjadi-primadona-di-tahun-2014-mendatang-karena-Pemilu_Hendar.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"wp-image-12525 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/Emas-hitam-batubara-yang-menjadi-primadona-di-tahun-2014-mendatang-karena-Pemilu_Hendar.jpg\" alt=\"Emas-hitam-batubara-yang-menjadi-primadona-di-tahun-2014-mendatang-karena-Pemilu_Hendar\" width=\"662\" height=\"441\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> &#8211; Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar pukul 10.00 Wita. Saya bersama Fito, ingin membeli gasing. Saat melewati lokasi PT KP, ada tumpukan pasir kuning, saya dan Fito langsung loncat untuk bermain, namun tiba-tiba kaki dan tangan saya terasa panas seperti terbakar api,\u201dungkap Riyadi didampingi Neneknya Marlika saat ditemui di RSUD AM Parikesit, Rabu (16\/9).<br \/>\nMarlika menambahkan, Riyadi yang duduk di kelas VI SD 009 Sanggulan ini sudah 20 hari di rumah sakit dan sempat menjalani empat kali operasi kulit. Sangat disayangkan, pihak perusahaan seakan lepas tangan. Awalnya ada perwakilan perusahaan yang datang memberikan uang tali asih sebesar Rp1 juta dan berjanji akan kembali datang, namun tak pernah muncul. \u201cSampai saat ini, saya dan ibu Fito, sudah keluar uang Rp5 juta. Kami juga terus berkomunikasi dengan pihak perusahaan, namun selalu dijanjikan saja,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sementara itu, perwakilan Perusahaan, Syaibe mengatakan telah memberikan uang tali asih kepada korban sebesar Rp1 juta. Sedangkan untuk tindak lanjut permasalan ini akan diserahkan kepada pihak keluarga masing-masing.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cSaya tidak mengetahui jelas lagi permasalahan tersebut, namun yang pastinya itu sudah kita tangani. Sepengetahuan saya, kedua korban tersebut sudah keluar dari rumah sakit, mengingat sudah sekitar 20 hari kejadianya,\u201d tegasnya. [] KKC<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA &#8211; Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12525,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[26,33],"tags":[],"class_list":["post-12524","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kabupaten-kutai-kartanegara"],"aioseo_notices":[],"aioseo_head":"\n\t\t<!-- All in One SEO 5.0.1.1 - aioseo.com -->\n\t<meta name=\"description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar\" \/>\n\t<meta name=\"robots\" content=\"max-image-preview:large\" \/>\n\t<meta name=\"author\" content=\"main-administrator\"\/>\n\t<meta name=\"google-site-verification\" content=\"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U\" \/>\n\t<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/\" \/>\n\t<meta name=\"generator\" content=\"All in One SEO (AIOSEO) 5.0.1.1\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:site_name\" content=\"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:title\" content=\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:secure_url\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"449\" \/>\n\t\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"100\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:published_time\" content=\"2015-09-17T14:53:23+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2015-09-17T14:53:23+00:00\" \/>\n\t\t<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:site\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:title\" content=\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:description\" content=\"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@beritaborneo1\" \/>\n\t\t<meta name=\"twitter:image\" content=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png\" \/>\n\t\t<script type=\"application\/ld+json\" class=\"aioseo-schema\">\n\t\t\t{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"BlogPosting\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#blogposting\",\"name\":\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo\",\"headline\":\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":12525},\"datePublished\":\"2015-09-17T22:53:23+08:00\",\"dateModified\":\"2015-09-17T22:53:23+08:00\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#webpage\"},\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#webpage\"},\"articleSection\":\"Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#breadcrumblist\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kalimantan Timur\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main#listItem\",\"name\":\"Home\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"position\":3,\"name\":\"Kutai Kartanegara\",\"item\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/\",\"nextItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#listItem\",\"name\":\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban\"},\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/#listItem\",\"name\":\"Kalimantan Timur\"}},{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#listItem\",\"position\":4,\"name\":\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban\",\"previousItem\":{\"@type\":\"ListItem\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/category\\\/kalimantan-timur-kaltim\\\/kabupaten-kutai-kartanegara\\\/#listItem\",\"name\":\"Kutai Kartanegara\"}}]},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\",\"name\":\"PT Media Maju Bersama Bangsa\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"telephone\":\"+62811545499\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/10\\\/Logo_beritaborneo_449x100.png\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#organizationLogo\",\"width\":449,\"height\":100,\"caption\":\"berita borneo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#organizationLogo\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/profile.php?id=100085329087231\",\"https:\\\/\\\/twitter.com\\\/beritaborneo1\\\/\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/berita.borneo\\\/?hl=en\",\"https:\\\/\\\/www.tiktok.com\\\/@beritaborneo\",\"https:\\\/\\\/www.youtube.com\\\/@beritaborneo1\",\"https:\\\/\\\/www.linkedin.com\\\/in\\\/beritaborneo\\\/recent-activity\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/\",\"name\":\"main-administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#authorImage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g\",\"width\":96,\"height\":96,\"caption\":\"main-administrator\"}},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#webpage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/\",\"name\":\"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo\",\"description\":\"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \\u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#breadcrumblist\"},\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"creator\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/author\\\/kaltim-administrator\\\/#author\"},\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"url\":12525,\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#mainImage\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\\\/#mainImage\"},\"datePublished\":\"2015-09-17T22:53:23+08:00\",\"dateModified\":\"2015-09-17T22:53:23+08:00\"},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/\",\"name\":\"Berita Borneo\",\"description\":\"Terlengkap se-Kalimantan\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/beritaborneo.com\\\/main\\\/#organization\"}}]}\n\t\t<\/script>\n\t\t<!-- All in One SEO -->\n\n","aioseo_head_json":{"title":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar","canonical_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/","robots":"max-image-preview:large","keywords":"","webmasterTools":{"google-site-verification":"86b8UNdk6DLsJx01r0Hsry3OCQWKqq8qdyDMSkBVt2U","miscellaneous":""},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"BlogPosting","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#blogposting","name":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo","headline":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban","author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"},"image":{"@type":"ImageObject","url":12525},"datePublished":"2015-09-17T22:53:23+08:00","dateModified":"2015-09-17T22:53:23+08:00","inLanguage":"en-US","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#webpage"},"isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#webpage"},"articleSection":"Kalimantan Timur, Kutai Kartanegara"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#breadcrumblist","itemListElement":[{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","position":2,"name":"Kalimantan Timur","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main#listItem","name":"Home"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","position":3,"name":"Kutai Kartanegara","item":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/","nextItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#listItem","name":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban"},"previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/#listItem","name":"Kalimantan Timur"}},{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#listItem","position":4,"name":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban","previousItem":{"@type":"ListItem","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/#listItem","name":"Kutai Kartanegara"}}]},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization","name":"PT Media Maju Bersama Bangsa","description":"Terlengkap se-Kalimantan","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","telephone":"+62811545499","logo":{"@type":"ImageObject","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#organizationLogo","width":449,"height":100,"caption":"berita borneo"},"image":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#organizationLogo"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","https:\/\/twitter.com\/beritaborneo1\/","https:\/\/www.instagram.com\/berita.borneo\/?hl=en","https:\/\/www.tiktok.com\/@beritaborneo","https:\/\/www.youtube.com\/@beritaborneo1","https:\/\/www.linkedin.com\/in\/beritaborneo\/recent-activity\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/","name":"main-administrator","image":{"@type":"ImageObject","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#authorImage","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/37cd82c511f1c8bff288be47da4c6998dacb5112777142229b74cf30c6590581?s=96&d=https%3A%2F%2Fberitaborneo.com%2Fmain%2Fwp-content%2Fuploads%2F2022%2F10%2Fcropped-wordpress-logo.png.png&r=g","width":96,"height":96,"caption":"main-administrator"}},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#webpage","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/","name":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo","description":"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar","inLanguage":"en-US","isPartOf":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#breadcrumblist"},"author":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"creator":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/author\/kaltim-administrator\/#author"},"image":{"@type":"ImageObject","url":12525,"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#mainImage"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/#mainImage"},"datePublished":"2015-09-17T22:53:23+08:00","dateModified":"2015-09-17T22:53:23+08:00"},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#website","url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/","name":"Berita Borneo","description":"Terlengkap se-Kalimantan","inLanguage":"en-US","publisher":{"@id":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/#organization"}}]},"og:locale":"en_US","og:site_name":"Berita Borneo - Terlengkap se-Kalimantan","og:type":"article","og:title":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo","og:description":"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar","og:url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/","og:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:secure_url":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png","og:image:width":449,"og:image:height":100,"article:published_time":"2015-09-17T14:53:23+00:00","article:modified_time":"2015-09-17T14:53:23+00:00","article:publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/profile.php?id=100085329087231","twitter:card":"summary_large_image","twitter:site":"@beritaborneo1","twitter:title":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban - Berita Borneo","twitter:description":"KUTAI KARTANEGARA - Dua bocah warga RT 002, Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Ahmad Riyadi (11) dan Fito Ardiyanto (11) menderita luka bakar yang cukup parah di bagian tangan dan kaki, akibat terkena uap panas dari tumpukan pasir berwarna kuning yang merupakan limbah batu bara PT Kalimantan Powerindo (KP). \u201cKejadianya pada 31 Agustus 2015 lalu, sekitar","twitter:creator":"@beritaborneo1","twitter:image":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-content\/uploads\/2022\/10\/Logo_beritaborneo_449x100.png"},"aioseo_meta_data":{"post_id":"12524","title":null,"description":null,"keywords":null,"keyphrases":null,"primary_term":null,"canonical_url":null,"og_title":null,"og_description":null,"og_object_type":"default","og_image_type":"default","og_image_url":null,"og_image_width":null,"og_image_height":null,"og_image_custom_url":null,"og_image_custom_fields":null,"og_video":null,"og_custom_url":null,"og_article_section":null,"og_article_tags":null,"twitter_use_og":false,"twitter_card":"default","twitter_image_type":"default","twitter_image_url":null,"twitter_image_custom_url":null,"twitter_image_custom_fields":null,"twitter_title":null,"twitter_description":null,"schema":{"blockGraphs":[],"customGraphs":[],"default":{"data":{"Article":[],"Course":[],"Dataset":[],"FAQPage":[],"Movie":[],"Person":[],"Product":[],"ProductReview":[],"Car":[],"Recipe":[],"Service":[],"SoftwareApplication":[],"WebPage":[]},"graphName":"","isEnabled":true},"graphs":[]},"schema_type":"default","schema_type_options":null,"pillar_content":false,"robots_default":true,"robots_noindex":false,"robots_noarchive":false,"robots_nosnippet":false,"robots_nofollow":false,"robots_noimageindex":false,"robots_noodp":false,"robots_notranslate":false,"robots_max_snippet":null,"robots_max_videopreview":null,"robots_max_imagepreview":"large","priority":null,"frequency":null,"local_seo":null,"breadcrumb_settings":null,"limit_modified_date":false,"ai":null,"created":"2023-06-29 02:33:20","updated":"2025-06-04 08:42:37","focus_keyword":null,"additional_keywords":null,"truseo_locale":null,"seo_analyzer_scan_date":null},"aioseo_breadcrumb":"<div class=\"aioseo-breadcrumbs\"><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\" title=\"Home\">Home<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/\" title=\"Kalimantan Timur\">Kalimantan Timur<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\t<a href=\"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/\" title=\"Kutai Kartanegara\">Kutai Kartanegara<\/a>\n\t\t<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb-separator\">&raquo;<\/span><span class=\"aioseo-breadcrumb\">\n\t\t\tLimbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban\n\t\t<\/span><\/div>","aioseo_breadcrumb_json":[{"label":"Home","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main"},{"label":"Kalimantan Timur","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/"},{"label":"Kutai Kartanegara","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/category\/kalimantan-timur-kaltim\/kabupaten-kutai-kartanegara\/"},{"label":"Limbah Panas PT Kalimantan Powerindo Memakan Korban","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/limbah-panas-pt-kalimantan-powerindo-memakan-korban\/"}],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12524","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12524"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12524\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12524"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12524"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12524"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}