{"id":12698,"date":"2015-09-25T10:32:22","date_gmt":"2015-09-25T02:32:22","guid":{"rendered":"http:\/\/beritaborneo.com\/?p=12698"},"modified":"2015-09-25T10:32:22","modified_gmt":"2015-09-25T02:32:22","slug":"ratusanhektar-lahan-terbakar-di-banjarbaru","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/ratusanhektar-lahan-terbakar-di-banjarbaru\/","title":{"rendered":"Ratusan Hektar Lahan Terbakar di Banjarbaru"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify\">\n<p style=\"text-align: justify\"><a href=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/2015092520150923Kebakaran_Lahan_23092015_3.jpg\"><img decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-12713 aligncenter\" src=\"http:\/\/beritaborneo.com\/wp-content\/uploads\/2015\/09\/2015092520150923Kebakaran_Lahan_23092015_3.jpg\" alt=\"2015092520150923Kebakaran_Lahan_23092015_3\" width=\"457\" height=\"399\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify\"><strong>BANJARBARU<\/strong> &#8211; Penjabat Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Martinus mengatakan luasan lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare tersebar di sejumlah kelurahan di kota tersebut.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Luasan lahan terbakar ratusan hektare dan sebagian titik masih ada lahan yang terbakar sehingga upaya pemadaman terus dilakukan,&#8221; kata Martinus di Kota Banjarbaru,pada hari Rabu (23\/9).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Ia mengatakan hal tersebut di sela penyambutan Presiden Joko Widodo yang meninjau kebakaran lahan di kawasan Guntung Damar Kelurahan Guntung Payung, Landasan Ulin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Menurut dia, lahan terbakar yang paling luas di Kecamatan Landasan Ulin mencapai 184 kilometer yang tersebar pada dua wilayah kelurahan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Disebutkan, dua kelurahan yang wilayahnya paling banyak terbakar yakni Kelurahan Syamsudin Noor dan Kelurahan Guntung Payung yang dikunjungi Presiden Joko Widodo.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Dua kelurahan itu memang masih banyak lahan kosong ditumbuhi semak yang kekeringan sehingga mudah terbakar, ditambah jenis lahan yang gambut,&#8221; ungkapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia mengatakan, selain Kecamatan Landasan Ulin, kebakaran lahan dan semak juga banyak terjadi di wilayah Kecamatan Liang Anggang yang masih banyak lahan kosong.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Langkah yang dilakukan yakni pemadaman ke titik api dari petugas BPK di samping dukungan personel TNI\/Polri yang ikut membantu pemadaman kobaran api,&#8221; ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia mengatakan, dampak kebakaran lahan membuat aktivitas masyarakat terganggu di samping mengganggu jadwal penerbangan di Bandar Udara Syamsudin Noor Banjarmasin.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Kabut asap akibat kebakaran lahan mengganggu aktivitas masyarakat dan penerbangan di Bandara Syamsudin Noor juga mengalami penundaan dan pembatalan,&#8221; ucapnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">Dia menambahkan, pihaknya terus berupaya memadamkan titik api dan mencegah membesarnya kobaran api sehingga tidak menimbulkan kabut asap yang menyelimuti kota itu.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify\">&#8220;Petugas BPK langsung diarahkan menuju titik api sehingga bisa cepat mencegah agar tidak membesar dan berubah menjadi kobaran api,&#8221; kata Kepala Dinas PU Kalsel itu. [] ANT<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>BANJARBARU &#8211; Penjabat Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan Martinus mengatakan luasan lahan yang terbakar mencapai ratusan hektare tersebar di sejumlah kelurahan di kota tersebut. &#8220;Luasan lahan terbakar ratusan hektare dan sebagian titik masih ada lahan yang terbakar sehingga upaya pemadaman terus dilakukan,&#8221; kata Martinus di Kota Banjarbaru,pada hari Rabu (23\/9). Ia mengatakan hal tersebut di &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12699,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2279,2276],"tags":[1530],"class_list":["post-12698","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-kota-banjarbaru-provinsi-kalimantan-selatan","category-kalimantan-selatan-kalsel","tag-kebakaran-lahan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12698","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12698"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12698\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12698"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12698"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12698"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}