{"id":126572,"date":"2025-08-04T10:56:18","date_gmt":"2025-08-04T02:56:18","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=126572"},"modified":"2025-08-04T10:56:18","modified_gmt":"2025-08-04T02:56:18","slug":"lagi-penjara-jadi-markas-bisnis-sabu-lapas-samarinda-disorot","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/lagi-penjara-jadi-markas-bisnis-sabu-lapas-samarinda-disorot\/","title":{"rendered":"Lagi, Penjara Jadi Markas Bisnis Sabu! Lapas Samarinda Disorot"},"content":{"rendered":"<article class=\"text-token-text-primary w-full focus:outline-none scroll-mt-[calc(var(--header-height)+min(200px,max(70px,20svh)))]\" dir=\"auto\" tabindex=\"-1\" data-testid=\"conversation-turn-40\" data-scroll-anchor=\"true\" data-turn=\"assistant\">\n<div class=\"text-base my-auto mx-auto pb-10 [--thread-content-margin:--spacing(4)] @[37rem]:[--thread-content-margin:--spacing(6)] @[72rem]:[--thread-content-margin:--spacing(16)] px-(--thread-content-margin)\">\n<div class=\"[--thread-content-max-width:32rem] @[34rem]:[--thread-content-max-width:40rem] @[64rem]:[--thread-content-max-width:48rem] mx-auto max-w-(--thread-content-max-width) flex-1 group\/turn-messages focus-visible:outline-hidden relative flex w-full min-w-0 flex-col agent-turn\" tabindex=\"-1\">\n<div class=\"flex max-w-full flex-col grow\">\n<div class=\"min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 text-start break-words whitespace-normal [.text-message+&amp;]:mt-5\" dir=\"auto\" data-message-author-role=\"assistant\" data-message-id=\"9386ef0d-4045-4c68-bbdb-6eb8fec3fcc3\" data-message-model-slug=\"gpt-4o\">\n<div class=\"flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]\">\n<div class=\"markdown prose dark:prose-invert w-full break-words dark markdown-new-styling\">\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"0\" data-end=\"379\"><strong data-start=\"0\" data-end=\"15\">SAMARINDA \u2013<\/strong> Dugaan keterlibatan seorang narapidana dalam pengendalian peredaran narkotika jenis sabu kembali menyeret nama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda ke tengah perhatian publik. Narapidana berinisial AC diduga kuat sebagai aktor utama di balik distribusi sabu seberat 503,76 gram yang berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"381\" data-end=\"646\">Dari hasil penyelidikan awal, AC disebut memberikan instruksi kepada jaringannya di luar penjara dengan memanfaatkan telepon genggam yang tidak tercatat secara resmi. Informasi tersebut mendapat tanggapan dari pihak Lapas yang langsung mengambil langkah penanganan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"648\" data-end=\"1034\">Kepala Pengamanan Lapas Kelas IIA Samarinda, Sukardi, memastikan bahwa pihaknya telah menindak tegas narapidana yang terlibat. \u201cKami langsung menindaklanjuti informasi dari pihak kepolisian. Warga binaan tersebut saat ini telah kami tempatkan di ruang isolasi khusus atau tutupan sunyi, serta kami cabut hak-haknya sebagai narapidana, termasuk hak remisi dan integrasi sosial,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1036\" data-end=\"1409\">Pihak Lapas menduga ponsel yang digunakan untuk mengatur peredaran sabu tersebut diselundupkan oleh mantan narapidana yang kembali datang sebagai pengunjung. \u201cDari penelusuran internal kami, dugaan terkuat adalah handphone diselundupkan oleh eks napi yang kembali datang sebagai pengunjung. Ini jadi perhatian kami karena bisa membuka celah penyalahgunaan,\u201d ungkap Sukardi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1411\" data-end=\"1795\">Untuk mencegah kejadian serupa, sistem pengawasan di lingkungan Lapas diperketat, terutama terkait komunikasi para warga binaan. Wartel Khusus Binaan (Warkubin) yang menjadi jalur resmi kini dioptimalkan. \u201cKami sediakan 24 bilik Warkubin, dan itu satu-satunya jalur komunikasi legal. Jika ada napi yang kedapatan memakai alat komunikasi lain, akan langsung kami tindak,\u201d kata Sukardi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"1797\" data-end=\"2205\">Tak hanya pengawasan terhadap napi, seluruh prosedur pengamanan di dalam lapas pun diperkuat. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh pengunjung, termasuk mantan napi yang datang kembali, dan warga binaan yang selesai menerima kunjungan akan diperiksa ulang sebelum kembali ke blok masing-masing. \u201cBahkan setelah kunjungan, warga binaan juga kami periksa ulang sebelum kembali ke blok masing-masing,\u201d ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2207\" data-end=\"2657\">Tim intelijen internal juga kini aktif memantau aktivitas digital yang mungkin digunakan oleh narapidana untuk aktivitas ilegal. Selain itu, kebijakan internal bagi petugas diperketat. Setiap pegawai hanya diizinkan membawa maksimal dua unit ponsel, dan setiap perangkat wajib didata saat masuk dan keluar dari area lapas. \u201cLangkah ini untuk memastikan tidak ada penyelundupan atau peminjaman perangkat komunikasi kepada warga binaan,\u201d tegas Sukardi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\" data-start=\"2659\" data-end=\"3187\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Sebagai bentuk komitmen terhadap penegakan aturan, Lapas Kelas IIA Samarinda juga membuka opsi kerja sama lanjutan dengan kepolisian dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM. Salah satu alternatif yang tengah dikaji adalah pemindahan narapidana yang dinilai memiliki potensi risiko tinggi ke lapas berkeamanan maksimum seperti Nusakambangan. \u201cJika diperlukan, kami siap ajukan mutasi napi yang terbukti menjalankan aktivitas jaringan dari dalam lapas. Ini bukan sekadar pelanggaran, tapi kriminalitas serius,\u201d tutup Sukardi.[]\n<p data-start=\"2659\" data-end=\"3187\" data-is-last-node=\"\" data-is-only-node=\"\">Admin05<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/article>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>SAMARINDA \u2013 Dugaan keterlibatan seorang narapidana dalam pengendalian peredaran narkotika jenis sabu kembali menyeret nama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Samarinda ke tengah perhatian publik. Narapidana berinisial AC diduga kuat sebagai aktor utama di balik distribusi sabu seberat 503,76 gram yang berhasil diamankan oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Samarinda. Dari hasil penyelidikan awal, AC disebut &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":56,"featured_media":126573,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[17,26,37],"tags":[11024,265,1121],"class_list":["post-126572","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-headlines","category-kalimantan-timur-kaltim","category-kota-samarinda","tag-lapas-samarinda","tag-narkoba","tag-sabu"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126572","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/56"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=126572"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126572\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":126575,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/126572\/revisions\/126575"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/126573"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=126572"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=126572"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=126572"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}