{"id":127015,"date":"2025-07-27T11:54:42","date_gmt":"2025-07-27T03:54:42","guid":{"rendered":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/?p=127015"},"modified":"2025-08-06T12:00:24","modified_gmt":"2025-08-06T04:00:24","slug":"kadisdikbud-kukar-tekankan-pentingnya-digitalisasi-pendidikan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/kadisdikbud-kukar-tekankan-pentingnya-digitalisasi-pendidikan\/","title":{"rendered":"Kadisdikbud Kukar, Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pendidikan"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><strong>KUTAI KARTANEGARA<\/strong> \u2013 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa 30 unit Chromebook kepada SDN 018 Sebulu, pada Sabtu (26\/07\/2025).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penyerahan perangkat digital ini merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan berbasis teknologi yang sejalan dengan kebijakan nasional mengenai digitalisasi sekolah. Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Afrilian Noor, menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memastikan peserta didik di daerah tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi informasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami ingin sekolah-sekolah di Kukar mampu mengikuti perkembangan teknologi agar siswa tidak tertinggal di era digital,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menurut Thauhid, pemilihan Chromebook sebagai perangkat bantu belajar didasarkan pada kepraktisan dan kesesuaiannya dengan kebutuhan pendidikan digital saat ini. Perangkat ini ringan, mudah dioperasikan, dan berbasis internet sehingga mendukung sistem pembelajaran daring maupun luring berbasis teknologi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cDengan bantuan ini, kami berharap siswa dapat terbiasa dengan teknologi sejak dini. Mereka harus siap menghadapi tantangan pendidikan di masa sekarang dan masa mendatang,\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Selain ditujukan untuk siswa, perangkat ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan oleh para guru dalam merancang metode pembelajaran yang lebih inovatif dan interaktif. Thauhid menekankan bahwa integrasi teknologi dalam proses belajar-mengajar memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi digital seluruh warga sekolah.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami mengimbau agar perangkat ini dirawat dengan baik dan digunakan sesuai peruntukannya. Kami ingin bantuan ini benar-benar memberikan manfaat maksimal,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Disdikbud Kukar berkomitmen untuk memperluas program distribusi perangkat pembelajaran digital ke sekolah-sekolah lain di wilayahnya. Upaya ini merupakan bagian dari strategi menyeluruh untuk pemerataan akses teknologi pendidikan di seluruh kecamatan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\u201cKami berharap semua sekolah di Kukar mendapat kesempatan yang sama untuk maju bersama teknologi. Ini penting agar mutu pendidikan kita meningkat dan mampu bersaing,\u201d pungkasnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kepala SDN 018 Sebulu, Nonok Widyanto, menyampaikan apresiasinya terhadap bantuan yang diberikan. Ia menilai kehadiran Chromebook akan memberikan nilai tambah bagi proses pembelajaran dan menjadi motivasi bagi guru serta siswa untuk lebih melek teknologi. [] ADVERTORIAL<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Rasidah<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>KUTAI KARTANEGARA \u2013 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di sektor pendidikan. Salah satu upaya konkret tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan berupa 30 unit Chromebook kepada SDN 018 Sebulu, pada Sabtu (26\/07\/2025). Penyerahan perangkat digital ini merupakan bagian dari program peningkatan mutu pendidikan berbasis teknologi &hellip;<\/p>\n","protected":false},"author":44,"featured_media":127017,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":"","jetpack_publicize_message":"","jetpack_publicize_feature_enabled":true,"jetpack_social_post_already_shared":false,"jetpack_social_options":{"image_generator_settings":{"template":"highway","default_image_id":0,"font":"","enabled":false},"version":2}},"categories":[2,8741],"tags":[10972],"class_list":["post-127015","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","","category-advertorial","category-disdikbud-kukar","tag-digitalisasi-pendidikan"],"aioseo_notices":[],"jetpack_publicize_connections":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127015","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/users\/44"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=127015"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127015\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":127085,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/127015\/revisions\/127085"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media\/127017"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=127015"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=127015"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/beritaborneo.com\/main\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=127015"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}